[TANYA JAWAB] Peter Febian: Berbagi Nasihat Karier Lewat LinkedIn

LinkedIn
Sumber : Pribadi

Sudah baca sesi [TANYA JAWAB] Yang Harus Dilakukan Millennial dan Gen Z dalam Karier yang dijabarkan dengan terperinci oleh Peter Febian? Ya, kali ini kita akan lebih dalam mengenal Peter Febian tidak hanya dari dari kemampuannya menjadi seorang influencer di media sosial LinkedIn dan praktisi personal branding untuk dunia HR. Pria kelahiran 1 Februari 1979 ini, akan berbagi cerita tentang dirinya dan tentang visinya sebagai seorang trainer human resources dan personal branding.

Simak Wawancara Job-Like Magazine dengan Peter Febian, Pakar Personal Branding dan People Development

Hai, Mas Peter. Sebelum Anda terjun ke dunia training, bagaimana sih perjalanan karier Anda selama ini?

Saya pertama berkarier di Jakarta pada tahun 2001 sebagai Technical Trainer. Setelah itu, perjalanan karier terkuat saya adalah di media & jurnalistik. Kini saya fokus untuk mengembangkan keahlian saya di dunia HR, khususnya Training & People Development. 

Tapi, sekarang aktivitasnya lebih terlihat di LinkedIn ya?

Yang paling terlihat oleh banyak orang tentunya adalah aktivitas saya di LinkedIn untuk membantu para pencari kerja dan peniti karier untuk menemukan jawaban atas berbagai pertanyaan mereka. Di balik layar, saya aktif sebagai Trainer dan pemateri di sejumlah acara workshop & seminar seputar karier & Personal Branding. Saya juga aktif menulis sebagai blogger.

Kenapa Anda tertarik untuk menekuni dunia HR dan memberi saran kepada para job seeker?

Jujur saja, awalnya saya aktif di LinkedIn adalah karena “dendam” pada sejumlah kalangan HR/Rekruter yang tampak angkuh dan tidak mau membalas Direct Message saya, padahal mereka telah membacanya. Dari situ saya melihat adanya masalah besar, yaitu banyak orang membuat akun LinkedIn “hanya sekedar punya” saja dan berharap segera dilirik Rekruter/Headhunter. Padahal fungsi LinkedIn jauh lebih powerful dari itu. Melalui aktivitas saya yang tinggi di LinkedIn, saya hanya ingin membuktikan satu hal, bahwa sesibuk apa pun kita, kita selalu bisa membalas semua Direct Message dan respon pada artikel, sebanyak apa pun itu. Bagi saya siapa pun yang menyapa saya adalah penting dan harus saya tanggapi dengan baik.

Dalam beberapa postingan di LinkedIn, Anda sering menyampaikan tentang value Help, Elevate, Amplify, & Resonate (HEAR)? Apa maknanya bagi Anda?

Ketika aktivitas akun LinkedIn saya mulai meningkat secara signifikan, saya baru menyadari pentingnya memiliki satu term atau istilah yang mudah diingat orang, dan itu bermakna dalam bagi kita sebagai pembuatnya. Maka saya melahirkan akronim HEARHEAR itu sendiri artinya “mendengar” yang merupakan representasi dari misi saya di LinkedIn untuk bersedia mendengarkan masalah yang dialami oleh para warganet seputar karier, pekerjaan, bisnis, dan Personal Brand.

  • H berarti Help, atau “menolong”, yang merupakan pernyataan misi saya untuk selalu berusaha menolong orang lain, bahkan dengan segala keterbatasan dan kekurangan saya.
  • E berarti Elevate, atau “mengangkat” atau “memuliakan”. Ini merupakan misi saya untuk sebanyak mungkin mengangkat & memuliakan kehidupan orang lain, lewat berbagai pertolongan yang saya berikan, dan juga lewat apa yang saya lakukan sebagai People Developer.
  • A berarti Amplify, atau “menyebarluaskan”. Ini merupakan representasi dari misi saya untuk menyebarkan lebih banyak pengaruh & semangat positif dalam setiap kisah yang saya bagikan di LinkedIn dan media lainnya. 
  • R berarti Resonate, atau “resonansi”. Sebenarnya, resonansi adalah istilah di dunia fisika, khususnya dunia audio. Di keseharian kita, resonansi artinya “dikenal sebagai”. Berbeda dengan terkenal (famous). Resonansi berbicara tentang “kita dikenal sebagai apa dalam benak banyak orang”. Sehingga apa pun yang saya lakukan, saya desain sedemikian rupa sehingga ada bagian dari diri saya yang beresonansi di benak banyak orang. Inilah fondasi Personal Brand yang sesungguhnya, yaitu tentang “resonate”, bukan “famous”. 

Apa yang menjadi motivasi terbesar Anda dalam melakukan aktivitas Anda saat ini?

Saya bersemangat dengan kondisi bangsa Indonesia yang masih akan banyak berkembang di berbagai sektor. Memang saat ini terjadi perjuangan keras di berbagai sektor, karena berbagai faktor global maupun nasional. Namun, saya melihat banyaknya potensi yang dapat kita kembangkan dari bangsa ini, bersama generasi muda yang masih bergairah untuk mencapai mimpi-mimpinya. Saya bangga dan merasa terhormat bisa dipersepsikan sebagai “rekannya generasi muda” di LinkedIn. Karena saya percaya, masa depan adalah milik generasi muda dan saya bersemangat untuk selalu menjadi bagian penting perjalanan bangsa ini. 

Baca Juga: Cerita Founder Techbros UG Mengadu Nasib di Negeri Orang

Bagaimana rasanya saat Anda bisa membantu orang keluar dari permasalahan kariernya lewat advice yang Anda berikan?

Dalam konteks passion, benar adanya bahwa ada kepuasan batin tersendiri dan kebanggaan ketika kita bisa membantu mereka dan mereka bisa menemukan tujuan hidup mereka sendiri. Dalam konteks amal ibadah, jangan ditanya. Bahkan melalui media sosial pun kita bisa menebar & menuai amal ibadah kanDalam konteks LinkedIn, semakin saya membantu banyak orang, maka jumlah pengikut saya akan naik. Dengan demikian, semakin banyak lagi yang bisa saya bantu.

Tetapi terkadang perbuatan baik tidak selalu dibalas dengan perbuatan baik. Pernahkan Anda mendapat respon kurang menyenangkan? Bagaimana Anda meyakini bahwa apa yang Anda lakukan bermanfaat untuk orang lain?

Tentu pernah. Biasanya respon kurang baik itu datang dari kalangan yang merasa “tersentil” dengan kritik saya di berbagai kesempatan. Banyak orang mengakui bahwa jika saya melayangkan kritik, bahasanya halus dan sopan tetapi “membunuh secara perlahan & menyakitkan”. Maka dari itu, saya selalu berhati-hati dalam menggunakan keahlian menulis saya agar saya tidak menyinggung pihak-pihak tertentu.

Di masa depan, apa yang ingin Anda capai dalam kehidupan karier Anda sendiri?

Selain memiliki perusahaan sendiri, saya juga bercita-cita ingin memiliki yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan penanganan bencana. Yuk, kita saling mendoakan satu sama lain ya supaya rencana ini bisa segera terwujud. Saya bisa menolong lebih banyak orang dan saya bisa menjadi solusi konkrit bagi dunia ketenagakerjaan di Tanah Air ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here