Terbesar! BukuWarung Raih Investasi Series A Senilai Rp870 miliar

Ilustrasi pendanaan startup. (FOTO: Shutterstock)

BukuWarung meraih pendanaan Series A senilai US$60 juta atau setara Rp870 miliar dari investasi yang dipimpin oleh Valar Ventures. Perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat ini milik miliader Peter Thiel. Pendanaan yang diterima startup fintech dengan solusi mendigitalisasi bisnis UMKM di Indonesia ini melebihi target yang dipatok.

Selain Valar Ventures, pendanaan ini juga diikuti investor yang turut serta di tahap sebelumnya, dan angel investor. Salah satunya, mantan CEO GoPay Aldi Haryopratomo dan founder Klarna asal Eropa, Victor Jacobsson. Perusahaan modal ventura yang merupakan mitra SoftBank, Thrill Capital juga turut serta.

Dengan total pendanaan US$60 juta, BukuWarung menjadi startup fintech di sektor UMKM pertama yang mendapatkan pendanaan terbesar di dunia. Total, BukuWarung telah mendapatkan investasi mencapai US$80 juta. 

Pendanaan Series A ini akan digunakan untuk meningkatkan teknologi dan kemampuan produk BukuWarung. Yaitu, pembukuan, pembayaran digital, penjualan, serta membangun infrastruktur pembayaran yang kuat sebagai solusi pembayaran bagi para pelaku UMKM di Indonesia.

“Mereka berhasil mengatasi kesenjangan digital yang dialami oleh jutaan pedagang di seluruh Indonesia. Dan juga sukses memimpin perubahan dari sistem perdagangan tradisional yang masih digunakan banyak pedagang menuju ke ranah infrastruktur digital yang lebih komprehensif dan mudah diakses,” ujar James Fitzgerald, Founding Partner Valar Ventures dalam keterangannya yang dilansir Kontan.id.

“Investasi di BukuWarung merupakan kesempatan yang menarik dan kami dengan bangga menyampaikan ini sebagai investasi pertama kami di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga: Startup di Indonesia Menjamur, Indonesia Duduk di Ranking 5 Besar Dunia

Didirikan pada tahun 2019, BukuWarung menawarkan solusi pembukuan yang mudah diakses para pelaku UMKM. Seiring terpaan pandemi COVID-19, produk BukuWarung berkembang menjadi solusi pembayaran digital dan mendorong pedagang untuk beralih dari transaksi offline menjadi online. BukuWarung mengemban misi untuk mendigitalisasi 60 juta UMKM di Indonesia.

Selama enam bulan terakhir, BukuWarung mengalami pertumbuhan lima kali lipat menjadi 150 orang dan berhasil merekrut talenta global terbaik. Perekrutan talenta terbaik akan terus dilakukan untuk menggandakan timnya menjadi 300 orang. Serta menambah anggota tim engineering dan produk hingga tiga kali lipat di seluruh Indonesia, Singapura, dan India.

“Investasi ini selanjutnya akan membantu kami untuk membangun sistem operasi bagi UMKM, menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang positif di seluruh Indonesia yang kini sedang bangkit dari pandemi COVID-19,” ujar Co-Founder & CEO BukuWarung, Abhinay Peddisetty.

“Kepercayaan yang diberikan oleh para investor menjadi bekal bagi kami dalam mendorong misi BukuWarung untuk digitalisasi UMKM terutama pada saat krisis global seperti yang terjadi saat ini. Kami berencana akan melakukan digitalisasi UMKM di seluruh Indonesia, dan kemudian juga akan merambah ke negara lain,” imbuhnya.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here