Tingkatkan Kinerja, Begini Cara Membangun Kebersamaan dalam Tim

Sebuah penelitian menyimpulkan, sebuah tim atau divisi umumnya akan melewati beberapa fase sebelum performa kerjanya bisa memuaskan. Untuk melewati beberapa fase tersebut, diperlukan adanya kebersamaan dalam sebuah tim.

Fase-fase tersebut adalah pembentukan, kekacauan/konflik, dan normalisasi. Fase pembentukan yaitu saat aturan dan tujuan bersama ditetapkan. Fase konflik terjadi ketika anggota tim mengalami masalah.

Pada fase konflik, argumentasi perihal strategi, proses produksi dan leadership skill seringkali terjadi. Sedangkan fase normalisasi yaitu saat setiap anggota tim sudah mulai bisa berkomunikasi dengan baik. Keadaan juga sudah menjadi lebih stabil.

Saat berada dalam fase konflik, kebersamaan dalam tim sangat dibutuhkan. Kalau ingin timmu memiliki rasa kebersamaan, beberapa hal ini bisa kamu lakukan.

Menciptakan Kebersamaan dalam Tim Lewat Transparansi

Transparansi atau keterbukaan sangat dibutuhkan untuk membangun kebersamaan dalam sebuah tim. Kalau kamu seorang pemimpin tim, ada baiknya kamu memperjelas kembali peran dan tanggung jawab dari masing-masing anggota tim.

Selain itu, tidak ada salahnya untuk mengingatkan pada setiap anggota tim perihal target atau tujuan yang akan dicapai. Terkait dengan target, ada baiknya kamu memperjelas kembali target perusahaan, target tim dan target dari masing-masing anggota tim.

Menerima dan Memberikan Feedback

Feedback dibutuhkan untuk memastikan setiap anggota tim menjalankan perannya dengan baik dan benar. Feedback sebaiknya diberikan pada setiap anggota tim dan juga pada tim secara keseluruhan.

Selain memberikan target, ada baiknya setiap anggota tim juga selalu bersedia menerima feedback. Ini juga berlaku untuk pemimpin tim. Feedback yang membangun akan berguna untuk mencapai target dengan lebih efektif dan efisien. Di sisi lain, dengan menerima dan memberikan feedback akan membuat setiap anggota tim merasa dihargai.

Baca Juga: 4 Cara Jitu Memanfaatkan Feedback Negatif bagi Perkembangan Karier

Team Building

Membangun kebersamaan dalam tim juga bisa dilakukan dengan membangun kolaborasi dan kekompakan. Caranya dengan mengembangkan rasa saling percaya dan bergantung satu sama lain. Selain itu, komunikasi juga harus dijalin dengan baik.

Di sisi lain, pahamilah bahwa dalam sebuah tim terdapat keberagaman. Baik dalam hal latar belakang, karakter dan cara kerja. Yang terpenting, tempatkanlah anggota tim pada posisi atau peran yang tepat. Selain itu, kembangkanlah kelebihan dan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing anggota tim.

Keterlibatan dalam Pekerjaan

Setiap anggota tim diharapkan bisa melibatkan diri dengan mencurahkan segenap perhatiannya pada pekerjaan. Hal ini bisa dicapai dengan beberapa cara. Salah satunya dengan selalu melibatkan semua anggota tim pada proses pengambilan keputusan.

Pemimpin tim juga harus mau membantu anggotanya saat mengalami masalah. Untuk itu, pemimpin tim harus memiliki kemampuan mendengar dan berempati.

Keterlibatan anggota tim juga bisa ditingkatkan dengan penggunaan peralatan dan perlengkapan kerja yang memadai. Selain itu, ada baiknya jika perusahaan melakukan pelatihan untuk pengembangan kemampuan anggota tim.

Tim yang memiliki rasa kebersamaan yang tinggi akan selalu fokus pada proses dan progres kerja, dan bukan pada konflik atau hal-hal lainnya. Setiap anggotanya juga memiliki tujuan positif dan saling menghargai. Selain itu, mereka juga berkomitmen pada setiap keputusan yang diambil, strategi yang digunakan dan tujuan yang akan dicapai.

Di sisi lain, moral tim menjadi tinggi karena adanya komunikasi yang terjalin dengan baik, suasana kerja yang nyaman, keterlibatan dalam pengambilan keputusan, serta loyalitas antara anggota tim yang satu dengan yang lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here