Mikirin Tujuan Hidup Bikin Galau? Ternyata Itu Pertanda Bagus, Lho!

Tujuan Hidup

Galau mikirin masa depan lantaran belum tahu tujuan hidup? Jangan berpikir negatif dulu soal kegalauan. Sebab, galau ketika memikirkan tujuan hidup merupakan hal yang baik, lho. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief of Organizational Happiness Insight Out, Ali Zaenal Abidin. Ia menyatakan, dari pertemuannya dengan ratusan orang dengan latar belakang profesi, karakter, dan budaya yang berbeda, galau merupakan fase pertama yang dilalui saat berproses untuk mencari tujuan hidupnya.

“Kalau kita masih belum tahu tujuan hidup kita apa dan banyak pertanyaan yang masih mengganggu terkait dengan passion dan bakat, dan nurani kita nggak bisa menjawabnya dengan penuh keyakinan pasti terasa tidak nyaman. Kalau punya perasaan galau seperti ini, it’s a good thing. You are in the right track. Yang bahaya justru kalau kita tidak punya kegalauan mengenai hal ini. Selanjutnya, kita hanya cari tahu bagaimana merespon perasaan ini,” tuturnya.

Setiap orang memiliki respon yang berbeda untuk mengatasi kegalauannya. Menurut Ali, ada tiga 3 cara yang dilakukan seseorang untuk mengatasi kegalauan pencarian tujuan hidup. Pertama, playing as victim, merasa dirinya sebagai korban dari kerasnya kehidupan. Kedua, ada yang merespon dengan solusi jangka pendek misalnya ketika galau justru memilih untuk melakukan hal yang menyenangkan agar bisa melupakan kegalauan sejenak. Ketiga, ada yang merespon dengan memulai pencarian tujuan hidupnya ketika rasa galau itu datang merupakan apa yang akan kita jalani untuk jangka waktu yang panjang dan tidak hanya berdampak untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain. Sedangkan, target pencapaian atau goals yang dibuat hanyalah sebagai cara untuk mengukur sebaik apa kita menjalani tujuan hidup yang sudah ditentukan.

Berawal dari galau, Ali membuat bisnis untuk membantu orang menemukan tujuan hidupnya

Ali percaya bahwa tujuan hidup menjadi dasar manusia dapat hidup dengan lebih baik. Pada tahun 2013, alumnus New York University ini mendirikan Insight Out, sebuah perusahaan konsultasi yang bergerak di bidang manajemen sumber daya manusia. Berbagai program dirancang untuk membantu orang menggali bakat dan potensi diri, sehingga dapat menemukan dan menjalani tujuan hidupnya dengan lebih efisien.

“Saya menyadari dan merasakan berapa besar dampaknya ketika saya tahu apa tujuan hidup saya. Tujuan hidup saya ingin mempermudah orang menemukan jalan hidupnya. Saya ingin sebanyak-banyaknya orang merasakan apa yang saya rasakan. Karena sejalan dengan apa yang saya suka lakukan dan saya tahu ini memberikan dampak positif, akhirnya saya memilih untuk membangun bisnis ini. Semakin banyak tantangan yang dihadapi, tetapi itu menjadi worth it ketika kita tahu kenapa melakukan hal ini,” jelasnya.

Baca Juga : Jangan Menyerah! Bekerja Tak Sesuai Passion Juga Membawa Banyak Keuntungan

Ada satu pengalaman yang tak terlupakan olehnya ketika ia sedang berada di Belgrade, Serbia yang memantapkan langkah pria ini untuk menjalankan bisnis konsultasi di bidang manajamen sumber daya manusia.

“Tahun 2006, saat saya di Belgrade saya tinggal di sebuah hostel. Saat sedang menunggu antrian kamar mandi, saya bertemu dengan seseorang asal Kroasia. Usianya mungkin di akhir 20 tahun. Dia bercerita kepada saya tentang berbagai pekerjaan yang telah ia lakoni. Di pikiran saya tiba-tiba muncul suatu pertanyaan dan saya bertanya kepadanya ‘what do you want to do in your life?’ Ternyata pertanyaan tersebut membuat dia terdiam dan kelihatannya bingung. Saat itu, saya menyadari bahwa betapa pentingnya seseorang menemukan tujuan hidup. Di sanalah titik balik yang membuat saya mempelajari bagaimana bisa membantu orang menemukan tujuan hidupnya dengan lebih efisien,” sambungnya.

‘Kebelet Hidup’ merupakan salah satu program intensif untuk menemukan tujuan hidup, yang digagas oleh Insight Out. Program selama 3 hari ini memacu orang untuk segera menemukan dan menjalankan tujuan hidupnya.

“Dalam menemukan tujuan hidup, kita perlu menginvestigasi dulu apa yang menjadi kegelisahan dan mau menjadi apa kita di masa depan. Saya menyebutnya ‘I’m On My Way’. Semua orang pada dasarnya memiliki misteri perihal tujuan hidup dan tugas kami adalah membantu mereka menemukannya,” papar Ali.

Baca Juga : Mulai Sekarang Lakukan 5 Hal Ini untuk Lakukan Perubahan Hidup!

Ali menambahkan, perusahaan konsultan yang sudah berjalan kurang lebih 5 tahun tersebut memiliki nilai-nilai yang dijadikan fondasi berbisnis. Nilai tersebut yaitu practical dan impact driven.

“Saya percaya bahwa punya pengetahuan saja tidak cukup. Kita harus mengaplikasikan apa yang kita ketahui dan kita baru bisa membuat perubahan. Apa sebenarnya tujuan bisnis ini, padahal dari segi finansial tidak terlalu booming? Karena pada dasarnya, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang betapa pentingnya menemukan tujuan hidup dan kami punya visi yang jelas untuk membangun bisnis ini. Semakin kami melihat dampaknya, kami semakin bersemangat untuk memberikan dampak yang lebih besar,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here