Telkomsel Investasi ke Gojek Senilai Rp2,1 Triliun, Ini Alasannya

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) investasi ke Gojek senilai US$150 juta atau setara Rp2,1 triliun. Pendanaan ini dipaparkan dalam laporan informasi atau Fakta Material Keterbukaan atas investasi Telkomsel di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek. Investasi yang dilakukan Telkomsel ini sudah dirundingkan dengan Gojek beberapa kali dengan misi untuk meningkatkan ekonomi digital di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan melalui investasi Telkomsel ke Gojek, keduanya akan mempertegas posisi sebagai pemain lokal di tanah air. Telkomsel siap mengekspansi bisnisnya dengan memaksimalkan sumber daya yang mereka miliki, baik melalui kemitraan atau membeli sumber daya eksternal seperti startup.

“Kerja sama dengan Gojek memperkuat konsistensi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, walaupun di saat kita masih menghadapi situasi penuh tantangan di tengah pandemi,” ujar Setyanto.

“Dalam mengembangkan layanan dan produk yang customer-centric, perseroan tentunya akan terus berusaha untuk mencari peluang pengembangan usaha. Proses pengembangan tersebut dilakukan secara organik maupun in-organik dengan melakukan pengembangan layanan, terutama yang berbasis layanan digital ataupun pengembangan potensi bisnis dengan berkolaborasi bersama perusahaan lain,” jelasnya. 

Baca Juga: Founder Bukalapak Siap Investasi US$20 Juta untuk Startup, Asal…

Kolaborasi melalui investasi Telkomsel ke Gojek ini juga ditandaskan oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah, sebagai upaya untuk mengembangkan bisnis layanan digital seturut roadmap transformasi yang tengah digulirkan Telkomsel. Ke depannya, para pengguna Telkomsel dan Gojek akan menikmati manfaat dari program-program yang digulirkan dalam bentuk promosi bersama dan bundling produk. 

Sebelum investasi yang dilakukan Telkomsel inipun, kedua pihak telah berkolaborasi dengan menawarkan paket data terjangkau bagi mitra driver Gojek sejak 2018. Selain itu, Gojek dan Telkomsel juga telah bekerjasama terkait pemberdayaan talenta melalui pertukaran pengalaman dan program pembinaan keahlian profesional dengan tujuan meningkatkan sumber daya manusia teknologi di Indonesia.

Misi untuk meningkatkan ekonomi digital di Indonesia juga dipaparkan Co-CEO Gojek Group, Andre Soelistyo, ketika menjelaskan alasan investasi yang dilakukan Telkomsel. Ia mengatakan kolaborasi ini akan memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, yakni konsumen, mitra driver, dan mitra usaha mikro, kecil dan menengah (UKM), untuk menikmati ekonomi digital.

“Ekonomi digital di Indonesia didorong oleh perkembangan perangkat seluler (mobile-first market), sehingga bila pemain terdepan di industri teknologi dan telekomunikasi berkolaborasi memanfaatkan sumber daya yang ada, ekonomi digital Indonesia bisa lebih terakselerasi ke tahapan yang lebih tinggi (leap frog),” bilang Andre.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here