Musim Liburan Sudah Usai, Saatnya Melakukan Financial Detox

Seperti juga musim liburan lainnya, liburan akhir tahun seringkali membuat kondisi keuangan memburuk. Kalau sudah begini, tidak ada salahnya melakukan financial detox.

Saat liburan, ada banyak jenis pengeluaran yang dilakukan. Alhasil, tabungan ludes. Selain itu, secara sengaja atau tidak sengaja, seseorang juga bisa menggunakan uang dari pos pengeluaran lain untuk membiayai liburan. Malahan, sekarang setiap orang bisa dengan mudah berutang agar bisa menikmati liburan.

Kebiasaan ini tentu membuat kondisi keuangan tidak sehat. Untuk itu diperlukan upaya untuk memperbaikinya, yaitu dengan menerapkan financial detox.

Apa Sih Sebenarnya Financial Detox?

Finansial detox adalah cara-cara khusus yang diterapkan untuk memperbaiki kondisi keuangan agar kembali menjadi stabil. Upaya ini dilakukan karena setiap orang bisa saja punya kebutuhan keuangan yang mendadak sehingga kondisi keuangannya terganggu.

Sebab lainnya, yaitu ada pengeluaran besar yang dilakukan. Semisal, pengeluaran untuk liburan. Selain itu, kebiasaan melakukan pengeluaran yang tidak perlu yang dilakukan setiap hari, bisa pula memberikan efek negatif pada kondisi keuangan.

Kapan Saat yang Tepat Memperbaiki Kondisi Keuangan?

Financial detox tidak hanya bisa diterapkan seusai liburan saja. Melainkan, kapan saja kalau kamu merasa keadaan keuangan sudah tidak stabil, kamu bisa melakukannya. Semisal, saat sedang berutang dalam jumlah besar. Atau, saat kamu sedang menabung untuk keperluan membeli rumah. Kamu juga bisa melakukannya jika merasa pengeluaran selalu lebih besar daripada pemasukan.

Selain itu, penerapan financial detox tidak mengenal batasan waktu. Kamu bisa melakukannya dalam rentang waktu beberapa bulan, beberapa minggu, atau bahkan kamu bisa melakukannya hanya dalam waktu tujuh hari. Semua bergantung pada keperluan dan keadaan finansial masing-masing.

Baca Juga: Sudah Waktunya Milenial Paham Mengatur Keuangan, Lewat M!Power

Bagaimana Cara Melakukannya?

Untuk menerapkan financial detox, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Namun secara umum, kamu harus mengurangi pengeluaran. Salah satunya, mengurangi makan atau minum di luar rumah. Semisal, kalau kamu sering mengunjungi coffee shop, cobalah untuk menyeduh kopi di rumah. Saat berbelanja, kurangilah menggunakan produk-produk bermerek.

Cara lainnya, kurangi penggunaan e-money dan menggantinya dengan uang tunai. E-money atau uang digital memang mudah digunakan. Namun, kemudahan penggunaannya bisa membuat kamu menjadi boros. Kalau kamu memiliki utang, kamu juga harus melakukan perencanaan agar utang dan bunganya bisa terbayar.

Di sisi lain, menambah pemasukan juga merupakan bagian dari financial detox. Salah satu cara menambah pemasukan dengan berinvestasi atau berbisnis.

Yang terpenting, sebelum melakukan financial detox, kamu harus menetapkan jangka waktu penerapannya. Selain itu, kamu juga harus mencoba disiplin agar usahamu memperbaiki kondisi keuangan bisa berhasil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here