Tundukkan Bank Sumsel, Bhayangkara Samator Juara Proliga 2018

Tundukkan Bank Sumsel, Bhayangkara Samator Juara Proliga 2018
Sumber: tribratanews

JOB-LIKE – Surabaya Bhayangkara Samator berhasil mengalahkan Bank Sumsel Babel, 3-1, di laga final Proliga 2018. Dengan demikian Bhayangkara Samator berhasil menjadi juara baru pada ajang Proliga kali ini.

Babak grand final Proliga 2018 digelar di GOR Among Rogo, Yogyakarta pada akhir pekan lalu. Di laga tersebut, Bhayangkara Samator berhasil menaklukkan Bank Sumsel 25-22, 25-16, 23-25, dan 30-28.

Dilansir laman Tempo, Bhayangkara Samator sempat kecolongan di set ketiga karena para pemain Bank Sumsel bisa membaca permainan lawannya. Di set tersebut skor sempat sama di 19-19 dan 22-22, namun Bank Sumsel akhirnya bisa menutup set ketiga dengan kemenangan dan memperkecil ketertinggalan, 2-1.

Samator dan Pertamina Energi jadi Juara Proliga Putra dan Putri

Di set keempat Bhayangkara Samator hampir kembali kehilangan angka. Di set ini Bank Sumsel banyak melakukan aksi tipuan, namun tim asuhan Ibrasyah Djanu berhasil menghindarinya. Poin demi poin juga berhasil dikumpulkan sehingga Bhayangkara Samator berhasil meraih skor 30 lebih dahulu meski sempat tertahan saat kedudukan 25-25.

“Syukurlah pemain kami akhirnya bisa mengendalikan diri dan menang karena Bank Sumsel amat gigih mengejar dan membuat kami khawatir,” ujar Nanang Masbudi selaku Manajer Tim Surabaya Bhayangkara Samator.

Dengan kemenangan Samator ini, maka gelar juara putra Proliga beralih dari tangan Jakarta Pertamina Energi ke tangan Surabaya Bhayangkara Samator. Sedangkan Bank Sumsel Babel kembali harus menerima trofi runner-up setelah pada musim lalu jug harus menyerah di babak grand final.

Sementara itu di sektor putri, Jakarta Pertamina Energi berhasil mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor akhir 3-0.

Beberapa penghargaan juga dipersembahkan kepada para atlit dan official di ajang Proliga 2018 kali ini. Rivan Nurmulki dari Surabaya Bhayangkara Samator berhasil mendapatkan gelar pemain putra terbaik. Sedangkan pemain putri terbaik didapatkan oleh Nandita Ayu Salsabila dari Jakarta Pertamina Energi.

Baca Juga: Jelang Proliga 2018, JPE Perkenalkan Para Pemainnya

Untuk gelar pelatih putra terbaik didapatkan oleh Ibarsjah Djanu dari Surabaya Bhayangkara Samator. Sedangkan gelar pelatih putra terbaik diraih oleh Muhammad Ansori dari Jakarta Pertamina Energi.

Untuk musim depan, ajang Proliga 2018/2019 akan digelar lebih cepat dari biasanya yakni dimulai pada bulan Desember. Hal tersebut dikarenakan adanya agenda pemilu pada 2019 mendatang.

Be the first to comment

Beri komentar Anda tentang artikel ini