Kapan Kamu Harus Pakai Jasa Financial Advisor? Ini Penjelasannya!

Jasa financial advisor belakangan ini sepertinya cukup laris manis. Di tengah kondisi pandemi yang belum selesai, banyak orang yang cemas akan kesehatan keuangannya. Jadi, wajar saja jika banyak yang kemudian butuh masukan dan saran dari ahli keuangan.

Lalu, kapankah kamu butuh jasa seorang financial advisor? Sebelum terburu-buru memutuskan, ada baiknya kamu pertimbangan hal-hal berikut ini dulu. Mau pakai jasa orang pun setidaknya harus melek keuangan ya!

Evaluasi Diri Terlebih Dahulu

Jauh sebelum memakai jasa financial advisor, coba berkaca ke diri sendiri dulu. Tujuan keuangan apa sih yang tengah kamu butuhkan saat ini? Misalnya, keinginan membeli rumah, dana pendidikan anak-anak, hingga dana pensiun.

Saat kamu sudah paham tujuanmu, tanyakan lagi apakah kamu punya pengetahuan cukup mengenai menabung dan investasi? Andai kamu merasa mampu mempelajarinya pelan-pelan, tentu kamu tidak mendesak butuh penasihat keuangan. Lain halnya jika kondisi sedang mendesak dan kamu benar-benar buta masalah keuangan.

Cermati Kondisi Keuangan

Langkah berikutnya adalah mencermati ulang kondisi keuangan. Kamu memang tidak bisa serta merta menilai keuanganmu sehat, cukup, atau kurang. Setidaknya, buatlah dulu catatan mengenai pemasukan, pengeluaran, tabungan, hingga aset apa saja yang kamu punya.

Setelah itu, periksalah pengeluaran bulananmu tersebut. Gampangnya sih cek saja apakah kondisi keuanganmu besar pasak daripada tiang atau tidak. Memahami kondisi keuangan saat ini bisa membantumu memutuskan untuk butuh jasa financial advisor atau tidak.

Baca Juga: Milenial, Jebakan Finansial Ini Sebaiknya Kamu Hindari

Ukur Diri Mampukah Merencanakan Keuangan

Saat kamu sudah paham tujuan serta kondisi keuangan, maka buatlah rencana keuangan. Entah itu dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Nah, kembalilah ukur dirimu sendiri, mampukah kamu melakukan perencanaan tersebut?

Sebagian besar orang masih sanggup merencanakan keuangan di jangka pendek hingga menengah. Namun, tidak sedikit pula yang masih sangat kebingungan untuk jangka panjang. Terlebih jika ruang lingkupnya mencakup hidup di hari tua mendatang.

Pertimbangan Saran dari Orang Ketiga

Andai kamu tipe orang yang mudah ragu-ragu, terlebih dalam masalah keuangan, maka tidak ada salahnya pakai jasa financial advisor. Bantuan saran dari orang ketiga dapat membimbingmu berpikir lebih objektif dalam mengelola keuangan.

Tapi, ingat ya kalau menggunakan jasa ahli keuangan juga ada biayanya. Jadi, pastikan kamu benar-benar pahami tiga langkah sebelumnya dulu. Jangan sampai kamu asal mengeluarkan uang untuk penasihat keuangan tapi tidak mau ikut belajar juga.

Butuh tidaknya jasa penasihat keuangan sangat bergantung dari kondisimu sekarang ya. Jangan terburu-buru membuat keputusan jika belum memahami kondisi keuanganmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here