Dermatologis: Bahan Produk Anti Penuaan Dini untuk Mencegah Munculnya Keriput di Wajah

Dermatologis: Bahan Untuk Produk Anti Penuaan Dini Untuk Mencegah Munculnya Keriput di Wajah
Sumber: Prweb

Memiliki kulit wajah bebas noda gelap, keriput dan garis-garis halus menjadi impian tiap wanita. Tak jarang untuk menacpai tujuan tersebut, wanita rela merogoh kocek dalam-dalam dengan membeli produk perawatan kulit, atau bahkan pergi ke salon untuk mendapat kulit wajah cemerlang. Menurut dermatologis atau dokter kulit, ada satu bahan yang semestinya dimasukan dalam produk anti penuaan dini untuk mencegah munculnya keriput.

Retinol dalam Produk Anti Penuaan Dini untuk Mencegah Munculnya Keriput

5 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Retinol Dalam Produk Perawatan Kulit
Sumber: Dreamlineceuticals

Apa Itu Retinol?

Menurut Joshua Zeichner, M.D., direktur riset kosmetik dan klinis di Mount Sinai Hospital NYC, retinol adalah bahan tunggal yang paling banyak dipelajari untuk melawan penuaan kulit. Retinoids adalah istilah luas untuk turunan vitamin A yang mencakup retinol dan adapalena dapat menstimulasi produksi kolagen dan meminimalisir munculnya garis-garis halus dan keriput.

Untuk hal ini, tidak hanya Zeichner saja yang memuji retinol. Menurut Sejal Shah, M.D., dermatologis kosmetik di Kota New York juga mengatakan bila retinol telah dicoba, dan benar menjadi salah satu bahan paling efektif untuk mencegah munculnya keriput, sekaligus mengatasinya. Francesca Fusco, M.D., juga mengatakan bila ia telah menggunakan berbagai macam bentuk retinol selama 15 tahun terakhir dan menobatkannya menjadi salah satu bahan paling kuat untuk meremajakan kulit.

Sedangkan menurut Kristina Goldenberg, M.D., seorang dermatologis medis dan kosmetik di NYC, ini bukan hanya sekedar untuk anti penuaan dini. Produk retinoid seperti resep Retin-A (atau lebih dikenal sebagai tretinoin) dapat juga meminimalisir pori, menyingkirkan komedo hitam dan komedo putih. Sedangkan menurut Robert Finney, M.D., seorang dermatologis di New York City, bahan tersebut juga dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, hingga mengatasi pigmentasi.

Baca Juga : Ladies, Ini Batas Waktu Penggunaan Produk Kosmetik yang Harus Anda Ketahui!

Jenis Retinol yang Paling Banyak Disukai Dermatologis

Tidak ada kejutan di sini karena hampir semua dermatologis meresepkan Retin-A. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kavita Mariwalla, M.D., seorang dermatologis yang berbasis di Long Island, New York, bahwa bahan tersebut adalah produk anti penuaan dini terbaik yang dapat digunakan seumur hidup.

Bahkan, David Lortscher, M.D., seorang dermatologis bersertifikat, serta CEO dan pendiri Curologi mengungkapkan bila Retin-A sebagai ‘gold standard’ untuk melawan tanda-tanda penuaan dini. Jadi, tidak mengherankan bila Anna Karp, M.D., seorang dermatologis yang ada di NYC mengatakan bila ia mengaplikasikannya di malam hari karena lebih kuat daripada alternatif OTC retinol.

Pertimbangkan Ini Sebelum Mencoba

Sebuah peringatan untuk Anda bahwa Retin-A adalah bahan sangat kuat dan oleh karena alasan itulah kenapa Anda bisa mendapatkannya hanya dengan resep. Sedangkan retinoid secara umum, apakah Anda menggunakannya dalam bentuk krim, serum yang diresepkan dermatologis, dapat menyebabkan kulit kemerahan, kering, dan iritasi pada jenis kulit sensitif.

Hal ini mungkin membuat banyak orang ragu untuk menggunakannya. Hanya saja, sebagian besar dermatologis merasa bahwa manfaatnya jauh lebih besar dibanding dengan kerugiannya. Menurut Deanne Mraz-Robinson, M.D., dari Connecticut Dermatology Group, ‘Less is more’. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin efektif pula produk tersebut, namun juga dapat membuat lebih banyak iritasi.

Oleh karena itu, Anda pun disarankan untuk selalu menggunakan pelembap setelah memakai produk retinoid untuk membantu mengurangi iritasi. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk lebih bijaksana dalam mengaplikasikan produk retinoid. Anda dapat memulainya dengan menggunakan seukuran biji kecil tiap malam. Kemudian gunakan lebih sering (lebih dari 1x sehari) ketika kulit Anda sudah terbiasa menggunakannya.

Jika Anda masih mengalami iritasi dengan metode ini, Anda dapat mengaplikasikan retinol setelah memakai pelembap di malam hari. Dan jika Anda menyukai chemical exfoliant, seperti masker wajah dan peeling yang mengandung glycolic acid, lewatkan malam tersebut saat Anda menggunakan retinoid untuk menghindari kulit wajah iritasi yang lebih parah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here