Solusi Transportasi bagi Commuters yang Nggak Mau Ribet ke Kantor

Solusi Transportasi bagi Commuters yang Nggak Mau Ribet ke Kantor
Dok. Bussr

Berdesak-desakan di kereta, menunggu bus yang dengan jadwal tak tentu, hingga merasakan stres yang tak tertahankan karena terjebak macet di jalan nampaknya sudah menjadi “makanan” sehari-hari bagi para pekerja di Jakarta.

Meski Jakarta telah didukung dengan sarana transportasi umum yang memadai seperti Bus Transjakarta, Commuterline, hingga Mass Rapid Transit (MRT) tetapi tetap saja jalanan dipenuhi dengan pengguna kendaraan pribadi.

Berdasarkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pengguna transportasi umum di Jakarta baru sekitar 23 persen hingga pertengahan tahun 2019. Angka ini tentu jauh berbeda dengan penggunaan transportasi umum di negara Eropa yang mencapai 60 persen atau Hong Kong yang menyentuh angka 90 persen.

Sebagai tech start-up yang bergerak di bidang transportasi, Bussr ingin terus meyakinkan masyarakat Indonesia agar menggunakan transportasi umum karena akan jauh lebih hemat dari sisi biaya dan energi.

Bussr hadir di Indonesia sejak Februari 2019, namun baru mulai beroperasi pada Juni 2019. Rata-rata penggunanya berasal dari kalangan pekerja kantoran yang menetap di daerah-daerah penyangga Jakarta seperti Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Depok.

Dengan Bussr, pengguna dapat melakukan pemesan penggunaan bus melalui aplikasi yang dapat diakses 24 jam. Pengguna pun dapat melakukan pemesanan tiga hari sebelum keberangkatan.

“Respon pengguna Bussr di tengah maraknya transportasi umum di Jakarta cukup antusias. Terlebih untuk para pengguna yang tinggal di daerah perbatasan dan penyangga, seperti Cibubur. Di sana kan akses menuju halte bus Transjakarta dan stasiun kereta agak jauh. Jadi, Bussr berusaha melengkapi sarana transportasi umum lainnya,” jelas Aidatul Faizah, Marketing Communcation Bussr.

Saat ini, Bussr beroperasi di wilayah Jadetabek dengan mengandalkan 20 armada bus yang menjadi mitra kemudi. Selain dapat menjamin ketersediaan kursi, armada Bussr dilengkapi dengan kabin yang cukup luas dan pendingin ruangan.

Jam operasional bus yang bermitra dengan Bussr dimulai dari pukul enam pagi hingga pukul delapan malam. Untuk bisa menikmati layanan Bussr, saat ini Bussr menghadiahkan dua perjalanan gratis bagi para pengguna baru. Sedangkan, untuk pengguna setia Bussr masih memberikan potongan harga sebesar 50 persen.

“Saat ini masih berlaku diskon 50 persen bagi pengguna setia dengan kode voucher ’50off’, jadi seluruh layanan Bussr dapat dinikmati hanya dengan Rp 20 ribu. Untuk pengguna baru bisa menikmati 2 kali perjalanan gratis dengan kode voucher ‘2ngantor’.”

Solusi Transportasi bagi Commuters yang Nggak Mau Ribet ke Kantor
Aidatul Faizah – Marketing Communcation Bussr
Foto : Dok. Pribadi

Baca Juga: Kiat Praktis Bagi Pekerja Jika Ingin Menghemat Biaya Transportasi

Christian, salah satu pegawai swasta yang bekerja di kawasan Mega Kuningan Jakarta mengakui amat terbantu dengan kehadiran Bussr. Pria yang tinggal di wilayah Serpong, Tangerang Selatan ini menggunakan Bussr karena jarak antara rumahnya ke sarana transportasi umum cukup jauh.

“Dengan menggunakan Bussr waktu yang diperhitungkan untuk mencapai tempat kerja cukup akurat. Meskipun kondisi lalu lintas di Jakarta sulit diprediksi. Fasilitas bus juga dalam kondisi baik,” katanya.

Tetapi, Chris menyayangkan baru-baru ini rute Bussr dari Serpong ke Setiabudi ditutup. Sehingga, ia harus kembali berdesak-desakan di dalam kereta.

“Sebenarnya dengan adanya Bussr, saya sebagai commuter terbantu sekali. Makanya, jangan ditutup dong rutenya,” lanjut Chris.

Penutupan beberapa rute seperti Bekasi Barat dan Serpong bukan tanpa alasan. Menurut konfirmasi dari pihak Bussr, penutupan rute karena Bussr ingin fokus pada wilayah yang memiliki permintaan tinggi.

“Kami memang sedang fokus untuk menjangkau daerah-daerah yang memiliki permintaan penumpang yang tinggi. Dalam beberapa bulan ke depan target kami ingin menjangkau seluruh area di kawasan Jabodetabek,” jelas Faiz.

Aplikasi yang telah diundung sebanyak 30 ribu kali ini, membawa angin segar bagi para commuter di wilayah Jadetabek. Semakin banyak pilihan transportasi umum yang memadai, diharapkan semakin banyak pula masyarakat yang beralih dari penggunaan transportasi pribadi ke transportasi umum.

“Ke depan kami ingin memperluas jaringan, cakupan area, serta kemitraan agar lebih mudah mendapatkan pengguna yang jauh lebih banyak.”

“Kami juga berencana untuk bersinergi dengan pemerintah setempat untuk menciptakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi commuters,” tutup Faiz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here