Ini Cara-Cara Memanfaatkan Budaya Perusahaan untuk Merekrut dan Mempertahankan Karyawan

memanfaatkan budaya perusahaan
Source: glassdoor

Di sebuah dunia dimana kewirausahaan dan pekerjaan lepas sedang menjadi sebuah tren, merekrut dan mempertahankan karyawan yang gemilang menjadi sebuah tugas yang sangat berat yang harus dilakukan oleh setiap anggota tim HRD. Kini, perusahaan top tak bisa sewenang-wenang begitu saja terhadap karyawannya dan berharap para karyawan menerima segala yang ada di hadapan mereka daripada kehilangan pekerjaan. Dengan semakin banyaknya alternatif pendapatan di perekonomian gig dan pasar yang semakin kompetitif, adalah esensial untuk mendesain beragam cara untuk membuat karyawan yang cemerlang betah bekerja. Salah satu cara yang sedang banyak dilakukan perusahaan-perusahaan top di seluruh dunia adalah dengan memanfaatkan budaya perusahaan. Seperti apa contohnya yang bisa Anda gunakan di perusahaan Anda sendiri?

Taktik Memanfaatkan Budaya Perusahaan untuk Menarik Karyawan Berkualitas

Mendorong Keberagaman dengan Manajemen yang Baik

keberagaman di tempat kerja
Sumber : Reit

Para perekrut dan manajer HR di seluruh dunia kini jadi lebih banyak memperhatikan keberagaman dan inklusi di tempat kerja. Untuk memanfaatkan budaya perusahaan yang positif ini, manajer HR harus mampu mengupayakan taktik yang efektif untuk membangun tim yang inklusif dan beragam. Namun, ini bukan sekedar dengan cara mengisi jumlah agar nampak inklusif, tetapi benar-benar membangun tim yang kompak dari beragam latar belakang yang mampu bekerja untuk mencapai gol atau misi bersama dalam jangka panjang. Anda harus mampu mempersatukan orang-orang yang berbeda untuk bisa membawa inovasi dan kreativitas level tinggi. Hargai keunikan setiap calon karyawan baru dan bantulah meningkatkan potensi mereka masing-masing.

Baca Juga: 4 Alasan Tambahan Mengapa Program Amal Penting Didukung oleh Perusahaan Anda

Untuk memanfaatkan budaya perusahaan penuh keberagaman ini, Anda harus memiliki manajer-manajer yang baik. Ciptakan area penuh empati agar karyawan Anda bisa membicarakan segala jenis percakapan yang tidak nyaman. Berikan kebebasan individual dan doronglah setiap individu yang berbeda berekspresi.

Mengelola Tim untuk Mendukung, Bukan Mengontrol

Manajerial

Kini, Anda pasti sudah sering atau bahkan mulai menerapkan berbagai tren pengelolaan keseimbangan hidup-kerja yang semakin bervariasi. Di beberapa perusahaan atau industri, mungkin bekerja 60 jam sehari adalah hal yang normal, namun di industri yang lain, jam-jam fleksibel untuk bekerja adalah andalan. Apa pun industri Anda, berbagai tren hari ini mensinyalkan satu hal: bahwa otonomi merupakan sebuah hal yang sangat diinginkan oleh karyawan.

Untuk memanfaatkan budaya perusahaan ini, Anda harus mampu mem-briefing manajer-manajer yang Anda miliki untuk turut berpartisipasi menciptakan budaya yang lebih sehat, dengan cara mendukung para anak buah mereka, bukannya mengontrol mereka. Alih-alih memberikan perintah sedetail-detailnya kepada karyawan, berikanlah mereka masukan dan umpan balik untuk bisa menjadi lebih baik. Tetapi, bebaskanlah mereka untuk bekerja dengan cara yang paling efektif bagi mereka, karena ini jugalah yang akan membantu meningkatkan produktivitas tim dan perusahaan.

Membantu Karyawan Jadi Lebih Kreatif dan Inovatif

orang yang kreatif
sumber: artikelmanfaat

Salah satu dari tren budaya perusahaan yang paling menjanjikan di tahun-tahun ini adalah perubahan pandangan tentang kreativitas dan inovasi di tempat kerja. Kini, dua hal ini adalah hal-hal yang sangat dihargai oleh banyak perusahaan top. Tren hari ini adalah penekanan terhadap pentingnya membuat ruang untuk fokus, kejernihan pikiran, dan keterlibatan yang intensional, sehingga perilaku-perilaku kreatif bisa tumbuh dan berkembang.

Untuk memanfaatkan budaya perusahaan ini, Anda tidak bisa sekedar mempekerjakan inidividu kreatif dan inovatif lalu diam begitu saja dan mengawasinya bekerja. Anda dan perusahaanlah yang bertanggung jawab menjadikan yang terbaik dari tiap karyawan bisa ditunjukkan dalam performa mereka. Cobalah melakukan ini dengan berbagai program dan tunjangan yang bisa mendorong perasaan nyaman dan berkurangnya beban, misalnya membangun area gym untuk bisa digunakan saat istirahat siang, menjadwalkan kelas meditasi gratis bagi yang tertarik, atau memfasilitasi catering makan siang sehat sesuai diet para karyawan.

Semoga sukses!

Beri komentar Anda tentang artikel ini