Ducati Tak Mengira Andrea Dovizioso Juara Dua Kali Berturut-Turut

Ducati Tak Mengira Andrea Dovizioso Juara Dua Kali Berturut – turut
Sumber: motownindia

Tim MotoGP Ducati tak menyangka Andrea Dovizioso bisa finish urutan pertama berturut-turut di Italia dan Spanyol.

Dovizioso sempat membuat kejutan dengan naik podium di seri pembuka balapan MotoGP (GP Qatar). Namun di dua seri berikutnya performa pembalap Italia sempat melorot dan tak berhasil masuk lima besar. Di GP Argentina Dovizioso malah gagal memasuki garis finish.

Meski demikian, Dovizioso kembali menunjukkan kemampuannya dengan naik podium diurutan pertama di dua balapan terakhir yang dilakoninya. Sementara rekan setimnya, Jorge Lorenzo, finish di urutan keempat di GP Spanyol meski mengawali balapan dari grid terdepan.

Capaian yang diraih Dovizioso mencatatkan namanya menjadi pembalap Ducati yang mampu menjuarai dua seri balapan berturut – turut dalam tujuh tahun terakhir ini.

Tak urung hasil menawan yang didapatkan tersebut membuat CEO Ducati, Claudio Domenicali, semakin yakin timnya mampu merebut posisi nomor satu.

“Sekarang kami semakin dekat dengan posisi pertama di kejuaraan (ini). Beberapa bulan lalu, hasil ini tak pernah terbayangkan dan (jadi) penting artinya untuk tetap berkepala dingin meski di saat-saat sulit seperti yang pernah kami lalui,” ungkap Domenicali seperti dikutip Motorsport.

Dovizioso kini telah meraih 104 poin dari lima seri balapan yang telah digelar, atau hanya berselisih 7 poin dari pemimpin klasemen pembalap, Maverick Vinales, dari tim Yamaha (111 poin). Di posisi ketiga, Marq Marquez menguntit dengan 88 poin.

Sementara itu, Jorge Lorenzo merasa bahwa motor yang dikendarainya belum mampu memaksimalkan kemampuan yang dimilikinya.

“Saya ingin menang dan posisi keempat bukanlah yang saya inginkan,” ungkap Lorenzo. “Tapi kami semakin mendekat dan saya menginginkan motor yang natural untuk memaksimalkan kemampuann saya. Sekarang saya (sudah) membalap dengan baik tapi belum bagus,” tambah Lorenzo.

Di GP Spanyol, Lorenzo sempat melorot posisinya di urutan ke delapan meski sempat memimpin balapan di lima lap pertama. Pun demikian, di tujuh lap terakhir Lorenzo berhasil membawa motor yang dikendarainya finish di urutan keempat. Saat ini Lorenzo berada di posisi ketujuh peringkat pembalap dengan 59 poin.