5 Alasan Film “Toy Story” Layak Anda Tonton dari Masa ke Masa

Buat anak generasi 90-an, tentu tidak asing dengan film animasi dari Pixar ini. Di penghujung Juni ini, Anda bisa menikmati kembali lanjutan petualangan Woody dan kawan-kawan di film “Toy Story 4”. Lalu, apa yang membuat film “Toy Story” begitu layak untuk dinanti dan dinikmati dari masa ke masa?

Awal Muncul di Tahun 1995, Film “Toy Story” Sangat Melegenda Hingga Sekarang

Film “Toy Story 1” pertama kali muncul pada November 1995. Film inilah yang menjadi cikal bakal kisah Woody bersama teman-temannya menjadi mainan Andy yang selalu punya petualangan seru.

Sebagai mainan kesukaan Andy, Woody merasa posisinya terancam setelah kehadiran mainan baru robot bernama Buzz Lightyear. Kekompakan para mainan Andy diuji saat Buzz Lightyear tanpa sengaja keluar dan Woody merasa harus menyelamatkannya.

Pada akhirnya, kisah-kisah para mainan ini terus berlanjut hingga sekuel-sekuel berikutnya. Bahkan, tema yang diangkat di tiap seri pun berbeda dan punya konflik tersendiri.

Kisah Persahabatan yang Cocok Dinikmati Siapa Pun

Kisah Persahabatan yang Cocok Dinikmati Siapa Pun
Sumber: lwlies.com

Meski hanya sebatas cerita mainan-mainan Andy, makna di setiap cerita film “Toy Story” tak pernah jauh dari persahabatan. Woody yang berperan sebagai pemimpin bagi mainan lainnya pun menjadi tonggak dari kuatnya pertemanan antara mereka.

Kisah persahabatan yang biasa ditemui di kehidupan manusia begitu cantik saat diramu untuk diumpamakan terjadi pada mainan-mainan. Tentu ada kalanya para mainan saling bertengkar hal remeh, tetapi pada akhirnya mereka sepakat bahwa mereka adalah keluarga milik Andy.

Film “Toy Story” Mengajarkan tentang Kesetiaan

Satu hal menarik yang begitu ditonjolkan di film animasi ini adalah kesetiaan. Anda bisa menemukannya di film “Toy Story 2” dan “Toy Story 3”. Perjuangan para mainan untuk menjaga kesetiaan pada Andy begitu diuji pada dua film tersebut.

Pada “Toy Story 2”, Woody hampir saja pergi meninggalkan Andy demi menjadi mainan antik yang dikagumi orang-orang di dunia. Sementara, sosok Andy yang sudah remaja di “Toy Story 3” sempat membuat para mainan hendak pergi meninggalkan Andy daripada harus berlumut menjadi mainan tua. Akhirnya, Woody dan kawan-kawan tetap saja memilih untuk setia pada Andy.

Baca Juga: “Dark Phoenix”: Film X-Men Terburuk, Ini Loh 5 Penyebabnya

Meski Hanya Film Animasi, Film “Toy Story” Pun Bisa Menguras Air Mata

Meski Hanya Film Animasi, Film "Toy Story" Pun Bisa Menguras Air Mata
Sumber: pixar-planet.fr

Kalau Anda sudah pernah menyaksikan fim “Toy Story 3”, mungkin Anda sempat menitikkan air mata di jelang akhir film. Pasalnya, Andy memilih untuk menyerahkan semua mainannya pada seorang anak kecil bernama Bonnie. Bahkan, si Woody yang menjadi kesayangan Andy pun harus direlakan untuk pergi.

Meski sudah beranjak remaja, Andy tetaplah Andy yang mencintai mainannya. Ia tidak ingin mainan kesayangannya hanya menjadi rongsokan di gudang. Hasil dari sebuah kesetiaan para mainan yang manis ya!

Setelah 24 Tahun Berselang, “Toy Story 4” Siap Menyuguhkan Kisah Terbaru

Setelah 24 Tahun Berselang, "Toy Story 4" Siap Menyuguhkan Kisah Terbaru
Sumber: geektyrant.com

Lalu, bagaimana kelanjutan kisah Woody dan kawan-kawan setelah memiliki majikan baru? Jawaban dari pertanyaan ini dapat Anda peroleh saat menonton sekuelnya yang mulai tayang, Jumat (21/6), ini.

Ternyata Pixar tetap ingin membuat para anak generasi 90-an bernostalgia pada kisah masa kecil mereka. Semoga kali ini Woody dan kawan-kawan punya kisah tak kalah seru ya!

Di akhir pekan ini, luangkan waktu Anda untuk menonton film “Toy Story”. Siapa tahu penat dan beban karena kerja juga bisa berkurang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here