Cause Marketing: Strategi Anjuran Belilah Makanan dari Restoran Lain

Belum lama ini, sebuah restoran cepat saji menghimbau kepada para pelanggannya untuk membeli makanan dari restoran lain. Bahkan dari restoran yang merupakan pesaing terberatnya lho. Alasannya, di masa pandemi seperti saat ini , ribuan karyawan dari berbagai restoran dan perusahaan benar-benar menggantungkan hidupnya pada daya beli masyarakat. Apa yang dilakukan restoran cepat saji tersebut merupakan salah satu upayanya melakukan cause marketing.

Restoran cepat saji yang menghimbau pelanggannya untuk membeli makanan dari restoran lain tersebut adalah Burger King (BK). Pelanggan mungkin akan mengikuti himbauan BK tersebut. Mungkin juga tidak. Yang pasti, himbauan yang disampaikan lewat akun media sosial itu ditanggapi positif oleh para pelanggan. Pasalnya, pelanggan beranggapan BK peduli pada isu sosial yang saat ini dialami oleh seluruh masyarakat Indonesia, yaitu pandemi Corona.

Tapi, apa sih sebenarnya cause marketing itu? Bagaimana cara menerapkannya di bisnis? Secara singkat, berikut ini penjelasannya.

Apa Sih yang Dimaksud dengan Cause Marketing?

Marketing adalah upaya pemilik bisnis untuk memperkenalkan produknya. Sedangkan cause-related marketing atau cause marketing adalah upaya melibatkan isu sosial dalam sebuah kegiatan marketing. Mengapa harus melibatkan isu sosial? Seperti yang diketahui, semakin hari semakin banyak konsumen yang sadar akan isu-isu sosial yang terjadi disekitarnya. Hal ini dipengaruhi oleh begitu cepat dan mudahnya informasi didapatkan.

Dengan begini, secara tidak langsung konsumen menginginkan pula produsen untuk ikut sadar akan isu-isu sosial yang terjadi. Bukan itu saja, konsumen juga menginginkan produsen untuk ikut bertanggung jawab menuntaskan isu-isu sosial yang ada.

Jika kamu melakukan cause marketing maka tentunya kegiatan tersebut akan menarik perhatian dari konsumen. Hal ini berpengaruh positif bagi brand awareness.

Baca Juga: Strategi Konten Marketing kala Pandemi, Harus Jeli Lihat Peluang!

Tips Menerapkannya di Bisnis

Agar bisa menerapkan cause marketing dengan baik, kamu tentunya harus peka terhadap isu-isu sosial yang terjadi di sekelilingmu. Semisal, isu kesehatan, politik, budaya, pendidikan dan lain-lain. Hal ini penting karena kamu akan menggunakan isu-isu tersebut untuk kegiatan marketing.

Selain itu, kamu juga harus proaktif terlibat dalam isu-isu tersebut. Semisal, jika kamu menjual sepatu dan merasa banyak anak-anak terlantar yang tidak memiliki sepatu, kamu bisa menyumbangkan beberapa pasang sepatu yang diproduksi untuk anak-anak terlantar tersebut. Dengan begini, konsumen merasa kamu melakukan cause marketing untuk tujuan yang mulia, dan bukan hanya untuk menaikkan angka penjualan.

Terakhir, kamu harus bisa mengangkat isu-isu sosial tersebut dan memengaruhi konsumen atau pelanggan untuk ikut terlibat dalam isu-isu sosial tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki oleh media sosial. Dalam hal ini, kamu harus bisa memanfaatkan media sosial untuk memicu emosi konsumen dan melakukan call to action.

Nah, jika cause marketing berjalan dengan baik, pelanggan tentu akan semakin aware terhadap merek dagang yang kamu miliki. Bukan itu saja, dengan melakukan cause marketing dengan baik kamu juga bisa meningkatkan brand loyalty pelanggan lho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here