Segera Hentikan! 5 Cara Aneh Berikut Ternyata Bisa Menyabotase Hasil Olahraga Anda

Segera Hentikan! 5 Cara Aneh Berikut Ternyata Bisa Menyabotasi Hasil Olahraga Anda
Sumber: Fitnessmagazine

Melakukan olahraga secara rutin menjadi salah satu bagian gaya hidup sehat yang kini diadopsi oleh banyak orang. Tidak perlu harus pergi ke pusat kebugaran karena Anda tetap bisa melakukannya di taman atau sekadar naik sepeda. Tiap orang tentu memiliki alasan kenapa mereka ingin berolahraga. Bisa untuk menurunkan berat badan, atau untuk menjaga kebugaran fisik secara keseluruhan. Tujuan Anda memang sangat baik, namun Anda perlu waspada karena tanpa disadari Anda melakukan sabotase atas hasil olahraga Anda. Dan hal tak terduga berikut bisa menjadi penyebabnya.

Hasil Olahraga Anda Bisa Jadi Berantakan Karena Alasan Berikut

Anda Hanya Terpaku Pada Angka

Gear Fit 2 Pro: Fitness Tracker Terbaru dari Samsung
Sumber: theverge

Memang benar bila memakai tracker dapat membantu Anda mencapai tujuan dan karena itulah kenapa Anda terjebak dalam statistik yang Anda buat sendiri. Menurut Dyan Tsiumis, kepala instruktur dan direktur latihan di Swerve Fitness di New York, bila Anda tidak memiliki alat yang memberitahu Anda bahwa Anda berjalan 3 menit lebih lambat dari biasa, akankah Anda merasa puas dengan performa Anda?

Oleh karena itu, berusahalah untuk menyimpan pakaian Anda untuk olahraga, selanjutnya fokuslah pada perasaaan Anda. Hasil penelitian juga menemukan fakta bahwa orang yang sedang diet dan terus-menerus mencatat aktivitas mereka, kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka mengandalkan tracker untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Benarkah Olahraga Aerobik Bisa Meningkatkan Kesehatan Otak? Ini Jawabannya!

Anda Banyak Memikirkan Tentang Instagram

Sebuah foto sangat berharga dan dapat mengungkapkan sejuta kata. Namun jika Anda menghabiskan seluruh waktu Anda saat berkeringat untuk posting foto, ini adalah saat yang tepat melakukan re-evaluasi kenapa Anda berada di sana pada awalnya. Menurut Jim Afremow, PhD, penulis dari The Champion’s Comeback, hadir secara sadar dengan apa yang Anda lakukan dapat memberdayakan Anda untuk bisa melakukan yang terbaik.

Pelatih seleb, Adam Rosante pun menyarankan Anda untuk menaruh telepon dan segeralah berolahraga. Denyut jantung yang meningkat menjadi salah satu kunci untuk bisa menghilangkan lemak. Ditambah lagi, mengkhawatirkan tentang bagaimana penampilan Anda dapat memicu reaksi fisiologis yang bisa mengencangkan otot dan gangguan irama.

Anda Mengonsumsi Makanan Tidak Sehat Setelah Berolahraga

kebiasaan makan yang
Sumber: playbuzz

Selain memiliki kalori yang kosong, terlalu banyak mengonsumsi koktail juga dapat memengaruhi segalanya, mulai dari recovery otot sampai siklus tidur Anda. Menurut Jessica A. Alvarez, PhD, dari Emory University School of Medicine, jumlah alkohol yang besar dapat mengurangi sintesis protein dan mencegah perbaikan otot yang memadai.

Ditambah lagi dengan masalah dehidrasi. Bahkan, kemungkinan besar tubuh Anda terasa kering dan berolahraga pun menjadi tidak efektif lagi. Begitu pula dengan hasil olahraga yang Anda lakukan. Kabar baiknya adalah bahwa melakukan olahraga singkat sekitar 10–40 menit dapat meningkatkan self-control. Hal ini seperti hasil analisis yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine.

Anda Tidak Tidur dengan Cukup

tidur dengan nyenyak
sumber: medscape

Tidak tidur selama 7–9 jam membuat kemampuan tubuh Anda untuk meremajakan otot menjadi tidak efektif, bahkan justru berbahaya. Menurut Michael J. Breus, PhD, perbaikan seluler bisa terjadi saat Anda tidur dengan nyenyak. Jika tidak, hal ini hanya akan membuat hasil olahraga yang ingin dicapai menjadi lebih sulit.

Anda Makan Banyak Protein

Badan Lemas Tak Bertenaga? Ini Tandanya Bila Anda Perlu Mengonsumsi Protein
Sumber: Medicalnewstoday

Mengonsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi tidaklah mengapa. Menurut Lisa Moskovitz, RD, CEO dari New York Nutrition Group, jika Anda mengonsumsi lebih dari jumlah yang direkomendasikan, hal ini dapat memicu dehidrasi dan bisa menambah ketegangan dalam ginjal. Menurut Moskovitz, kita tidak dapat menyimpan lemak seperti kita menyimpan karbohidrat dan lemak. Menurut studi Clinical Nutrition, asupan protein yang tinggi dalam waktu jangka panjang dikait-kaitkan dengan risiko kenaikan berat badan. Hasil olahraga Anda pun menjadi sia-sia.

Beri Komentar Anda

komentar