Sering Bekerja di Luar Ruangan? Hati-Hati dengan Heat Exhaustion!

Kesibukan kerja memang sering membuat karyawan agak mengabaikan kesehatan diri sendiri. Apalagi kalau sibuk mengurus hal-hal penting di luar ruangan. Cuaca panas kerap tidak diacuhkan demi kelancaran pekerjaan. Padahal, aktivitas kerja di luar ruangan pada siang hari rentan memicu heat exhaustion.

Kalau kamu termasuk orang yang kerap bekerja di luar ruangan, maka informasi ini penting untukmu supaya kamu bisa menghindari risiko heat exhaustion.

Kenalan Lebih Dekat dengan Heat Exhaustion

Heat exhaustion adalah istilah untuk menyebut gangguan kesehatan yang diakibatkan paparan temperatur terlalu tinggi saat beraktivitas. Meskipun gejala heat exhaustion sering berupa kelelahan biasa, gangguan kesehatan ini harus diatasi secara intensif supaya tidak memicu heat stroke, kerusakan organ vital, atau bahkan berujung pada kematian.

Beberapa gejala yang dirasakan atau dialami pengidap heat exhaustion antara lain:

  • Dehidrasi dan berbagai tanda-tandanya (haus, urine berwarna gelap, dan lemas).
  • Mual, muntah, atau diare.
  • Kram otot perut.
  • Detak jantung melambat atau terlalu cepat.
  • Kulit pucat.
  • Keringat berlebihan.
  • Kulit jadi dingin dan lembap saat terkena panas.
  • Tekanan darah rendah ketika berdiri.
  • Pusing bahkan hingga pingsan.

Baca Juga: Lelah Meeting Online? Lakukan Cara Ini untuk Mengatasinya!

Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Jangan panik jika mengalami heat exhaustion atau menghadapi orang yang terkena serangan tersebut. Beberapa hal berikut ini bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama:

  • Lekas beristirahat di tempat teduh atau ruangan ber-AC.
  • Minum banyak cairan berupa air putih atau minuman pengganti ion tubuh. Hindari konsumsi minuman beralkohol karena rentan memperparah dehidrasi.
  • Mengganti pakaian yang ketat atau melepaskan pakaian yang berlapis-lapis.
  • Membasuh tubuh dengan handuk yang sudah direndam air dingin.
  • Mandi dengan air dingin bila kondisinya memungkinkan.
  • Kalau langkah-langkah pertolongan pertama tersebut tidak membuahkan hasil, orang yang mengalami serangan kelelahan akibat panas harus lekas mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Tips Aman Bekerja di Luar Ruangan

Risiko heat exhaustion saat bekerja di luar ruangan akan berkurang jika kamu melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menggunakan pakaian yang teksturnya nyaman, sejuk, dan mudah menyerap keringat.
  • Melindungi kepala supaya tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya dengan menggunakan topi, payung, atau hoodie jaket.
  • Minum air putih secara teratur untuk menjaga kestabilan temperatur tubuh.
  • Meluangkan waktu untuk berteduh dan beristirahat supaya tidak terkena sinar matahari terus-menerus.

Pokoknya jangan sampai heat exhaustion mengganggu produktivitasmu, ya. Kamu harus tetap sehat dan bersemangat selama menuntaskan pekerjaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here