Apakah Anda Termasuk dalam Golongan Generasi O?

generasi O

Istilah generasi milenial memang sangat populer selama beberapa tahun terakhir. Namun, tidak demikian halnya dengan istilah generasi O. Sebenarnya istilah tersebut digunakan untuk mendefinisikan generasi milenial dengan kondisi tertentu. Sehingga Anda yang termasuk generasi milenial bisa saja juga menjadi bagian dari generasi O.

Jadi, apa yang dimaksud dengan generasi O?

Yuk, Kenali Dulu Definisinya!

Menurut Elin Wati selaku Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, generasi O merupakan sebutan untuk orang yang:

  • terlalu banyak bekerja (overworked).
  • sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat (overeating).
  • kewalahan mengatur hidup (overwhelmed).

Istilah tersebut muncul berdasarkan fakta yang ditemukan di kalangan generasi milenial. Hampir 51% generasi muda di tanah air belum rutin berolahraga. Sementara itu, 32%-nya kerap mengonsumsi makanan yang tidak sehat, dan 34% kekurangan waktu tidur. Berdasarkan riset yang dilakukan Sun Life Financial Health Index 2016-2017, jumlah generasi O di Indonesia kian meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Yuk, Cari Tahu 6 Bentuk Etos Kerja Generasi Millennial di Masa Ini!

Mendorong Peningkatan Risiko Gangguan Kesehatan Kronis

Sumber: Unity Point

Jangan menganggap remeh istilah generasi O. Kalau Anda merasa bahwa diri Anda termasuk ke dalam generasi tersebut, berarti Anda harus mulai berhati-hati. Karena kehidupan yang kurang teratur akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan kronis. Risiko penyakit kronis seperti stroke, gangguan jantung, dan diabetes memang mengintai Anda di masa mendatang. Namun, ancaman penyakit menular pun tak kalah serius. Tubuh yang kurang fit membuat daya tahan tubuh rentan menurun. Sehingga Anda pun berisiko terkena wabah penyakit menular.

Mari Menghargai Diri Sendiri!

Sumber: Assets Entrepreneur

Jangan sampai beban kerja berlebihan dan keinginan menikmati hidup malah membahayakan diri sendiri. Anda harus menjalani pekerjaan yang membuat Anda bahagia tanpa rasa terbebani. Beban kerja memang pasti meningkat seiring dengan perkembangan karier Anda. Oleh sebab itu, Anda mesti lebih cermat mengatur waktu demi mencapai keseimbangan hidup.

Nikmatilah waktu untuk diri sendiri dan orang-orang yang Anda sayangi. Luangkan waktu untuk berolahraga ringan secara teratur. Jangan lupa pula memulai kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini. Daripada sibuk party hingga hari berganti, alangkah lebih baik jika Anda menyiapkan waktu istirahat minimal enam jam sehari. Keseimbangan hidup akan membuat Anda lebih bahagia dan bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.

Kalau tak ingin menjadi generasi O yang rentan stres dan tidak bahagia, maka Anda mesti bertekad untuk menata hidup sebaik mungkin. Wujudkan hidup sebagai generasi milenial yang bahagia, sehat, dan produktif demi masa depan cemerlang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here