Stop Kebiasaan Stalking dengan 5 Hal Ini, Sudah Pernah Mencobanya?

Smartphone di genggaman tangan memang mempermudah beragam aktivitas. Anda pun bebas mengakses media sosial di mana pun Anda berada. Sayangnya, hal tersebut memicu kebiasaan stalking yang berdampak buruk bagi diri Anda sendiri. Sudah waktunya Anda mengurangi kebiasaan stalking demi hal lain yang lebih bermanfaat.

Apakah selama ini Anda merasa kesulitan mengurangi kebiasaan stalking?

Kemungkinan besar lima cara ampuh ini akan membantu Anda,

Mengurangi Kebiasaan Stalking dengan Uninstall Media Sosial

Jika aplikasi media sosial di smartphone menggugah Anda untuk membukanya terus-menerus, cobalah menyingkirkan aplikasi tersebut. Terutama jika selama ini Anda tidak memperoleh banyak informasi penting melalui media sosial.

Kalau aplikasinya sudah tidak ada di smartphone Anda, kemungkinan besar Anda tidak terlalu antusias untuk mengakses media sosial. Anda tentu akan merasa janggal selama beberapa hari. Namun, selanjutnya Anda akan mulai terbiasa.

Lebih Banyak Mendengarkan Musik

Cara ampuh mengurangi kebiasaan stalking juga dapat dilakukan dengan mendengarkan musik. Bila selama ini Anda tidak terlalu tertarik dengan musik, cobalah mencari informasi terbaru tentang musik-musik yang sedang populer. Ketika punya waktu senggang, gunakan waktu tersebut untuk mendengarkan musik. Manfaat musik tentu tak kalah bila dibandingkan dengan media sosial. Anda akan merasa lebih rileks dan kembali bersemangat usai mendengarkan musik.

Ketika punya waktu senggang, gunakan waktu tersebut untuk mendengarkan musik. Manfaat musik tentu tak kalah bila dibandingkan dengan media sosial. Anda akan merasa lebih rileks dan kembali bersemangat usai mendengarkan musik.

Menyibukkan Diri dengan Aktivitas Lain

Banyak orang memiliki kebiasaan stalking karena memanfaatkan waktu senggang untuk mengakses media sosial. Demi mengurangi kebiasaan stalking, sebaiknya Anda menyibukkan diri dengan aktivitas lain yang lebih penting. Luangkanlah waktu lebih banyak bersama keluarga, sahabat, atau rekan kerja. Alangkah lebih baik bila Anda sering beres-beres rumah, membaca buku, atau melakukan hal lain yang lebih bermanfaat daripada sekadar stalking.

Baca Juga: Konten Media Sosial Terlarang yang Bisa Mencoreng Profesionalitas

Usahakan untuk Tidak Membuka Akun Media Sosial Lain

Keinginan stalking biasanya meningkat ketika Anda membuka akun-akun media sosial lain. Anda akan tergugah untuk melihat lebih banyak konten di media sosial. Itu sebabnya, Anda mesti lebih sigap membatasi diri sendiri. Jangan mudah tergoda membuka akun-akun media sosial lain. Meskipun awalnya sulit dilakukan, Anda akan lekas terbiasa bila sudah memulainya sejak dini. Gunakanlah media sosial untuk mencari informasi yang sedang Anda butuhkan.

Mencoba Beraktivitas Tanpa Gadget

Aktivitas tanpa smartphone bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan, terutama pada hari libur. Cobalah menjauh sejenak dari gadget agar Anda lebih menikmati waktu berkualitas untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat. Anda bisa meninggalkan pesan di aplikasi chat supaya orang tidak mencari-cari Anda saat Anda sedang jauh dari smartphone.

Walaupun awalnya sulit, mengurangi kebiasaan stalking harus diupayakan semaksimal mungkin. Rasakan manfaatnya bila nanti Anda tak lagi merasa tergantung dengan media sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here