5 Masalah Finansial Fresh Graduate Ini Harus Diatasi Sejak Dini

Menjadi seorang fresh graduate memang menyenangkan karena impian karier cemerlang sudah ada di depan mata. Tapi, nih, fresh graduate tentu masih awam menghadapi realita kehidupan. Nah, fresh graduate patut memperhatikan perihal masalah finansial.

Apakah saat ini kamu berstatus sebagai fresh graduate?

Jangan sampai beberapa masalah finansial fresh graduate ini terjadi pada kamu hingga tidak bisa dituntaskan:

Kalap Menghabiskan Gaji Pertama

Gaji pertama adalah awal bagi fresh graduate untuk berlatih mengatur keuangan. Sayangnya, gaji pertama justru menjadi masalah finansial fresh graduate yang sering dihadapi dengan cara keliru.

Sebaiknya gaji pertama tidak habis begitu saja untuk hal-hal kurang penting. Sebagai karyawan baru, kamu harus cermat membagi gaji pertama untuk berbagai kebutuhan. Jangan lupa pula menyisihkan sebagian gaji untuk menabung dan berinvestasi.

Tergoda Menggunakan Kartu Kredit Secara Berlebihan

Tak dapat dipungkiri bahwa penggunaan kartu kredit yang keliru juga rentan menimbulkan masalah finansial fresh graduate. Menggunakan kartu kredit tentu sah-sah saja. Namun, kamu harus mampu mengatur penggunaannya dengan cermat supaya tidak menyebabkan tagihan membengkak.

Ingatlah bahwa kartu kredit hanya alat bantu pembayaran yang tagihannya tetap harus dilunasi setiap bulan. Jadi, jangan menggunakan kartu kredit melebihi kemampuan membayar yang bisa kamu lakukan.

Mengikuti Gaya Hidup Rekan Kerja

Sebagai fresh graduate, kamu tentu mengalami perubahan circle. Tadinya kamu bergaul dengan teman-teman sekolah atau kuliah yang gaya hidupnya irit. Namun kini kamu lebih banyak bergaul dengan rekan kerja yang kemungkinan besar menyukai gaya hidup mewah.

Jangan sampai gaya hidup rekan kerja mempengaruhi gengsimu hingga menyebabkan kamu semakin boros. Masalah finansial fresh graduate yang satu ini harus dicegah dengan menjalani gaya hidup hemat secara konsisten.

Hanya Memiliki Satu Sumber Pendapatan

Masalah finansial fresh graduate yang satu ini sering terjadi tanpa disadari. Faktanya, memulai pekerjaan atau bisnis sampingan sebaiknya dilakukan sejak kamu sudah mendapatkan pekerjaan pertama. Kamu bisa merintis pekerjaan atau bisnis sampingan berdasarkan minat, bakat, atau pengalaman.

Seiring dengan berjalannya waktu, kamu pun bisa memperoleh banyak pendapatan yang selanjutnya dapat dialokasikan untuk kebutuhan, tabungan, dan investasi.

Baca Juga: Yuk, Mencegah Protection Gap demi Kondisi Finansial Stabil di Masa Depan!

Mulai Membeli Banyak Barang Secara Kredit

Membeli barang-barang secara kredit sebenarnya tak masalah bila kamu benar-benar membutuhkannya. Sayangnya, banyak orang wajib melunasi kredit untuk barang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Polemik finansial fresh graduate ini akan menguras isi kantong karena pembayaran cicilan tentu harus disertai bunga yang relatif besar.

Jika kamu berhasil mengatasi lima masalah finansial fresh graduate tersebut, niscaya kondisi finansialmu akan senantiasa stabil. Jangan biarkan godaan-godaan kecil mengacaukan niat kamu untuk menjaga kestabilan finansial pribadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here