Employee Advocacy, Cara Branding Startup Amplifia Lewat Karyawan

Setiap pemilik brand pasti ingin dikenal oleh banyak orang. Lazimnya, memperkenalkan brand menjadi tugas dari departemen marketing. Namun, ada cara lain yang juga efektif untuk memperkenalkan brand, yaitu employee advovacy.

Sesuai namanya, employee advocacy melibatkan karyawan untuk memperkenalkan brand yang dihasilkan atau diproduksi. Sementara, cara yang digunakan adalah menggunakan akun media sosial yang dimiliki oleh karyawan. Salah satu startup yang menyediakan layanan employee advocacy adalah Amplifia.

Mengapa Memperkenalkan Brand Lewat Karyawan?

Seperti yang diketahui, konsumen semakin sering melakukan riset online sebelum melakukan pembelian online ataupun offline. Selain itu, konsumen cenderung lebih percaya kepada konsumen lain dalam memilih produk dibandingkan pada iklan, bahkan meskipun konsumen itu belum dikenal sebelumnya. Karenanya, dengan memberdayakan karyawan, perusahaan bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

Di sisi lain, dengan employee advocacy, karyawan bisa memperkenalkan brand atau perusahaannya tanpa terikat aturan perusahaan. Mengingat, karyawan tidak menggunakan akun media sosial perusahaan dalam memperkenalkan brand. Di samping itu, dengan cara ini perusahaan menghemat pengeluaran perusahaan.

Reward untuk Karyawan yang Berbagi Informasi

Bagi karyawan, employee advocacy memberikan benefit tersendiri. Dengan berbagai informasi mengenai brand atau perusahaan kepada teman, saudara dan kolega, karyawan mendapatkan reward dari perusahaan. Semakin sering berbagi informasi, semakin besar kemungkinan karyawan mendapatkan reward.

Baca Juga: Pemberian Reward Ala Sleekr, Job Seekers Tertarik Bergabung?

Jenis reward-nya sendiri bisa berupa insentif sampai promosi jabatan. Hal ini tentunya sudah disepakati sebelumnya dengan departemen HRD dari perusahaan yang bersangkutan.

Ragam Informasi yang Dibagikan Karyawan

Cara Memperkenalkan Brand

Amplifia mengupayakan informasi yang dibagikan oleh karyawan terdiri dari 70% hard selling dan sisanya soft selling. Startup ini juga melacak hasil sharing yang dilakukan karyawan berdasarkan jumlah engagement yang didapatkan di akun media sosial masing-masing.

Informasi yang dibagikan bisa disesuaikan dengan passion dan minat karyawan. Namun, karyawan tidak hanya bisa memperkenalkan brand saja. Informasi yang dibagikan bisa berupa perekrutan karyawan baru, CSR dan lain-lain.

Layanan Amplifia bisa didapatkan dengan berlangganan secara bulanan. Sementara, biayanya dihitung berdasarkan jumlah karyawan. Saat ini Amplifia tengah berupaya untuk menjadi salah satu pionir employee advocacy di Asia Tenggara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here