Adaptasi New Normal, 20FIT Berikan Kelas Olahraga Online VirtuFIT

Layanan VirtuFIT dengan konsep one-on-one virtual coaching. (FOTO: dok. FITCO)

New normal atau kebiasaan baru yang lahir akibat pandemi COVID-19, ikut berdampak pada startup layanan micro-gym, 20FIT. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mendorong 20FIT untuk meluncurkan strategi pivot melalui kelas olahraga online bernama VirtuFIT.

VirtuFIT menjadi latihan kebugaran secara virtual pertama di Indonesia. Strategi ini diambil 20FIT sebagai respon cepat untuk beradaptasi dengan new normal. Melalui VirtuFIT, anggota 20FIT bisa tetap berolahraga tanpa harus merasa khawatir dengan ancaman terpapar virus COVID-19. Pasalnya, proses pelatihan diadakan secara virtual melalui aplikasi mobile FITCO. 

Melalui VirtuFIT, anggota pelatihan akan menjalani sesi latihan one-on-one virtual coaching dengan pelatih yang telah memenuhi  standar untuk melatih kelas olahraga online. Standarisasi kelas olahraga online diperlukan untuk memastikan anggota melakukan gerakan olahraga yang benar dan tidak mengalami cedera selama berolahraga.

Sejak diluncurkan, VirtuFIT mendapatkan respon yang positif. Sekitar 14-16 kelas untuk anggota personal dan corporate mengikuti kelas olahraga online VirtuFIT. Menurut survei McKinsey & Company, PSBB memang mendorong tumbuhnya tren baru untuk melakukan olahraga virtual.

Menurut survei terhadap sentimen konsumen Indonesia selama pandemi COVID-19, adanya ekspektasi peningkatan 17 persen atas pengeluaran untuk aplikasi kesehatan dan kebugaran pada bulan Mei ini. Selain itu, tercatat 3 persen responden menyatakan mulai menggunakan aplikasi kebugaran karena situasi pandemi. Dan 4 persen responden semakin giat berolahraga melalui aplikasi selama pandemi.

Baca Juga: Gaya Hidup Sehat dengan Olahraga Bareng On-Demand Coach, Mau?

Hasil survei McKinsey & Company juga menunjukkan ada pertumbuhan 38 persen pengguna aplikasi fitnes/online personal training. Sementara itu, 72 persen responden menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti kelas olahraga online setelah pandemi berakhir. 

20FIT sendiri selain menawarkan VirtuFIT, juga tersedia video harian Workout from Home dan Live Classes. Kedua layanan ini dipandu oleh para coaches yang tidak bertanggung jawab dalam program VirtuFIT. 

Strategi pivot yang dilakukan 20FIT tak hanya untuk menjawab kebutuhan anggota melalui kelas olahraga online. Tetapi juga bentuk komitmen mereka untuk mensejahterakan para pelatih kebugaran. 20FIT memiliki 66 coaches yang terancam kesejahteraannya karena penutupan sementara operasional studio 20FIT selama pandemi COVID-19.

“Sejak awal, 20FOT dibangun dengan misi untuk memberdayakan pelatih kebugaran sebagai salah satu profesi yang dihormati di Indonesia. Adapun penghentian sementara operasional studio tidak menghalangi kami untuk mensejahterakan personal coach yang tergabung di 20FIT,” bilang Jeff Budiman, CEO dan Co-founder FITCO.

“Kini masyarakat semakin sadar akan pentingnya berolahraga sebagai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh dan melindungi diri dari berbagai ancaman kesehatan. Semoga kesadaran ini juga bisa menggerakkan kepedulian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan personal coach yang selama ini membantu mereka dalam menjalani gaya hidup aktif dan sehat,” tuturnya.

Baca Juga: Mau Capai Target Body Goal? Selain Olahraga, Ini Tips Founder FITCO

Selain VirtuFIT, FITCO Juga Meluncurkan FIT Market sebagai Reaksi New Normal

Makanan ready to heat yang sehat tanpa mengandung MSG dari FIT Market. (FOTO: dok. FITCO)

FITCO selaku perusahaan yang menaungi 20FIT juga melakukan pivot di lini bisnis lainnya, yaitu Fit Gourmet. Pada awal Mei ini, Fit Gourmet meluncurkan FIT Market sebagai layanan yang menyediakan bahan-bahan pokok berkualitas bagi masyarakat. Layanan ini lahir tak terlepas guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa PSBB. 

Layanan FIT Market ini dibagi dalam delapan kategori, yaitu kategori protein, sayuran, buah-buahan, bumbu dapur, nasi/mie/lentil, fresh bakery, susu, dan minyak goreng. Sebagai bagian dari ekosistem wellness FITCO, FIT Market menjamin kualitas produk-produknya.

Skema penghantaran produk yang ditawarkan pun next day delivery. Artinya, pelanggan akan mendapatkan produk dari stok terbaru yang dikirim sehari setelah pemesanan. 

“Semenjak masyarakat memusatkan aktivitasnya di rumah, permintaan terhadap bahan-bahan pokok mengalami peningkatan. Terlebih bulan Ramadan tahun ini dijalankan dalam masa karantina. Permintaan diperkirakan akan terus meningkat sebagai bentuk kontrol diri atas asupan makanan yang lebih sehat,” jelas Jeff. 

Selain delapan kategori bahan-bahan pokok, FIT Market juga menyediakan juga makanan ready to heat yang sehat tanpa kandungan MSG. Setiap menunya terdiri dari tiga jenis, yaitu protein, makanan pendamping (seperti kering kentang, teri kacang) dan sambal. Saat ini, FIT Market menjangkau area DKI Jakarta, Tangerang dan Depok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here