Jangan Diabaikan! Alergi Makanan Ternyata Bisa Menjadi Fatal bagi Anak

alergi makanan
Sumber: Sheknows

Memiliki anak yang bermasalah dengan alergi makanan membuat orangtua harus waspada dan perlu mengawasi asupan makanan yang diberikan tiap hari. Jika tidak, hal ini dapat membahayakan jiwa. Bila terjadi pada anak-anak, alergi makanan ini pun bisa menciptakan malapetaka. Apalagi, jika Anda tidak mendeteksinya sejak dini. Masalahnya adalah berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh, di mana tubuh bereaksi keras saat terjadi kesalahan dalam mengenali makanan sebagai partikel asing. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang kenapa alergi makanan bisa menjadi fatal bagi anak-anak, Anda bisa simak ulasan berikut.

Mengenali Alergi Makanan pada Anak Anda dan Cara Menanganinya

Makanan yang Mungkin Bisa Memicu Alergi

Sungguh sangat mengejutkan saat ada informasi yang menyatakan seorang anak remaja harus meninggal karena alergi makanan yang cukup sederhana, yaitu keju. Awalnya, sang anak diketahui memiliki alergi terhadap produk susu dan gluten. Dan sebagian besar masyarakat berpikir bahwa alergi ini hanya akan menimbulkan ruam dan tidak ada gejala lainnya. Akan tetapi, tahukah Anda? Jika tidak segera ditangani, hal ini nyatanya bisa menyebabkan syok anafilaksis.

Jika Anda curiga dengan kondisi anak Anda yang tiba-tiba memberikan tanda seperti terkena alergi makanan, Anda perlu menelusuri makanan apa yang baru anak Anda makan dalam beberapa waktu terakhir. Biarpun ada alergi yang tergolong ringan dan tidak mematikan, namun Anda tidak boleh membiarkan atau mengabaikannya karena hal tersebut dapat berakibat fatal pada anak. Jenis makanan yang umum memicu alergi adalah ikan, susu, telur, kacang tanah, dan gandum.

Bagaimana Alergi Makanan Bisa Terwujud?

Ketika anak Anda mengonsumsi makanan dan ternyata alergi terhadap makanan tersebut, hal paling umum yang dapat dilihat adalah munculnya ruam, mengalami sensasi gatal, dan bengkak. Dan bila anak Anda mengalami kondisi masalah seperti sulit bernapas, bernapas sambil mengeluarkan bunyi, atau tersedak, itu berarti telah terjadi reaksi dan bukan alergi kecil. Perhatikan juga apakah anak Anda mengalami diare, muntah, dan perut terasa kram. Jika hal demikian terjadi, anak Anda perlu mendapat penanganan medis.

Baca Juga: Curiga Anak Anda Alergi Makanan? Simak 5 Tipe Alergi Kedelai Pada Anak-anak yang Umum Terjadi

Gejala Alergi Makanan

Pada beberapa anak, gejala yang mungkin bisa tampak saat ia mengalami alergi makanan adalah merasa pusing dan sebagian yang lain bahkan dapat jatuh pingsan. Dalam beberapa kasus, hal ini juga dapat menyebabkan broncospasme, yang berarti terjadi penyempitan pada saluran pernapasan. Dan faktanya, kematian seringkali terjadi ketika fungsi pernapasan terhenti.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan?

Bagi anak-anak yang juga menderita penyakit seperti diabetes dan asma, alergi makanan ini dapat menyebabkan masalah yang lebih kompleks. Inilah salah satu alasan kenapa akan jauh lebih baik jika Anda menjaga anak Anda jauh dari senyawa yang dapat menyebabkan alergi pada anak Anda.

Sekarang ini, tidak ada cara lagi untuk mencegah seperti apa yang disebut dengan ‘kecelakaan’. Satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan menghindari jenis makanan yang dikonsumsi oleh anak Anda yang ditengarai dapat menjadi pemicu alergi.

Kondisi Masa Depan Anak

Pada beberapa kasus anak yang memiliki masalah alergi makanan, beberapa alergi bisa saja hilang setelah tumbuh dewasa. Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir mengenai kehidupan anak Anda. Tetapi, tentu saja Anda perlu membuat aturan tegas untuk menjauhkan semua jenis makanan yang dapat memicu alergi pada anak. Selain itu, Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk melihat gejala alergi lainnya.

Sekarang Anda tahu betapa pentingnya mengenali alergi makanan pada anak karena jika terlambat hal ini dapat mengancam jiwa anak Anda.