Karyawan Sibuk dan Karyawan Produktif, Apa Sih Bedanya?

Masih banyak karyawan yang beranggapan bahwa semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan, semakin baik. Padahal, mengerjakan banyak pekerjaan tidak selalu berarti produktif lho.

Produktivitas kerja berhubungan erat dengan kualitas dari hasil pekerjaan yang didapatkan. Selain itu, produktivitas juga berhubungan dengan efektifitas dan efisiensi kerja. Oleh karenanya, karyawan yang selalu sibuk dengan pekerjaanya belum tentu menjadi karyawan yang produktif.

Lantas, apa sih perbedaannya antara karyawan yang sibuk dan karyawan produktif?. Untuk menjawab pertanyaan itu, yuk kita simak ciri-ciri karyawan sibuk dan karyawan produktif berikut ini.

Ciri-Ciri Karyawan Sibuk

Karyawan sibuk umumnya menghabiskan waktunya untuk menyelesaikan banyak pekerjaan. Menurutnya, semakin banyak tugas/pekerjaan yang bisa diselesaikan, semakin baik. Karenanya, tidak jarang karyawan yang sibuk menggunakan cara kerja multitasking atau mengerjakan lebih dari satu pekerjaan di waktu yang bersamaan.

Meski demikian, karyawan sibuk umumnya mudah terdistraksi, alias terganggu konsentrasinya. Hal ini disebabkan ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Apalagi jika pekerjaan itu harus diselesaikan sebelum batas waktunya.

Karena senang menyelesaikan pekerjaan dalam jumlah yang banyak, tidak heran jika karyawan sibuk lebih mudah berkata “iya”. Semisal, jika atasan atau rekan kerjanya meminta bantuannya, ia akan berkata “iya” meskipun pekerjaan di meja kerjanya masih menumpuk.

Akibat kebiasaannya itu, hasil pekerjaan yang didapatkan oleh karyawan sibuk seringkali tidak maksimal. Apalagi jika pekerjaan yang harus diselesaikannya semakin lama semakin banyak jumlahnya.

Selain itu, karyawan sibuk juga seringkali tidak tahu kapan ia harus berhenti bekerja dan beristirahat. Kurang beristirahat juga bisa memengaruhi hasil pekerjaan. Selain itu, kurang beristirahat juga bisa menyebabkan stres.

Baca Juga: Kecanduan Sibuk: Senang Bekerja Tak Selalu Pertanda Positif Bagimu

Ciri-Ciri Karyawan Produktif

Dalam bekerja, karyawan produktif memilih dan memilah jenis pekerjaan berdasarkan dua hal. Yaitu, important dan urgent, alias penting dan penting sekali. Pekerjaan yang urgent akan diprioritaskan untuk diselesaikan. Selanjutnya, karyawan produktif baru menyelesaikan pekerjaan yang important.

Karena jumlah pekerjaan yang dikerjakannya tidak banyak, karyawan produktif akan lebih mudah untuk fokus. Dengan begini, ia akan lebih bisa memaksimalkan kemampuan yang dimilikinya.

Di sisi lain, seperti ini tidak mudah berkata “iya”. Baginya, menyelesaikan pekerjaannya lebih utama dibandingkan hal lainnya. Meski begitu, bukan berarti ia mengabaikan hal-hal lainnya. Baginya, semuanya adalah masalah prioritas kerja.

Ia juga tahu kapan harus berhenti bekerja. Karenanya, karyawan yang seperti ini tidak mudah stres. Hasil pekerjaan yang didapatkan juga bisa maksimal.

Nah, itulah perbedaan antara karyawan yang sibuk dan karyawan yang produktif. Semoga kamu termasuk salah satu karyawan yang produktif ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here