Business Acumen: Prinsip Dasar Bisnis yang Ada pada Diri Semua Orang

Banyak orang beranggapan bahwa berbisnis itu sulit. Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Setiap orang memiliki business acumen dalam dirinya yang harus diasah agar bisa menjadi pebisnis sukses.

Awalnya, istilah business acumen memang masih asing bagi masyarakat. Namun kini implementasinya mulai dijadikan sebagai landasan untuk kemajuan bisnis maupun individu.

Kenalan dengan Definisi Business Acumen

Business acumen dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk menghasilkan uang ketika berbisnis. Kemampuan ini jelas dimiliki oleh semua orang, mulai dari pedagang kaki lima yang omzetnya kecil hingga pebisnis di level internasional. Pandangan bisnis yang mengacu pada kemampuan menghasilkan uang jelas membuat bisnis jadi lebih sederhana dan mudah untuk dijalankan.

Baca Juga: Meraup Keuntungan Besar Melalui Strategi Mixed Business

Lima Elemen Penting yang Mendukung Business Acumen

Prinsip business acumen yang sederhana didukung oleh lima elemen penting. Sebagai pebisnis, kamu harus memahami lima elemen berikut ini agar bisa menentukan strategi bisnis terbaik:

  • Cash: mempertimbangkan jumlah uang yang harus disediakan agar bisnis bisa berlangsung lancar. Uang tunai tidak boleh disimpan terlalu banyak atau dihabiskan demi persediaan barang atau jasa.
  • Profit margin: menentukan besaran keuntungan yang ingin dicapai saat menjalankan bisnis. Untung yang terlalu kecil rentan membuat bisnis berjalan lambat sedangkan untung yang terlalu besar malah berisiko membuat pelanggan beralih ke kompetitor.
  • Velocity: mengatur kecepatan perputaran uang supaya proses operasional bisnis berlangsung lancar.
  • Growth: mengupayakan pertumbuhan bisnis supaya tidak kalah saing dengan kompetitor.
  • Customer: menjalankan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Strategi yang Patut Dijalankan untuk Mempertahankan Bisnis

Setiap pebisnis maupun karyawan harus mengasah kemampuan business acumen dalam dirinya agar bisa menunjukkan kinerja maksimal. Lima strategi yang dijuluki S-T-O-R-E berikut ini adalah hal yang harus dilakukan secara berkesinambungan dalam bisnis:

  • Scanning: memahami seluk beluk dan tujuan terbentuknya suatu bisnis.
  • Taking info: mencari tahu tujuan, prinsip operasional, dan hal-hal penting lainnya dalam bisnis tersebut.
  • Observe: melakukan observasi tentang masalah-masalah yang menghambat bisnis.
  • Rebuild: menciptakan sistem baru yang membuat bisnis berjalan secara lebih efisien dan efektif.
  • Enthusiasm the team: membangun tim kerja yang solid untuk mendukung kemajuan bisnis.

Jadi, apakah selama ini bisnismu telah menerapkan prinsip-prinsip business acumen secara tepat?

Selalu ada kesempatan baru untuk memperbaiki kinerja bisnis. Jadi, kamu harus memulai continuous improvement dari sekarang, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here