Mengenal Aneka Bentuk Bullying di Kantor, Anda Korbannya?

Bullying (perundungan) bisa terjadi di mana saja. Orang-orang yang dianggap lemah kerap menjadi korban bullying. Lingkungan kerja pun bisa diwarnai tindakan bullying. Bentuk bullying di kantor biasanya berhubungan erat dengan senioritas dan relasi kuasa.

Beberapa hal berikut ini bisa digolongkan sebagai bentuk bullying di kantor.

Mungkin, Anda pun pernah mengalami tetapi tidak terlalu menyadarinya:

Meremehkan Pekerjaan Orang Lain

Ternyata, tak sedikit atasan atau rekan kerja senior yang meremehkan pekerjaan orang lain. Mereka menganggap karyawan lain memiliki kompetensi yang kurang memadai. Bentuk bullying di kantor yang satu ini sering kali berujung pada penambahan beban kerja secara berlebihan. Sehingga karyawan yang menjadi korban bullying mengalami tekanan psikis berat dan kewalahan menuntaskan pekerjaan.

Menerapkan Peraturan Baru Tanpa Dasar yang Jelas

Jenis bullying di kantor yang tak kalah menyebalkan adalah penerapan aturan baru tanpa dasar yang jelas. Orang-orang yang merasa berkuasa sering kali membuat aturan baru sesuka hati. Tentu saja aturan tersebut diberlakukan demi pencapaian dan kenyamanan pribadi. Butuh kekompakan antar seluruh karyawan untuk menuntaskan masalah peraturan baru yang tidak adil dan tidak punya dasar yang jelas.

Intimidasi secara Nonverbal

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengintimidasi orang lain. Bukan hanya melalui intimidasi secara verbal melainkan juga nonverbal. Tindakan mengucilkan juga menjadi salah satu bentuk bullying di kantor yang dialami banyak orang. Meskipun tampak sepele, dikucilkan di lingkungan kerja akan membuat siapa pun merasa kurang nyaman dan rentan stres.

Baca Juga: 6 Cara untuk Mengetahui Atasan yang Senang Mengintimidasi atau Tidak

Menuduh Tanpa Alasan yang Jelas

Jangan menganggap remeh tindakan menuduh tanpa alasan yang jelas di lingkungan kerja. Karena hal tersebut juga termasuk bentuk bullying di kantor yang sangat merugikan korban. Apalagi bila tuduhan tersebut dilakukan oleh atasan. Sudah pasti rekan-rekan kerja lainnya akan memihak kepada atasan. Sehingga korban bullying akan semakin terpojok dan dirugikan meskipun tuduhan tersebut tidak benar.

Selain keempat jenis bullying tersebut, tentu masih banyak lagi bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan kerja. Anda harus bersikap bijak dalam menghadapi bullying tersebut. Jangan menjadi pihak yang menekan orang lain atau tunduk pada bullying yang dilakukan orang lain. Jalani pekerjaan Anda secara profesional dan berusahalah menjalin hubungan baik dengan semua orang.

Beri komentar Anda tentang artikel ini