Pakai Aplikasi Logique, New Normal bagi Karyawan Jadi Lebih Mudah

New normal mulai diterapkan di awal Juni ini, termasuk di dunia kerja, dengan memperbolehkan karyawan kembali work from office (WFO) dengan ketentuan tertentu, ataupun memperpanjang work from home (WFH). Pertanyaannya, sudahkah manajemen perusahaan tempat kamu bekerja siap beradaptasi dengan new normal bagi karyawan?

Penerapan new normal di tengah pandemi COVID-19 diambil dengan harapan untuk menggerakkan kembali perekonomian. Namun, tanpa persiapan yang matang, proses kerja bisa terganggu karena adanya pembatasan-pembatasan untuk mencegah penyebaran virus. Terlebih bila new normal yang diterapkan adalah memperpanjang WFH.

WFH memang diyakini bisa meningkatkan produktivitas kerja, tapi jangan kesampingkan efek yang menyerang sisi psikologis karyawan. Pihak manajemen harus memahami bahwa WFH tidak efektif untuk semua orang. Bayangkan apa yang dialami karyawan introvert atau yang mudah stres ketika manajernya acap menghubunginya di tengah kerja untuk memastikan ia benar bekerja.

Baca Juga: Menghindari Menunda Pekerjaan Saat WFH, Begini Tips Mudahnya!

Atau sebaliknya, gangguan psikologis akan menyerang karyawan yang tidak mampu mengatur waktu kerja dan tugas-tugasnya tanpa pengawasan dari manajer. Imbasnya, produktivitas kerja justru akan menurun. Selain itu, WFH juga membentuk persepsi minor seolah-olah karyawan bisa dihubungi kapan saja tanpa adanya batasan jam kerja. 

Untuk mencegah kesalahan-kesalahan tersebut, manajemen harus memiliki kebijakan yang bisa mendukung kelancaran new normal bagi karyawan. Salah satu kebijakan yang bisa diterapkan adalah beradaptasi dengan teknologi employee self service, yang memantau dan mengontrol pekerjaan saat WFH dengan efektif dan adil.

Employee self service menjadi penunjang efektif untuk memberikan kenyamanan dan fleksibilitas kerja bagi karyawan yang bekerja secara remote. Employee self service juga membantu kerja Human Resource (HR) dalam mengatur administrasi karyawan, misalnya perekaman absensi karyawan tanpa harus datang ke kantor. 

Aplikasi Dokodemo-kerja salah satu pilihan employee self service untuk menjaga produktivitas dan efektivitas kerja new normal karyawan yang masih menerapkan WFH. Dokodemo-kerja merupakan aplikasi layanan HR dari Logique Digital Indonesia yang menyediakan fitur absensi, pelacakan jam kerja, dan screen capture.

Seperti Apa Proses Kerja dan Manfaat Aplikasi Dokodemo-kerja?

1. Fitur “Start and Stop Button”

Fitur “Start and Stop Button” pada Dokodemo-kerja. (Sumber: Logique)

WFH menjadi lebih nyaman dengan fitur “Start and Stop Button” dari Dokodemo-kerja karena menjadi pengganti alat absensi. Kamu cukup menekan tombol “Mulai” untuk mengawali pekerjaan harian. Secara otomatis sistem akan merekam waktu dan layar kerja kamu hingga kamu menekan tombol “Stop”. 

2. Fitur “Working Hours Tracking”

Fitur “Working Hours Tracking” pada Dokodemo-kerja. (Sumber: Logique)

Apakah sebagai HR kamu kesulitan mencatat sudah berapa lama para karyawan bekerja hari itu? Atau, kamu sebagai karyawan merasa diperlakukan tidak adil karena menerima telepon dadakan di malam hari dari manajer?

Atasi masalah-masalah tersebut dengan fitur “Working Hours Tracking”. Dokodemo-kerja membantu kamu sebagai pengingat jam kerja. Kamu bisa mengecek total jam kerja dalam satu hari, satu minggu, dan satu bulan. Fitur pelacakan jam kerja ini juga menunjukkan our golden hours, yakni rekomendasi jam paling produktif bagi karyawan. 

3. Fitur “Screen Capture”

Fitur “Screen Capture” pada Dokodemo-kerja. (Sumber: Logique)

Distraksi bisa menyerang saat WFH, baik karena tidak adanya pengawasan dari manajer atau lingkungan kerja yang tidak mendukung. Tak pelak, kesalahan dalam pelaporan kerja bisa terjadi saat WFH. 

Dengan fitur “Screen Capture”, kamu tak perlu khawatir akan lupa mencatatkan detail laporan kerja. Karena sistem secara otomatis merekam pekerjaan yang tampil di layar monitor. Hasil “Screen Capture” juga bisa dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan produktivitas kerja. 

Selain Dokodemo-kerja, Logique juga menyediakan aplikasi HR lainnya untuk membantu karyawan menyusun laporan harian, yakni aplikasi Nippo. Melalui Nippo, karyawan dipermudah dalam menyusun laporan kerja secara detail dan terstruktur.

Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur “Tag Person” untuk mempermudah manajer mengevaluasi laporan karyawannya. Layanan ini bisa diakses melalui desktop dan mobile

Dokodemo-kerja & Nippo, Solusi untuk Memangkas Pengeluaran Divisi HR 

Bagi HR, aplikasi employee self service seperti Dokodemo-kerja dan Nippo memberikan beberapa keuntungan dari segi manajemen kerja dan finansial. Seperti berikut ini:

1. Memangkas pengeluaran divisi HR

Dengan menerapkan sistem Dokodemo-kerja, perusahaan lebih mudah merekam data administrasi dan kerja para karyawannya dari pelbagai penjuru lokasi. Artinya, manajemen bisa memperkecil jumlah karyawan di divisi HR, terutama bila perusahaan kamu memiliki beberapa cabang. 

Baca Juga: Digitalisasi Human Resource Efek “New Normal” Pandemi Covid-19

2. Meningkatkan produktivitas karyawan

Aplikasi Dokodemo-kerja menjamin karyawan mendapatkan fleksibilitas kerja, namun tetap sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Jaminan melalui rekaman jam kerja dan screen capture bisa mendongkrak produktivitas kerja karyawan dan mengontrol jam kerjanya. 

3. Kinerja karyawan lebih efisien

New normal bagi karyawan akan terbantu oleh Dokodemo-kerja dan Nippo karena karyawan bisa tetap bekerja dari rumah tanpa harus khawatir dengan kesehatannya selama pandemi. 

Nah, dukung new normal bagi karyawan kamu dengan mempermudah dan menjamin proses kerja yang fleksibel, nyaman dan terstruktur melalui Dokodemo-kerja dan Nippo. Untuk bergabung menggunakan layanan dari Logique, klik tombol di bawah ini:

Gabung Logique

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here