Aplikasi DiaryBunda, Jaga Masa Kehamilan Lebih Sehat dan Aman

Aplikasi DiaryBunda untuk memantau perkembangan janin dan balita dengan mudah dari gawai. (FOTO: dok. DiaryBunda)

Survei pada tahun 2019 melaporkan 30 persen balita di Indonesia menderita stunting. Pemerintah pun menargetkan pada tahun 2024 akan terjadi penurunan menjadi 14 persen. Untuk mewujudkan target pemerintah, perusahaan rintisan (startup) bermunculan untuk membantu pemantauan gizi dan kesehatan ibu hamil dan balita. Salah satunya, aplikasi DiaryBunda yang meluncur sejak Juli 2019.

DiaryBunda memberikan solusi untuk memantau gizi dan kesehatan ibu hamil dan balita demi memutus rantai permasalahan stunting di Indonesia. Pasalnya, stunting merupakan akibat dari kekurangan gizi kronis pada fase awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Artinya, peran ibu untuk memiliki edukasi yang tepat dalam menjaga asupan gizi sejak awal kehamilan sangat penting.

Minimnya kesadaran akan asupan gizi yang tepat akan mengganggu pertumbuhan anak, misalnya pertumbuhan tulang terhambat sehingga postur anak menjadi lebih kecil dibandingkan anak normal seusianya.

Selain itu, stunting juga mengganggu perkembangan otak yang menyebabkan kecerdasan anak di bawah rata-rata. Metabolisme anak juga rendah sehingga ia memiliki risiko tinggi menderita penyakit kanker, jantung, diabetes, dan stroke.

Baca Juga: Bun, Mau Punya Anak yang Cerdas? Ini Asupan Saat Hamil yang Sehat

Ironisnya, kebanyakan ibu hamil di Indonesia belum memiliki edukasi yang memadai mengenai pentingnya asupan nutrisi yang tepat untuk janinnya di masa kehamilan. Pun untuk bayinya, terutama pada 1000 hari pertama setelah lahir yang merupakan fase krusial untuk perkembangan. Perlu diperhatikan juga, sanitasi yang buruk juga bisa menyebabkan stunting sebagai imbas dari infeksi. 

Permasalahan akibat minimnya edukasi pada ibu hamil tak hanya stunting, melainkan tingginya kematian bayi. Hal ini disadari Founder DiaryBunda, Masashi Shinohara, yang miris dengan laporan bahwa angka kematian balita di Indonesia 10 kali lebih tinggi dibandingkan kasus di negaranya, Jepang. Pria yang pernah belajar bahasa Indonesia di Universitas Indonesia ini juga menyadari minimnya akses yang mudah untuk mendapatkan informasi tepat bagi ibu hamil.

Oleh karena itu, aplikasi DiaryBunda diluncurkan untuk mempermudah ibu hamil mendapatkan akurasi informasi gizi dan kesehatan dari para dokter melalui telepon genggam. Melalui aplikasi DiaryBunda, ibu hamil bisa memantau kesehatan janinnya melalui fitur “Mode Kehamilan”, yang mencatat setiap perkembangan janin sejak awal kehamilan. Sementara bagi ibu yang memiliki balita bisa memantau pertumbuhan bayinya melalui fitur “Mode Bayi”.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Anak-Anak Butuh Lebih Banyak Minum Air Putih

Kedua fitur ini merupakan pengaplikasian secara digital Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) yang sebenarnya telah dikeluarkan oleh Puskesmas dan rumah sakit. Dengan sistem digital, ibu hamil dan balita lebih mudah mencatatkan perkembangan janin dan bayinya, serta mendapatkan informasi lebih cepat melalui tanya jawab online dengan dokter, hanya dengan mengakses gawai. 

“Konsep kami untuk mendigitalkan Buku KIA. Sehingga ketika kontrol ke dokter tidak perlu khawatir Buku KIA hilang atau tertinggal karena sudah tercatat di smartphone. Saya dan istri sendiri sempat mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi yang tepat karena kami tidak pernah belajar mengenai kehamilan dan merawat bayi,” ujar Shinohara.

