Seram! Ini Akibatnya Kalau Kamu Tidak Berbagi Informasi di Kantor

Dalam situasi persaingan bisnis yang ketat seperti saat ini, efektifitas dan efisiensi merupakan dua hal yang penting. Kedua hal tersebut bisa dicapai dengan lebih mudah jika perusahaan tempat kamu bekerja mendukung adanya knowledge transfer, alias upaya untuk berbagi informasi.

Umumnya, ada dua jenis informasi yang dikenal, yaitu informasi yang eksplisit dan implisit. Informasi eksplisit merupakan informasi yang bisa didapatkan dengan mengakses data perusahaan.

Sedangkan informasi implisit merupakan masalah-masalah yang muncul di kantor dan solusi untuk mengatasinya. Termasuk pengalaman dan situasi kerja yang dirasakan karyawan. Informasi implisit umumnya lebih sulit didapatkan dan dipertahankan dibandingkan informasi eksplisit.

Apa yang sih yang bisa terjadi jika karyawan di sebuah perusahaan tidak berbagi informasi?

Pengambilan Keputusan Berjalan Lambat

Untuk mengambil sebuah keputusan, kamu tentunya membutuhkan informasi bukan? Bahkan, kalau bisa kamu mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya dan sejelas-jelasnya. Tapi, jika informasi yang didapatkan tidak cukup, kamu tentunya belum bisa mengambil keputusan atau kebijakan. Adanya informasi yang salah juga bisa menyebabkan kamu salah dalam mengambil keputusan.

Informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan bisa kamu dapatkan dari atasan dan rekan kerja. Selain itu, Informasi juga bisa datang dari konsumen atau perusahaan pesaing.

Baca Juga: Ingin Bisa Mengambil Keputusan Penting dengan Tepat? Begini Caranya

Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan Menurun

Dengan berbagi informasi kamu jadi lebih sering berinteraksi dengan rekan kerja. Baik saat kamu menerima atau memberikan informasi. Sebaliknya, jika kamu tidak berbagi informasi, interaksi akan berkurang.

Hal ini bisa menyebabkan tingkat kepercayaan antar rekan kerja menurun. Sehingga kamu dan rekan kerja menjadi sulit bekerjasama. Akibatnya, produktivitas jadi menurun. Tidak hanya itu, kepuasan kerja dan loyalitas pada perusahaan juga menurun.

Karyawan Berkemampuan Khusus Berkurang

Tidak jarang sebuah perusahaan memiliki karyawan-karyawan berkemampuan khusus. Karyawan -karyawan inilah yang menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Baik dalam hal teknis, operasional maupun dalam hal manajemen. Jika kebiasaan berbagi informasi terhenti, maka jumlah karyawan berkemampuan khusus akan berkurang.

Pasalnya, karyawan yang lain tidak mendapatkan ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk bisa menjadi karyawan yang memiliki kemampuan khusus.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar informasi selalu bisa didapatkan oleh siapa saja di kantor. Misalnya,

  • Membangun budaya berbagi informasi. Semisal dengan menugaskan karyawan lama untuk mendampingi dan membantu karyawan baru.
  • Menggalakkan penggunaan software/aplikasi yang membantu kelancaran knowledge and information sharing.
  • Mengadakan simulasi kerja atau games.
  • Mengadakan workshop, mentoring, e-learning atau seminar.

Dengan berbagi informasi sebuah perusahaan bisa menjadi lebih produktif dan agile. Perusahaan juga lebih mudah beradaptasi pada perubahan situasi. Alhasil, perusahaan bisa lebih mudah mendapatkan profit dan mencapai pertumbuhannya.

Dengan berbagi informasi, perusahaan juga bisa melayani konsumennya dengan lebih baik. Sehingga loyalitas konsumen bisa selalu terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here