Sudah Pernah Makan Shirataki yang Rendah Kalori dan Mengenyangkan?

Sulit menahan nafsu makan merupakan salah satu penyebab terbesar gagal diet. Hal ini harus disiasati dengan mengonsumsi makanan-makanan rendah kalori. Kini, kamu bisa makan shirataki sebagai alternatif bahan makanan mengenyangkan yang rendah kalori.

Sebagian besar orang pasti merasa asing dan belum pernah makan shirataki.

Sebenarnya bahan makanan ini sudah ada sejak zaman dulu. Namun, popularitasnya sebagai super food baru meningkat beberapa tahun belakangan ini. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang shirataki, yuk simak ulasannya berikut ini!

Apa Itu Shirataki?

Shirataki adalah bahan makanan yang terbuat dari umbi konyaku atau konjac (dalam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan iles-iles). Awalnya, shirataki berbentuk menyerupai mi yang teksturnya kenyal dan mengandung banyak air. Shirataki dulu sering digunakan untuk campuran sukiyaki atau ditumis dengan sumber protein lainnya.

Seiring dengan meningkatnya popularitas bahan makanan ini, kamu bisa menemukan shirataki yang dijual dalam bentuk beras. Sehingga makan shirataki terasa lebih menyenangkan dan familiar karena lebih sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Lagi Diet? Jenis Makanan Rendah Kalori Ini Bisa Anda Konsumsi untuk Dapatkan Tubuh Ramping

Super Food yang Sangat Rendah Kalori

Setiap 100 gr sajian shirataki mengandung 15 kalori. Jumlah kalori tersebut jelas jauh lebih rendah dibandingkan sumber karbohidrat lainnya. Selain itu, shirataki juga mengandung serat larut yang disebut glucomannan. Kandungan glucomannan membantu memperlancar sistem pencernaan sehingga risiko sembelit dapat diminimalkan.

Makan shirataki secara teratur akan membuat kamu kenyang lebih lama dan tidak mudah kembung. Kandungan prebiotik dalam super food ini juga menjadi asupan mikronutrien yang menyehatkan sistem pencernaan dalam jangka panjang. Total kalori dalam suatu hidangan jadi lebih rendah bila kamu menggunakan shirataki sebagai bahan dasarnya.

Yuk, Kenalan dengan Beras Shirataki!

Jika bosan makan mi shirataki, kamu juga bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi beras shirataki. Jenis beras ini agak berbeda dengan beras dari padi. Warnanya lebih transparan dan teksturnya sedikit lebih kenyal ketika sudah matang.

Sama seperti beras biasa, beras shirataki bisa disantap dengan sayur dan lauk apa pun. Namun, sebaiknya kamu memilih lauk yang renah kalori dan tidak digoreng untuk mendukung gaya hidup sehat yang kamu lakukan.

Tertarik makan shirataki dan menjadikannya sebagai salah satu makanan rutin kamu?

Mari mencicipi mi atau beras shirataki dalam kemasan kecil terlebih dahulu. Siapa tahu kamu menyukainya dan bertekad mengonsumsinya secara teratur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here