Ladies, Jangan Kesal karena PMS saat Kerja! Yuk, Atasi dengan Cara Ini

PMS atau premenstrual syndrome adalah gejala umum yang dialami kaum wanita. Ketika kondisinya buruk, hal ini bisa berdampak pada hubungan interpersonal, produktifitas, dan ketidakhadiran saat kerja.

Gejalanya pun bermacam-macam, mulai dari lekas marah, mood swings, sakit punggung, nyeri pada payudara, kembung, dan bahkan kelelahan. Mengatasi PMS saat kerja menjadi penting agar Anda tidak uring-uringan. Nah, bagaimana mengatasinya?

Ketahui Siklus Menstruasi Anda

Langkah pertama mengatasi PMS saat kerja adalah mengetahui siklus bulanan Anda. Biarpun terkesan sepele, namun bila tidak diatasi maka akan membuat suasana hati dan pikiran tidak karuan. Produktifitas kerja pun akan terganggu. Tidak semua wanita memiliki siklus teratur, ada yang datang tepat waktu tiap bulannya, terlambat bahkan lebih awal. Namun, gejala yang dirasakan hampir semuanya sama. Bila Anda merasakannya, bersiaplah untuk melakukan antisipasi.

Ikuti Ritme Alami Anda

Saat Anda mengatahui pasang-surut hormonal, alih-alih melawannya dan menimbulkan disharmoni dalam tubuh, ada baiknya bila Anda mengikuti arus dan bukan malah melawannya. Caranya?

Melakukan “Me Time”

Pada waktu-waktu tertentu dalam siklus reproduksi saat progesteron (hormon penenang yang membawa perasaan tenang dan lesu) meningkat, Anda mulai merasakan kebutuhan akan kesunyian dan ingin tinggal di rumah dan bersantai. Ini waktunya bagi Anda mendapatkan “me time”. Tubuh Anda pun akan memberitahu Anda apa yang diperlukan. Jadi, selaraskan dan ikuti petunjuknya.

Maksimalkan Periode ketika Energi Sedang Tinggi

Cara mengatasi PMS saat kerja tentu saja dengan memaksimalkan momen ketika Anda memiliki energi tinggi untuk beraktivitas tanpa gangguan gejala PMS. Artinya, saat Anda tidak menstruasi.

Profesional saat Energi Sedang Rendah

Ketika Anda harus menghadapi gejala PMS memang tidak menyenangkan. Sebisa mungkin kerjakan semua tugas yang perlu diselesaikan di tempat kerja. Hindari berbagai aktivitas kurang produktif sehingga Anda bisa lebih optimal dalam bekerja.

Mempertahankan Healthy Lifestyle

Gejala PMS yang kurang mengenakan itu tidak terjadi sepanjang hari dalam sebulan. Jadi, semua yang Anda lakukan sepanjang hari dalam sebulan memainkan peranan penting. Untuk mengatasi PMS saat kerja, Anda perlu tahu bila kebiasaan tertentu dapat memperparah kondisi. Membuat perubahan lifestyle pun akan membantu meringankan gejala PMS, yaitu:

  • Kurangi asupan gula, alkohol, makanan berlemak, garam dan kafein karena semua itu dapat meningkatkan keparahan gejala PMS.
  • Untuk mengatasi PMS saat kerja, sertakan suplemen vitamin dan mineral, seperti vitamin B6, vitamin E, magnesium, kalsium, flax seed oil, dan asam lemak omega-3.
  • Konsumsi herbal dan suplemen alami, seperti chaste berry, black cohost, dan akar dandelion karena dapat membantu mengurangi gejala PMS. Namun, bila ingin mengonsumsi suplemen herbal dan saat ini Anda sedang mengonsumsi obat lain, Anda perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dulu.
  • Lakukan olahraga secara teratur, bahkan jalan kaki selama 30 menit dapat membantu.
  • Tidur yang cukup. Ini adalah salah satu cara mengatasi PMS saat kerja yang tidak bisa ditawar-tawar lagi karena tidur yang cukup bisa membantu meredakan gejala PMS.
  • Kurangi stres. Sebagian besar wanita punya jadwal kerja sibuk dan tuntutan kerja menumpuk hingga membuatnya stres. Kabar buruknya adalah stres dapat menjadi kontributor PMS yang parah. Oleh karena itu, berusahalah untuk mengurangi stres agar kondisi Anda membaik.
  • Makan cokelat. Ini adalah kabar gembira untuk mengatasi PMS di tempat kerja karena cokelat adalah peningkat mood yang bagus. Namun pastikan Anda mengonsumsi dark chocolate, paling tidak mengandung 70 persen kakao.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here