6 Tanda Tubuh Anda Sedang Mengalami Dehidrasi

Mengalami Dehidrasi
Sumber : healthable

Sekitar dua pertiga tubuh manusia terdiri dari air. Air sangat berperan penting dalam keseimbangan dan kelancaran kerja semua organ tubuh. Mulai dari penyusunan sel-sel, keseimbangan cairan, dan pengaturan suhu tubuh berasal dari kandungan air dalam tubuh. Setiap harinya, tubuh juga akan mengeluarkan cairan dari tubuh dalam bentuk urin, keringat, maupun penguapan saat bernapas. Ini merupakan proses alami dari kerja tubuh. Namun ada kalanya, tubuh mengalami kekurangan cairan yang melebihi kapasitas normal, yang disebut dehidrasi. Apa saja tanda-tandanya ketika tubuh mengalami dehidrasi. Ini 6 tanda-tandanya.

Tanda-Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi

Sakit Kepala

Apabila Anda sering mengalami pusing dan nyeri kepala, ada kemungkinan Anda sedang mengalami dehidrasi. Rasa pusing dan nyeri di kepala dapat menandakan kurangnya cairan di otak. Asupan cairan yang kurang menyebabkan aliran oksigen ke otak menjadi terganggu. Solusinya, cobalah meminum segelas air putih untuk mengisi kembali asupan cairan yang kurang.

Rasa Haus Berkepanjangan

Mengalami rasa haus setelah makan dan berolahraga adalah hal yang normal. Yang tidak normal jika Anda mengalaminya terus-menerus. Indikasi ini berarti tubuh Anda sedang mengalami kekurangan cairan yang banyak. Tetap sempatkan untuk minum air putih selama satu atau dua jam sekali untuk menghindari dehidrasi.

Mulut Berbau dan Kering

Apabila mulut sering berbau tidak sedap dan kering, maka juga mengindikasikan Anda sedang kekurangan cairan. Mulut memproduksi saliva yang berguna untuk membunuh kuman dalam mulut. Ketika kurang cairan, produksi saliva juga berkurang. Hal ini menyebabkan kuman dalam mulut berkembang cepat, yang menyebabkan mulut bau dan kering.

Urin Berwarna Pekat dan Gelap

Warna urin juga bisa menandakan apakah Anda mengalami kekurangan cairan atau tidak. Urin berguna untuk membuang kandungan racun dalam tubuh. Warna urin yang normal adalah kuning bening atau terang. Jika urin Anda berwarna kuning gelap dan pekat, artinya Anda membutuhkan lebih banyak cairan untuk dikonsumsi.

Gangguan Pencernaan

Tanda lain Anda kekurangan cairan adalah gangguan pencernaan. Normalnya, manusia buang air besar sebanyak satu atau dua kali sehari. Apabila lebih dari sehari atau dua hari, Anda kemungkinan besar kekurangan cairan. Selain itu, feses yang dikeluarkan juga susah dan keras. Dalam kasus yang parah, dehidrasi juga dapat menyebabkan rasa nyeri di usus dan ulu hati.

Lapar Terus Menerus

Dehidrasi dapat mengakibatkan rasa lapar yang hebat dan berkelanjutan. Ketika kurang cairan, otak dapat menangkap sinyal yang salah diartikan sebagai rasa lapar. Sebelum Anda mencoba untuk makan, sebaiknya Anda minum segelas air untuk melihat apakah tubuh memang lapar atau tidak. Keinginan untuk makan makanan asin juga bisa berarti Anda kekurangan cairan. Untuk mengatasinya, minumlah minuman pengganti elektrolit seperti jus jeruk nipis dan lemon.

Dehidrasi merupakan gangguan tubuh yang tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan penyakit serius. Sesibuk-sibuknya Anda, selalu sempatkan diri minum air untuk mencegah dehidrasi.