Inilah Tanda-Tanda Bos Anda adalah Orang yang Narsis

orang yang narsis
Sumber: bisnis.liputan6

Orang-orang yang narsis biasanya sangat percaya diri, sehingga merasa bisa melakukan sesuatu lebih baik daripada orang lain. Mereka juga tidak peduli dengan perasaan orang. Tapi di balik rasa percaya diri yang tinggi tersebut, orang narsis sebenarnya memiliki harga diri yang rapuh dan mudah terluka.

Mungkin di tempat Anda ada orang-orang dengan tipe seperti ini. Dia bisa saja ada di sebelah meja Anda atau bahkan atasan Anda. Saat orang yang narsis menjadi seorang pemimpin, mereka akan bersikap kasar, kurang peka atau bahkan melakukan eksploitasi. Ada sejumlah tanda yang bisa menjadi ciri bila bos Anda adalah orang narsis.

Tanda Bos Anda Orang yang Narsis

Sangat Suka Menjadi Pusat Perhatian

kecanduan perhatian

Semua orang yang memiliki sifat narsis biasanya sangat suka menjadi pusat perhatian. Mereka akan mendominasi dalam pertemuan, presentasi, konferensi, dan bahkan diskusi email. Mereka berusaha mengajukan ide terbaik dan berusaha agar sarannya bisa diterima oleh anggota yang lain. Bahkan tidak jarang mereka menggunakan kesempatan ini untuk merendahkan orang lain.

Tidak Sensitif

Tidak Sensitif

Tanda paling umum bila bos Anda orang narsis adalah tidak sensitif pada perasaan dan kebutuhan bawahnnya. Dia seperti tak mau tahu dan menutup mata saat ada bawahannya yang gagal melakukan tugas lantaran sakit atau mengalami hari yang buruk. Sebab, ia berpendapat masalah bawahannya bukanlah urusannya.

Seringkali Pamer

Pamer

Bos narsis seringkali menunjukkan diri sebagai orang yang penting dan paling hebat di kantor. Tidak jarang dia akan menyinggung soal almamater, grup eksklusif dan keberhasilan lainnya yang pernah ia capai di tempat kerja. Mereka pun sering memajang sejumlah medali, plakat atau pun penghargaan di ruang kerjanya.

Pandai Memanfaatkan Orang Lain

Memerintah

Atasan narsis tak akan sungkan memanfaatkan bawahannya demi kepentingan pribadi. Misalnya saja, dia mendelegasikan tugas pribadinya pada bawahan. Dia melakukan hal tersebut demi mengumpulkan laporan tepat waktu supaya bisa segera disetorkan pada pimpinan perusahaan. Padahal dirinya sendiri tidak bisa mengatur waktu sehingga banyak tugas yang terabaikan.

Mengakui Prestasi Bawahan Sebagai Keberhasilannya

Pekerja Kantoran

Saat mempresentasikan keberhasilan sebuah proyek, bos narsis akan cenderung mentikberatkan bahwa keberhasilan tersebut karena dirinya sendiri. Bahkan tidak jarang ia tidak menyebutkan anggota tim yang turut berkontribusi dalam keberhasilan tersebut. Sebab ia berpendapat, karena dirinya lah anggota tim mau bekerja keras menyelesaikan proyek tersebut.

Melanggar Aturan

Melanggar Aturan

Bos narsis tidak ragu melanggar aturan demi kepentingannya sendiri. Mereka berpikir peraturan di perusahaan tidak diperuntukkan untuk dirinya karena mereka spesial di perusahaan. Hal ini membuat mereka melakukan hal-hal di luar batasan seperti memanipulasi laporan perfoma pegawai.

Sensitif Terhadap Kritikan dan Tidak Jarang Menyalahkan Orang Lain

Rasa Marah
Sumber : medicalnewstoday

Sebuah kritik dan saran sebenarnya sangat diperlukan oleh seseorang yang ingin maju. Tapi sayangnya, hal ini tidak berlaku untuk bos narsis. Harga diri mereka akan terluka bila ada yang menyampaikan kritik. Tidak heran jika mereka meresponnya penuh amarah, pura-pura mengabaikan sampai memberi banyak alasan, misalnya dengan menyalahkan orang lain.

Menjadi Superior di Antara Bawahan

Sumber: menshealth
Sumber: menshealth

Orang narsis tak ingin ada orang lain di posisi yang sama dengannya. Ia akan mengambil posisi paling atas di antara para bawahan. Hal ini membuat mereka merasa paling tinggi saat mengobrol dengan rekan kerja atau pun bawahan.

Menyebarkan Perasaan Negatif pada yang Lainnya

tugas bosan

Saat seorang bawahan gagal mencapai target, atasan atau orang yang narsis akan marah-marah tak jelas. Mereka ingin menunjukkan kekuasannya sebagai bos. Untuk itu, saat dia merasa kecewa, bawahan juga harus merasa sangat buruk dan menunjukkan penyesalan mendalam. Hal ini juga dapat menyebabkan suasana kantor menjadi tidak mengenakkan dan

Pelit Pujian

Sumber: ukhtiindonesia
Sumber: ukhtiindonesia

Saat ada bawahannya yang berhasil menyelesaikan tugas dengan cemerlang, atasan narsis cenderung enggan memberikan pujian. Hal ini dilakukan karena ia takut kekuasannya akan meredup dan dikalahkan oleh bawahannya sendiri.

1 COMMENT

Comments are closed.