Ini Akibatnya kalau Tidak Menepati Janji di Tempat Kerja

Berjanji pada rekan kerja merupakan salah satu hal yang sering dilakukan di tempat kerja. Tapi, kalau kamu menepati janji akibatnya bisa buruk bagi hubungan kerja.

Kamu sudah berjanji pada rekan kerja untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu satu minggu. Tapi, sudah hampir dua minggu pekerjaan itu belum juga selesai. Rekan kerjamu pasti marah atau kecewa kepadamu.

Tidak hanya itu, kariermu juga ikut terkena dampaknya. Kenapa bisa begitu? Berikut ini beberapa akibat yang terjadi kalau kamu sering tidak menepati janji.

Melanggar Janji Merusak Reputasimu di Tempat Kerja

Kalau melanggar janji, kamu mengurangi kepercayaan dari rekan kerja. Apalagi jika kamu sering melakukannya. Jika tidak dipercaya rekan kerja berarti kamu tidak dihargai oleh rekan kerja.

Selain itu, rekan kerja yang kecewa bisa bercerita pada atasan atau rekan kerja lainnya. Akibatnya, reputasimu di tempat kerja jadi buruk.

Akibat lain yang bisa terjadi jika kamu tidak menepati, yaitu rekan kerja tidak lagi bersedia bekerja dengan maksimal. Hal ini membuat kualitas pekerjaan menurun.

Selain itu jika kamu pemimpin tim, kebiasaan melanggar janji bisa ditiru oleh rekan kerjamu yang lain. Kalau sudah begini, tim yang kamu pimpin tidak lagi berfungsi dengan baik. Akibatnya tujuan tim tidak tercapai.

Jika reputasimu buruk dan tujuan tim tidak tercapai, kinerjamu di mata atasan jadi buruk. Akibatnya kamu sulit mendapatkan promosi.

Baca Juga: Bos Menjanjikan Kenaikan Jabatan, Ditagih atau Dilupakan?

Agar Mudah Menepati Janji Lakukan Ini

Kamu selalu ingin bisa menepati janji. Tapi, karena kesibukan pekerjaan, kamu tidak menepati janji itu. Kalau sering terjadi, dampaknya bisa negatif. Baik bagi hubungan kerja maupun karier. Karenanya lakukan ini:

Bekerja dengan Tertib dan Teratur

Bekerjalah dengan tertib dan teratur. Buatlah to do list, deadline kerja dan prioritaskan pekerjaan. Sehingga kamu tahu kapan harus memberi janji atau menolak permintaan dari rekan kerja.

Jangan Berjanji kalau Bukan dari Hati

Jika kamu berjanji untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, lakukan itu dari hati. Bukan karena ingin dipuji atau karena ingin menyenangkan orang lain. Dengan begini, kamu jadi termotivasi untuk menepati janji.

Jujur dan Terbuka

Ada kalanya kamu harus jujur untuk menyatakan kondisi yang sebenarnya. Jika tidak bisa membantu rekan kerja, jangan ragu untuk berkata ‘tidak’.

Jangan Meremehkan

Jangan berpikiran rekan kerja harus memaklumi jika kamu tidak menepati janji. Ingat, kepercayaan dan reputasimu dipertaruhkan. Bekerjalah dengan baik dan tepati janji yang sudah dibuat.

Meminta Maaf

Situasi keluarga atau pribadi bisa membuatmu melanggar janji yang sudah dibuat di tempat kerja. Kalau sudah begini, minta maaflah pada rekan kerja. Sampaikan pula alasan sebenarnya mengapa kamu tidak bisa menepati janjimu.

Berjanji merupakan salah satu bagian dari komitmen kerja. Karenanya, jika melanggar janji berarti kamu mencederai komitmen kerja. Sebaliknya, dengan menepati janji kamu membangun dan menjaga kepercayaan rekan kerja. Seperti yang diketahui, kepercayaan penting artinya bagi jalinan hubungan kerja dan keberlangsungan karier karyawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here