Foreign Branding: Strategi Bisnis Lokal agar Laris dan Makin Bergengsi

Persaingan bisnis yang ketat membuat para pebisnis harus putar otak untuk mengungguli kompetisi tersebut. Meraih perhatian dan loyalitas khalayak ramai memang tidak mudah. Namun, ada satu strategi bisnis yang terbilang sukses diterapkan sejumlah bisnis lokal, yaitu foreign branding.

Apakah kamu familiar dengan istilah foreign branding?

Ulasan kali ini akan menambah wawasanmu tentang strategi bisnis tersebut!

Apa yang Dimaksud dengan Foreign Branding?

Foreign branding adalah istilah yang digunakan untuk menyebut strategi membuat, mengucapkan, atau menyebut suatu nama merek dalam bahasa asing. Istilah tersebut pertama kali diperkenalkan dalam buku bertajuk Foreign Branding and Its Effect on Product Perceptions and Attitude.

Sang penulis, Frans Lecerc, Bernd H. Schmitt, dan Laurette Dube pernah melakukan tiga percobaan untuk menguji teori yang dituliskan dalam buku tersebut. Hasilnya, nama-nama bernuansa asing sangat mempengaruhi persepsi pelanggan terhadap suatu brand.

Baca Juga: Strategi Red Ocean dalam Berbisnis Juga Bisa Menghasilkan Cuan Besar

Mengenal Brand Indonesia yang Sering Dikira Produk Luar Negeri

Beberapa brand Indonesia yang sukses menerapkan strategi bisnis foreign branding sehingga kerap dikira produk luar negeri, yaitu,

  • Kuliner: Silver Queen, J.Co Donuts & Coffee, Hokben, Sour Sally.
  • Fashion: Wakai, Terry Palmer, Eiger, The Executive, Lea Jeans, Buccheri.
  • Produk kebutuhan rumah tangga lainnya: Krisbow, GT Radial, Polygon, Polytron.

Strategi yang Tepat untuk Meningkatkan Nilai Brand di Mata Pelanggan

Prinsip foreign branding akan membuat suatu brand bisnis meraih kesuksesan bila didukung beberapa hal penting berikut ini:

  • Membangun personal branding yang menarik dan eksklusif agar citra sebagai brand asal luar negeri semakin kuat.
  • Menjalin interaksi secara intens dengan para pengguna media sosial supaya popularitas bisnis semakin meningkat.
  • Mengikuti tren pasar, selera, dan kebutuhan masyarakat sehingga produk atau jasanya senantiasa eksis meskipun banyak kompetitor baru bermunculan.
  • Menggunakan bahan baku berkualitas dan menyediakan pelayanan terbaik untuk mendukung kenyamanan pelanggan.
  • Menjalin relasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan rencana menembus pasar internasional.
  • Memanfaatkan momen tertentu untuk mempromosikan bisnis, misalnya hari raya (Natal, Idulfitri, Imlek, dan lainnya) dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Kini, banyak pula UMKM asli Indonesia yang menggunakan strategi bisnis foreign branding untuk menampilkan citra bisnis yang profesional. Jadi, kamu juga bisa mengadopsi strategi bisnis tersebut untuk mendukung kesuksesan bisnismu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here