4 Tingkatan Kondisi Keuangan Keluarga yang Sebaiknya Kamu Pahami

Tingkatan kondisi keuangan yang dimiliki keluarga menjadi parameter penting untuk menentukan taraf ekonominya. Tidak banyak pasangan suami istri yang mampu memahami kondisi keuangan keluarga. Selama masih ada uang, semuanya dianggap baik-baik saja.

Dilansir dari ZAP Finance, setidaknya ada empat tingkatan kondisi keuangan yang wajib dipahami. Coba kroscek deh, kondisi keuangan keluargamu ada di posisi mana?

Keuangan Keluarga yang Tidak Sehat

Dalam tingkatan kondisi keuangan yang ini, sebuah keluarga dinyatakan tidak sehat jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Hal paling mudah yang dirasakan adalah selalu merasa kehabisan uang, bahkan setelah gajian. Perilaku konsumtif bisa menjadi penyebab terbesarnya.

Tanda-tandanya antara lain tidak punya jumlah aset yang memadai, memiliki rasio utang tinggi, serta utang konsumtif yang jarang disadari. Utang konsumtif ini contohnya tunggakan tagihan kartu kredit atau pun pinjaman online.

Kondisi Keuangan Sehat

Sebuah keluarga dinyatakan sehat jika pengeluaran sama besarnya dengan penghasilan. Keluarga dalam tingkatan kondisi keuangan ini secara umum hidupnya lebih nyaman. Namun, bukan berarti terhindar dari masalah keuangan loh.

Kondisi rumah tangga ini kemungkinan masih minim dalam hal menabung dan berinvestasi. Kebanyakan aliran uang akan digunakan untuk pemenuhan bulanan. Itu sebabnya keluarga ini butuh melatih komitmen untuk pelan-pelan rutin menabung dan investasi.

Baca Juga: Pernikahan Tanpa Utang, Terapkan Ini untuk Menghemat Biaya

Kondisi Keuangan Keluarga yang Mandiri

Berikutnya, keluarga dengan kategori mandiri setingkat lebih mapan daripada keluarga sehat. Pada posisi ini, bukan hanya penghasilan lebih besar daripada pengeluaran. Rumah tangga ini juga sudah mampu mengatur uang untuk pos menabung, investasi atau pun cicilan aset.

Jumlah dan porsi untuk kedua pos tersebut pun sudah ditentukan tiap bulannya. Setoran buat menabung dan investasi dipotong otomatis tiap bulan sehabis gajian. Jadi, secara keseluruhan keluarga ini lebih terencana dalam mengelola keuangan.

Tingkat Keuangan Keluarga yang Sejahtera

Tingkatan kondisi keuangan yang terakhir disebut dengan sejahtera. Keluarga sejahtera ditandai dengan adanya kepemilikan aset aktif, tidak lagi punya utang, hingga mampu berderma. Intinya, keluarga ini sudah mampu memenuhi segala aspek dalam keuangan.

Apakah kondisi ideal ini mampu dicapai? Tentu saja bisa kok. Sebuah keluarga hanya butuh benar-benar merencanakan keuangan secara baik dengan membuat berbagai tujuan keuangan jelas.

Bagaimana? Keluargamu ada di tingkatan kondisi keuangan mana nih? Semoga pelan-pelan kamu bisa mencapai kondisi sejahtera ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here