Tanpa Sadar, 3 Bahasa Tubuh Anda Ini Menyinggung Orang Lain

Diskusi mengenai pentingnya kecerdasan emosional dan mengapa kita perlu bersikap peka terhadap orang lain banyak digelar. Namun, hanya sedikit sekali orang yang benar-benar mengambil konsep ini untuk diterapkan ke bahasa tubuh. Padahal, penunjuk-penunjuk fisik yang kita berikan kepada orang-orang di sekitar memberikan banyak informasi. Jika Anda tidak hati-hati, Anda bisa tanpa sengaja menampilkan bahasa tubuh yang menyinggung teman, atasan, atau orang-orang lain di sekitar Anda.

Agar Anda tidak menunjukkan bahasa tubuh yang menyinggung ketika berkomunikasi dengan orang lain, hindarilah hal-hal berikut ini.

Awas, Jangan Sampai Anda Menunjukkan 3 Bahasa Tubuh yang Menyinggung Ini!

Mengalihkan Pandangan

Tidak melihat lawan bicara, baik ketika berbicara maupun mendengarkan, adalah sebuah bahasa tubuh yang menyinggung dan sangat tidak sopan. Anda mungkin mengira bahwa pembicara dalam sebuah rapat tidak akan sadar ketika Anda tidak menatapnya.

Namun, pembicara yang ada di depan ruangan bisa melihat segalanya, apalagi jika Anda berada di sebuah kelompok rapat yang kecil. Mata kita adalah sebuah indera yang sangat hebat. 70% dari indera penerima kita berlokasi di mata. Ketika Anda mengalihkan pandangan, sang pembicara di hadapan akan bisa dengan mudah mengetahuinya.

Baca Juga: 3 Bahasa Tubuh Pria Ini yang Membuat Wanita Terpesona

Ponsel adalah distraksi yang seringkali membuat kita mengalihkan pandangan dari pembicara. Berdasarkan estimasi penelitian, kita biasa mengecek pesan-pesan kita sebanyak 150 kali sehari, dan bahkan sering kita lakukan pada saat rapat. Tahanlah godaan untuk melakukan ini dan tetap jaga agar Anda selalu menatap sang pembicara.

Begitu pula saat Anda yang berbicara. Ini bisa menyinggung dan mendistraksi orang lain dan membuat poin yang Anda buat jadi tidak tersampaikan. Jika Anda menunduk untuk berpikir, berlatihlah untuk tidak melakukan ini terlalu banyak. Ini mungkin bukan termasuk sebuah bahasa tubuh yang menyinggung, tetapi menunjukkan rasa tidak percaya diri.

Menyilangkan Lengan

Menyilangkan lengan Anda juga bisa jadi sebuah bahasa tubuh yang menyinggung meskipun Anda tidak sadar. Ini mengesankan Anda tengah memasang ‘pelindung badan’ dan menahan diri atau melawan ide-ide pembicara. Anda mungkin tidak menyilangkan tangan karena alasan ini, tetapi hanya karena Anda merasa dingin atau lelah. Namun sayangnya, bukanlah pesan seperti itu yang akan tersampaikan.

Coba pikirkan situasi ketika Anda berbicara dengan orang lain yang menyilangkan lengan mereka: apakah ini bukan tanda bahwa orang tersebut lebih susah diajak bicara atau kompromi?

Saat duduk, jaga agar kedua lengan Anda ada di atas meja. Saat berdiri, biarlah keduanya ada di sisi Anda. Saat Anda tidak melipatnya, Anda bilang, “Saya terbuka pada ide-ide Anda.” Dan Anda pun bisa merespon dengan bahasa tubuh lain yang lebih ekspresif.

Baca Juga: Cara Tetap Lancar Berkomunikasi dengan Bos yang Dingin dan Tidak Perhatian

Membalikkan Tubuh

Membalikkan tubuh Anda dan tidak lagi menghadap lawan bicara, meski hanya sebentar, juga merupakan bahasa tubuh yang menyinggung. Misalnya, ketika supervisor mendatangi Anda dan Anda memutuskan untuk berhenti dan bercakap-cakap, tetapi di tengah pembicaraan Anda tak sengaja membalikkan badan, ini hal yang buruk. Bahkan, memutar tubuh sedikit saja menunjukkan bahwa Anda ‘tidak yakin’ apakah Anda ingin berbicara dengan lawan bicara Anda.

Untuk mengirim pesan yang positif, selalu hadapi dan selaraskan posisi tubuh Anda dengan lawan bicara. Ini menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dan peduli dengan apa yang dikatakannya.

Beri komentar Anda tentang artikel ini