Sukses Presentasi: 5 Trik Memikat Hati Audiens di Awal Presentasi

Bisa dibilang, kamu sudah sukses melakukan presentasi kalau kamu mampu memikat atau memukau hati audiens. Namun, untuk itu kamu perlu mengetahui beberapa cara agar audiens tertarik mendengarkan materi presentasi yang kamu paparkan.

Dengan berhasil memikat hati audiens, kamu berhasil membuat koneksi dengan audiens. Hal ini penting untuk mengetahui reaksi, keinginan dan harapan dari audiens. Selain itu, kamu juga akan mudah beradaptasi agar bisa tetap relevan dengan materi yang diberikan.

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu gunakan agar kamu bisa memikat hati audiens di awal presentasi.

Pertanyaan Retorika dan Pernyataan yang Kontradiktif

Sesaat setelah atau sebelum memperkenalkan diri, kamu bisa memulai presentasi dengan mengeluarkan pertanyaan retorika. Semisal, “mengapa Anda tidak tertarik untuk memperdagangkan saham gorengan?”.

Atau kamu juga bisa mencoba mengeluarkan pernyataan yang kontradiktif atau provokatif. Semisal, “Jika Anda mengira bahwa Anda hanya bisa mendapatkan keuntungan dari saham blue chip, Anda salah besar. Saham-saham gorengan tidak kalah menarik untuk dilirik”.

Memikat Hati Audiens dengan Fakta yang Jarang Didengar

Audiens cenderung tertarik pada fakta atau data dibandingkan informasi yang tidak tentu kebenarannya. Oleh karena itu, kamu bisa memberikan fakta atau data yang sekiranya audiens belum pernah mendengar sebelumnya. Semisal, “Bursa Efek Indonesia sebenarnya adalah gabungan dari Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya”.

Kamu juga bisa memulai presentasi dengan kalimat-kalimat yang tidak diduga audiens. Semisal, “Berinvestasi saham sama dengan bermain judi kalau Anda tidak tahu bagaimana cara berinvestasi yang tepat”.

Baca Juga: 3 Pernyataan dalam Presentasi yang Harus Berhenti Anda Katakan Jika Ingin Terdengar Meyakinkan

Pergunakan Kata ‘Bayangkan’ dan ‘Seandainya’

Kata ‘bayangkan’ memiliki kekuatan memengaruhi emosi. Kamu bisa menggunakan kata ini untuk memikat hati audiens. Semisal, “Bayangkan, jika Anda berinvestasi di saham BCA sepuluh tahun lalu, Anda sudah mendapatkan keuntungan 900% pada tahun ini”.

Kamu juga bisa menambahkan dengan kata ‘seandainya’. Semisal, “Seandainya Anda menginvestasikan separuh aset Anda di saham BCA pada saat itu, saat ini Anda sudah menikmati hasilnya”.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kalimat yang memancing rasa penasaran. Semisal, “Menurut Anda, bagaimana prospek saham BCA 10 tahun kedepan?”.

Menggunakan Kutipan untuk Memukau Hati Audiens

Quote atau kutipan dari tokoh-tokoh terkenal seringkali digunakan untuk memikat hati audiens di sebuah presentasi. Semisal, “Warren Buffet pernah berkata, ‘Harga adalah apa yang Anda bayar, value adalah apa yang Anda dapatkan’”.

Kamu juga bisa memukau hati audiens dengan mengisahkan cerita yang menarik. Cerita itu bisa berupa kisah sukses atau kisah-kisah lainnya. Namun, pastikan cerita yang disampaikan tidak terlalu panjang, autentik, dan mengandung pesan yang sesuai dengan sudut pandang atau tema pokok dari presentasi.

Dengan menggunakan beberapa cara di atas, kamu akan bisa memikat hati audiens dengan cepat. Sehingga tujuan dari presentasi yang diberikan bisa tercapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here