“Di Jepang, ada banyak aplikasi yang mendukung ibu atau ayah. Biasanya ibu yang baru pertama kali hamil mengunduh lima aplikasi di gawainya. Sementara di Indonesia, para ibu mengeluhkan minimnya akurasi informasi. Ada permasalahan besar mengenai edukasi bagi para ibu,” lanjutnya.

“Itu sebabnya, DiaryBunda berusaha memberikan informasi yang akurat dan bisa diandalkan. Misalnya berat kehamilan sang ibu terlalu tinggi sehingga membahayakan dirinya dan janin, maka kami mengirimkan notifikasi agar ia lebih berhati-hati dan merekomendasikan untuk kontrol ke dokter. DiaryBunda juga mengingatkan jadwal imunisasi secara otomatis,” imbuhnya. 

Harapannya melalui aplikasi DiaryBunda yang bisa diunduh di Android dan iOS ini, ibu hamil dan balita lebih waspada dan teredukasi mengenai pentingnya menjaga perkembangan janin dan bayinya. Sehingga pertumbuhan generasi masa depan Indonesia lebih sehat.

Berkaca dari pengalamannya sebagai orangtua baru, Shinohara juga berharap aplikasi DiaryBunda membantu ibu dan ayah baru untuk menjalani masa penantian kelahiran putra/putri mereka dengan bahagia.

“Kami ingin ibu dan ayah merasa lebih bahagia pada masa pre/post kelahiran. Momen kehamilan dan kelahiran seharusnya penuh sukacita, jadi saya ingin berkontribusi untuk memerbaiki situasi saat ini yang terkadang justru membuat calon orangtua tidak menikmatinya,” tutur Shinohara.

Apa Saja Fungsi Fitur-fitur Aplikasi DiaryBunda?

Mode Kehamilan

Fitur-fitur untuk memantau pertumbuhanan janin di aplikasi DiaryBunda. (FOTO: dok. DiaryBunda)

Box perkembangan janin & artikel

Fitur ini menunjukkan perkembangan janin dari pekan ke pekan berdasarkan catatan yang diinput ibu dari hasil pemeriksaan dengan dokter kandungannya. Fitur ini juga dilengkapi dengan artikel yang akurat dan disesuaikan dengan periode pertumbuhan janin.

Misalnya, pengguna memasuki kehamilan pekan ke-20 hari ke-3, maka aplikasi DiaryBunda menyajikan artikel-artikel yang sesuai dengan masa kehamilannya.  

Artikel yang disajikan juga dilengkapi dengan akses konsultasi ke dokter spesialis. Ibu hamil bisa mudah bertanya mengenai kehamilan dan janinnya yang akan dijawab secara klinis, akurat, dan cepat.  

Catat berat kehamilan

Ibu hamil tidak perlu lagi khawatir janinnya kekurangan asupan atau justru berlebih, karena terekam jelas di aplikasi DiaryBunda. Melalui DiaryBunda, ibu hamil mencatatkan berat badannya, perkembangan janin, dan lain-lain. Data-data ini akan diolah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai tindak lanjut yang harus diambil agar janinnya sehat. 

Penampilan fitur ini tak hanya berupa catatan dan angka, melainkan divisualisasikan secara nyata dengan bantuan teknologi.

Catat hasil USG

Ikuti perkembangan janin melalui kumpulan hasil USG. Ibu hamil bisa mengunggah foto USG dan akan mendapatkan rekaman perkembangan berat dan panjang sang buah hati.

Mode Bayi

Aplikasi DiaryBunda membantu ibu untuk mencatatkan jadwal imunisasi. (FOTO: dok. DiaryBunda)

Tumbuh kembang

Catatkan perkembangan bayi sejak hari kelahirannya, berupa berat dan tinggi, sehingga ibu bisa mengontrol asupan nutrisi dan gizi yang diperoleh bayinya sudah tepat. 

Catat jadwal imunisasi

Imunisasi sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Jadi, jangan sampai kebutuhan imunisasi terabaikan. Melalui fitur ini, ibu bisa mengontrol dengan mudah jadwal imunisasi untuk sang buah hati. 

Artikel

Aplikasi DiaryBunda juga mengedukasi ibu melalui artikel-artikel pasca kelahiran. Artikel berupa tips dan pengalaman para ibu dalam merawat balita menjadi informasi yang penting, terutama bagi ibu baru.

Unduh DiaryBunda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here