Budaya Kerja Startup yang Bikin Milenial Betah, Apa Aja Ya?

Budaya kerja startup sudah dikenal menjadi salah satu faktor yang mampu menarik minat para milenial. Jauh dari kata kesan konvensional, startup makin tumbuh menjadi lapangan kerja yang dilirik anak-anak muda. Tidak jarang nih, banyak fresh graduate berebutan masuk kerja di sana.

Lalu, apa sih kelebihan startup dibandingkan perusahaan biasa? Begini nih gambaran budaya kerja di startup yang bikin milenial betah berkarier di sana!

Jam Kerja Fleksibel

Salah satu budaya kerja di startup yang disukai milenial adalah masalah jam kerja. Kebanyakan startup memberikan fleksibilitas kerja, baik tempat maupun waktu. Jadi, belum tentu nih kamu harus datang jam delapan setiap hari.

Fokus startup biasanya pada efisiensi dan efektivitas dalam bekerja. Kamu boleh masuk kerja agak siang atau pun remote di rumah, asalkan tanggung jawabmu selesai. Gaya bekerja seperti ini cocok dengan karakter milenial yang lebih suka ruang untuk bergerak tanpa batas waktu dan tempat.

Posisi Mudah Berubah

Jangan kaget kalau kamu bisa mendadak belajar banyak hal saat bekerja di startup. Kamu bukan hanya menguasai bidangmu, tetapi juga dituntut untuk lebih adaptif pada bidang baru. Misalnya, bisa saja di tahun pertama kamu bekerja sebagai copywriter, tapi tahun berikutnya kamu pindah ke digital marketing.

Posisimu sangat mungkin berganti dengan cepat saat bekerja di startup. Kamu bahkan tidak perlu menunggu waktu lama untuk merasakan promosi. Budaya kerja startup yang serba cepat dalam belajar ini juga diminati para milenial.

Baca Juga: 5 Tips Melamar Bekerja di Startup Bagi Para Fresh Graduate

Diskusi Tanpa Batasan Usia

Senioritas di startup setidaknya hampir tidak kelihatan. Kamu tidak perlu takut merasa tertekan saat harus satu tim dengan rekan-rekan yang lebih tua. Hampir tidak ada batasan usia untuk saling berdiskusi, tanpa perlu ada yang merasa paling hebat.

Kolaborasi adalah kunci penting dalam startup. Kamu tidak perlu ragu untuk bertanya atau berguru pada para senior yang kamu nilai lebih jago. Mereka tidak akan pelit ilmu, justru dengan senang hati membagikan banyak pengalaman kepadamu.

Suasana Kerja Menyenangkan

Pada akhirnya, budaya kerja startup yang dinamis membuat suasana kerja lebih menyenangkan. Tengok saja kantor-kantor yang dimiliki startup, biasanya lebih santai dan nyaman. Tak heran ya karyawan jadi betah bekerja di sana.

Lingkungan kantor yang kondusif membuat orang-orang yang bekerja di startup lebih bersemangat. Tempat nyaman seperti ini nih yang selalu dicari para milenial dalam berkarier.

Setuju nggak kalau budaya kerja startup memang bikin orang ingin memulai karier di sana? Semoga ke depannya makin banyak startup yang bisa melahirkan potensi-potensi muda terbaik negeri ini ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here