5 Kiat Memulai Bisnis Desain Grafis dengan Mudah

Desain grafis merupakan salah satu bisnis yang semakin diminati belakangan ini. Hal ini karena setiap orang semakin mudah memulai dan membangun bisnis. Kemudahan memulai dan membangun bisnis ini didukung oleh adanya internet dan media sosial.

Karenanya, siapapun bisa menawarkan produk atau jasanya. Meski demikian, memiliki produk saja tidaklah cukup. Pemilik produk juga membutuhkan kemampuan desain agar produknya bisa diterima dengan baik oleh calon konsumen.

Hanya saja, tidak semua pemilik produk punya kemampuan tersebut. Nah, ini peluang emas buat kamu menawarkan jasa desain grafis bagi kebutuhan para pemilik produk.

Jika kamu kamu ingin membangun bisnis desain grafis, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan.

Jenis Desain yang Ditawarkan

Ada banyak jenis desain grafis yang bisa ditawarkan. Semisal, desain produk kemasan, desain logo, desain ilustrasi, hingga berbagai desain untuk keperluan social media campaign. Untuk awal, ada baiknya kamu menawarkan jenis desain yang benar-benar kamu kuasai.

Hal ini untuk mengurangi kesalahan di awal-awal membangun bisnis. Selain itu, kemampuan untuk mendesain akan lebih cepat berkembang jika kamu fokus menawarkan satu jenis desain.

Menentukan Modal Bisnis Desain Grafis

Setelah mengetahui jenis desain apa yang ingin ditawarkan, selanjutnya adalah menghitung jumlah modal bisnis yang diperlukan. Bisnis desain grafis termasuk jenis bisnis yang bisa kamu jalankan dari rumah. Karenanya, keberadaan bangunan kantor tidaklah terlalu penting.

Meski demikian, kamu tentu membutuhkan perlengkapan bekerja. Seperti, komputer, kamera, printer, scanner dan lain-lain.

Baca Juga: Ingin Punya Bisnis Kuliner tetapi Modal Terbatas? Cloud Kitchen Solusinya

Survei Harga Kompetitor

Banyak pebisnis pemula mengalami kegagalan karena salah dalam menetapkan harga. Harga yang terlalu tinggi bisa membuat konsumen beralih ke kompetitor. Tapi harga yang terlalu murah juga bisa berisiko bagi bisnis. Alias, kamu bakalan mengalami kerugian.

Oleh karenanya, mendapatkan referensi harga merupakan hal yang penting. Salah satu caranya dengan mencari tahu berapa harga jasa desain yang ditawarkan oleh kompetitor.

Tentukan Target dan Selera Pasar

Desain logo umumnya digemari oleh pebisnis. Dari mulai yang berskala UMKM hingga bisnis berskala besar. Sedangkan desain ilustrasi umumnya dicari oleh perorangan. Oleh karenanya, pastikan kamu mengetahui target pasar.

Dalam hal ini, calon konsumen potensial yang bisa memanfaatkan jasamu. Sehingga kemungkinan jasamu dibeli akan lebih besar dibandingkan jika kamu menawarkannya pada semua orang. Dengan mengetahui target pasar kamu juga mengetahui cara menjangkau target pasarmu.

Selain target pasar, kamu juga harus mengetahui selera pasar. Karena bisnismu berhubungan dengan tren yang cenderung selalu berubah dari waktu ke waktu.

Menawarkan Bisnis Desain Grafis dengan Social Media Marketing

Setelah mengetahui target pasar, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mempromosikan bisnis desain grafis yang kamu miliki. Kamu bisa menawarkannya pada teman, kenalan atau kerabat.

Selain dengan cara di atas, kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen dengan melakukan social media marketing. Alias, mempromosikan bisnismu lewat media sosial. Baik yang gratis ataupun yang berbayar (semisal, Facebook Ads dan Instagram Ads)

Bisnis desain grafis merupakan salah satu jenis bisnis yang mudah dikembangkan. Dengan menjalankan beberapa hal di atas diharapkan kamu bisa memulai bisnis tersebut dengan benar. Sehingga kamu terhindar dari kegagalan bisnis yang seringkali terjadi pada pebisnis pemula.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here