Jangan Risau, Begini Cara Terbaik Menemukan Teman Traveling!

menemukan teman traveling
Sumber: biig-travel

Solo traveling ataupun traveling bersama teman sama-sama mengasyikkan. Enaknya solo traveling itu tak usah khawatir mau ke mana saja, namun traveling sama temen pun tidak kalah asyiknya, lho! Berbagi cerita, tersesat bareng, dan saling membantu di perjalanan bisa memberi kenangan tersendiri. Bagaimana pun juga, menghabiskan waktu yang lama bersama teman membutuhkan pengertian satu sama lain. Bisa-bisa, kamu dan teman justru berantem akibat tidak mau saling mengalah. Nah, supaya hal ini tidak terjadi, ada baiknya kamu bijak dalam memilih teman traveling. Dan berikut adalah cara terbaik untuk menemukan teman traveling!

Teman Curhat Belum Tentu Cocok Jadi Teman Traveling!

Sumber: achievalife

Mungkin kamu sudah mengenal temanmu belasan tahun.  Curhat, belanja, kuliner bareng hingga sleepover di rumahmu bisa menjadi kegiatan yang asik bersamanya. Namun hati-hati, temanmu belum tentu dapat dijadikan teman traveling yang asyik, terlebih jika melakukan traveling yang jauh dan memakan waktu. Jika ingin mengajaknya liburan bareng, pastikan dia tahu ke mana tujuan dan gaya travelingmu kali ini. Di samping itu, meski kamu yang mengajak, perlakukan temanmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan selama di perjalanan, ya!

Punya Ketertarikan yang Sama

Topik pembicaraan
Sumber: Hipwee

Meski memiliki sifat yang berbeda, sebaiknya kamu memiliki ketertarikan yang sama dalam urusan traveling dengan teman yang kamu ajak. Tidak mungkin teman kamu yang hobi belanja bakalan mau diajak hiking atau camping di tempat yang jauh dari kota, kan? Daripada salah satu bete, mendingan ajak teman lain yang memang hobi naik gunung bersama. Kamu bisa traveling bersamanya saat ingin mencoba city tour ataupun mencoba usaha jastip. Traveling makin seru saat kamu bisa saling berbagi ketertarikan dan membantu saat menghadapi kesulitan.

Baca Juga: Mau Liburan Ramean? Ketahui Dulu Pro dan Kontra Group Traveling Ini Yuk!

Tentukan Gaya Traveling

Sumber: hostelbookers

Bukan hanya tujuan wisata, kamu pun harus menentukan gaya traveling masing-masing. Pilihan hotel, transportasi, sampai barang bawaan perlu kamu bahas bersamanya agar tidak ada yang merasa ribet. Jangan sampai, kamu yang suka backpacker merasa temanmu banyak mau dan manja karena ingin menikmati fasilitas mewah, atau dia yang menganggapmu ribet karena ingin mengeksplorasi tempat tujuan yang sulit dicapai. Backpacker atau luxury travel tentu punya tujuan liburan yang berbeda. Pastikan teman traveling yang kamu ajak punya gaya traveling yang sama untuk menghindari perselisihan.

Budget yang Sesuai

Sumber: baggout

Dekat atau jauh, liburan tetap membutuhkan biaya. Bagaimana pun juga, kamu harus membicarakan estimasi uang yang diperlukan selama perjalanan. Jangan sampai, liburan yang harusnya bersenang-senang jutsru membebani pihak lainnya. Tak mau kan overbudget dan terpaksa berpuasa sepulang dari liburan?

Bersikap Fleksibel

Meski sudah disiapkan secara matang, hal tidak terduga bisa terjadi saat traveling. Tersesat, hilang dompet, atau bahkan ketinggalan pesawat mungkin saja kamu alami bersama teman. Biar tak menambah panik, ada baiknya kamu memilih teman yang bersikap fleksibel. Selain bisa mengambil keputusan cepat, ia juga cenderung tidak pemilih untuk hal kecil.

Komunikasi yang Baik

Sumber: girlvsglobe

Untuk menemukan teman traveling yang tepat usahakan dirinya bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Karena pada dasarnya, komunikasi itu penting. Tidak cuma bertukar kata dan pesan tapi mengutarakan isi hati. Jadi ketika melakukan rencana traveling, ada baiknya bila kamu dan teman travelingmu mengungkapkan pendapat masing-masing dan memberikan masukan sehingga traveling terasa menyenangkan untuk semuanya. Tentukan tujuan yang kamu dan dia inginkan bersama-sama. Jangan sampai si dia bete karena menganggap kamu terlalu mengatur perjalanan tanpa memberikannya waktu untuk mengunjungi tempat tujuannya.

Punya Waktu Sendiri

Hanya karena kamu dan teman sedang traveling bareng, bukan berarti harus selalu bersama. Berikan kamu dan dia waktu sendiri untuk menjelajah dan melakukan kegiatan sendiri. Selain tidak ketergantungan, kamu juga memiliki hal baru untuk diceritakan saat bertemu kembali.

Lantas, apakah Anda sudah menemukan teman traveling yang tepat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here