Gangguan Tidur atau Efek Kebiasaan Buruk? Kenali Bedanya!

Selalu mengantuk di siang hari, baru bisa terlelap lewat tengah malam, adalah beberapa masalah tidur yang sering dialami. Banyak juga yang mengatakan bahwa kondisi semacam ini adalah efek dari kebiasaan buruk menjelang tidur. Namun, bagaimana jika gangguan tidur tetap terjadi setelah kamu menyingkirkan semua faktor penyebab sulit tidur? 

Melansir Huffington Post, di bawah ini adalah hasil penelitian para ahli untuk mengidentifikasi antara gangguan tidur yang memerlukan perawatan khusus atau gangguan tidur yang bisa diatasi dengan mengubah kebiasaan.

Gangguan Tidur Akan Sebabkan Kantuk di Siang Hari yang Berlebihan

Kebanyakan orang yang kerap melakukan kebiasaan buruk sebelum tidur biasanya masih dapat bekerja dengan baik di siang hari, dan tidak merasa ada gangguan di tempat kerja, sekolah atau saat mengemudi.

Namun, jika kamu merasakan kantuk yang  berlebihan di siang hari, maka ini adalah salah satu tanda bahaya besar yang harus diatasi dengan bantuan medis. Terlebih jika kamu merasa memiliki kebiasaan tidur yang baik, tetapi tetap mengantuk di siang hari. Segeralah buat janji dengan dokter spesialis!

Baca Juga: Anda Terancam Kurang Tidur Bila Mengemban Profesi Ini

Gangguan Tidur Memiliki Pola yang Konsisten

Kantuk di siang hari akan menerjang jika kamu memiliki gangguan tidur. Selain itu, gejala gangguan tidur juga berupa kesulitan tertidur kembali saat terbangun tengah malam, bangun terlalu pagi, cukup tidur tetapi merasa seperti belum tidur sama sekali, atau tertidur secara berkala di siang hari termasuk saat mengemudi.

Beberapa gejala tersebut bisa merupakan tanda bahwa kamu mengidap sleep apnea, insomnia, atau narkolepsi.

Sebelum bertemu dokter, penting untuk tidak mendiagnosis diri sendiri dengan cara membuat buku harian tidur dan melihat pola yang terjadi, Setelah itu ceritakan kepada dokter untuk mendiskusikan apa yang menyebabkannya dan cara apa yang harus ditempuh. 

Pastikan juga untuk mencatat konsumsi kafein, berapa banyak waktu yang kamu habiskan di tempat tidur sebelum tidur, seberapa sering bangun di malam hari, dan bagaimana kualitas tidurmu secara keseluruhan. Hal ini akan membantu dokter merekomendasikan perawatan yang tepat. 

Jika Mengalaminya, Lakukan Kebiasaan Sehat 

Tidur akan membantu sistem tubuh mengisi ulang energi, dan memperbaikinya. Kebiasaan sehat menjelang tidur juga harus kamu prioritaskan demi membantumu tertidur lebih cepat dan mendapatkan istirahat berkualitas agar selalu sehat.

Baca Juga: Agar Tidur Pulas, Amankah Mengonsumsi Suplemen Melatonin Tiap Hari?

Tidak cukup tidur secara teratur dapat membuat kamu berisiko lebih tinggi terhadap kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit jantung. Ini beberapa hal yang wajib kamu lakukan demi mendapatkan tidur berkualitas: 

  • Olahraga. Olahraga terbukti mampu membuat tidurmu menjadi lebih nyenyak. Namun hindari melakukan olahraga di dekat jam tidur karena ini akan membuatmu lebih sulit untuk beristirahat. Cobalah menjadwal ulang waktu olahraga yang tepat, semisal pagi hari atau sore. 
  • Atur Cahaya. Cahaya juga memainkan peran penting untuk kamu bisa beristirahat. Sebab cahaya diduga membuat hormon melatonin penyebab kantuk menjadi berkurang. Jadi, buat cahaya seminimal mungkin saat tidur.
  • Buat Jadwal. Cobalah untuk bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari, bahkan pada akhir pekan. Keteraturan ini akan membantu otak memprediksi dan merencanakan efisiensi tidur yang maksimum. 
  • Hindari Pengacau Tidur. Yang paling berpengaruh pada kualitas tidur adalah kafein dan alkohol. Kafein khususnya dapat memengaruhimu lebih lama daripada yang kamu sadari, jadi cobalah untuk memangkas asupannya setiap hari. Sementara alkohol pada awalnya dapat membuatmu mengantuk, namun alkohol juga membuatmu mudah terbangun di malam hari. Jadi, cobalah untuk tidak meminumnya terlalu dekat dengan jam tidur.
  • Buat Kamar Senyaman Mungkin. Gunakan kasur yang nyaman, buat keheningan atau white noise. Kamu akan merasa nyaman selama beristirahat. 

Tidak hanya itu, jika kamu sudah memiliki pasangan untuk berbagai tempat tidur, coba tanyakan padanya bagaimana kualitas tidurmu . Sebab beberapa gejala seperti mendengkur, menggerinda gigi, atau sebagainya berpotensi mengganggu tidurnya juga, Jika pasangan mengatakan bahwa sudah saatnya menemui dokter, maka ini harus segera dilakukan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here