Resume Ditolak Rekruter Berkali-kali? Intip Alasan Dibaliknya

Mungkin saat ini kamu sudah seringkali mengirimkan resume untuk melamar kerja, tapi nyatanya resume ditolak rekruter. Untuk itu ada baiknya kamu mengetahui beberapa alasan yang bisa jadi penyebabnya.

Di dalam sebuah resume kandidat karyawan bisa menjual dirinya. Hal ini merupakan keuntungan karena dengan begitu kandidat bisa lebih mudah menarik hati rekruter.

Namun, resume juga bisa ditolak rekruter kalau kamu melupakan beberapa hal lain. Berikut ini beberapa alasan yang bisa menyebabkan resume ditolak rekruter:

Tidak Memoles Resume Sesuai Posisi yang Dilamar

Saat ini ada banyak posisi pekerjaan yang membutuhkan lebih dari satu kemampuan. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh melamar untuk posisi tersebut. Yang bisa dilakukan agar resume kamu tidak ditolak, yaitu dengan memolesnya.

Semisal, kamu melamar untuk posisi Asisten Administrasi Pemasaran. Jika kemampuan yang dimiliki adalah administrasi dan kamu pernah bekerja sebagai Asisten Administrasi, maka tulislah pada posisi yang dilamar, “Asisten Administrasi Pemasaran”. Meskipun sebenarnya kamu belum memiliki kemampuan pemasaran.

Lalu, bagaimana dengan deskripsi pekerjaan? Agar kemampuan yang dimiliki bisa sesuai dengan kebutuhan perusahaan, kamu bisa menuliskan bahwa kamu memiliki kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik. Kedua hal tersebut sangat dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan pemasaran.

Tidak Mencantumkan Prestasi di Resume Kerja

Seringkali kandidat karyawan mencantumkan daftar perusahaan lama ia pernah bekerja beserta deskripsi pekerjaannya. Hal ini tidak ada salahnya. Namun, ada baiknya kamu juga mencantumkan prestasi atau pencapaian yang pernah kamu lakukan.

Umumnya, hal ini diperkuat dengan data berupa angka. Semisal, sudah berapa banyak produk yang berhasil dijual, sudah berapa banyak klien yang bisa didapatkan, atau sudah berapa banyak penghematan keuangan yang pernah kamu lakukan.

Dengan mencantumkan prestasi atau pencapaian, kamu mengurangi resiko resume ditolak oleh rekruter.

Baca Juga: Job Seeker, Rekruter Bisa Tahu Kamu Bohong Saat Menulis Resume Lho

Tidak Menggunakan Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif menunjukan kamu memiliki inisiatif dan termotivasi untuk bekerja. Selain itu kata kerja aktif juga menunjukkan kamu sudah banyak melakukan sesuatu untuk perusahaan. Oleh karenanya, jika kamu ingin resume yang dikirimkan diterima rekruter, ada baiknya kamu menggunakan kata kerja aktif pada resume yang dikirimkan.

Semisal, memimpin (proyek), menghemat (biaya produksi), membangun (kerjasama), memfasilitasi (penyediaan logistik), meningkatkan (penjualan), dan memperkuat (kolaborasi).

Jumlah Pelamar Kerja Terlalu Banyak

Jumlah pelamar yang terlalu banyak juga bisa menjadi penyebab resume kamu ditolak rekruter lho. Hal ini karena adanya keterbatasan waktu dan tenaga. Selain itu, karena resume yang terlalu banyak, rekruter juga bisa membuat kesalahan. Meskipun sebenarnya kemampuanmu bisa memenuhi kebutuhan perusahaan.

Salah satu cara untuk mengatasi hal ini, yaitu dengan memperluas jaringan kontak di LinkedIn. Sehingga, kamu bisa langsung berhubungan dengan manager, manager perekrutan atau pihak lain yang bisa membantumu mendapatkan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan.

Nah, dengan mengetahui alasan mengapa resume yang kamu kirimkan ditolak, kamu bisa melakukan perbaikan di kemudian hari agar bisa diundang untuk melakukan wawancara kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here