Duh Nyebelin, Ini 4 Cara Mengurangi Kemungkinan Tidur Mendengkur

Mendengkur menjadi salah satu suara yang paling mengganggu ketika malam tiba. Si pendengar dari suara mendengkur tentu sangat terganggu. Bahkan, banyak orang tidak bisa tidur bila pasangan atau seseorang yang tidur di sebelahnya mendengkur. Tenang, ada caranya lho untuk mengurangi tidur mendengkur.

Mengubah beberapa gaya hidup yang sederhana berikut ini dapat mengurangi kemungkinan mendengkur. Sehingga kamu dapat memiliki tidur yang berkualitas.

Ganti Posisi Tidur

Berbaring telentang mungkin nyaman, tetapi tidur dengan cara ini bisa menyebabkan kamu tidur mendengkur. Hal ini karena telentang membuat tubuh dalam posisi di mana lidah dapat sebagian menghalangi jalur napas. Jadi, berusahalah untuk menghadap ke samping kanan atau samping kiri sebelum kamu tertidur.

Mau coba trik lain? Trik ini cukup aneh, tapi dinilai efektif oleh beberapa orang. Jahit bola tenis di belakang baju tidur. Hal ini akan menambah tekanan ke tulang belakang jika kamu mulai mencoba posisi telentang saat tidur. Jadi bola tenis ini berguna untuk tetap menjaga posisi tubuh ke samping saat tidur.

Berkomitmen untuk Menjaga Pola Hidup Sehat

Membiarkan tubuh gemuk atau gendut, secara tidak sadar dapat menyebabkan penebalan jaringan di tenggorokan. Sehingga hal ini meningkatkan kemungkinan tidur mendengkur.

Bicarakan dengan dokter tentang rutinitas olahraga atau perubahan dalam diet yang dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Sehingga kamu pun bisa mengurangi tidur dalam kondisi mendengkur.

Baca Juga: Benarkah Tidur Mendengkur Jadi Tanda Awal Penyakit Kanker?

Kurangi Minum Alkohol atau Obat Tidur sebelum Tidur

Jika suara mendengkur kamu meningkat setelah beberapa gelas minum minuman beralkohol, maka kurangi kebiasaan tersebut menjelang jam tidur.

Alkohol serta obat penenang seperti pil tidur  dapat terlalu merelaksasi otot-otot tenggorokan, sehingga dapat memicu dengkuran. Tak hanya itu, alkohol juga bisa mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh lainnya.

Tidur Lebih Cepat

Memiliki tidur yang berkualitas atau kurangnya jam tidur dapat meningkatkan kemungkinan kamu akan mendengkur di malam hari. Jadi, sebaiknya paksakan diri untuk memiliki tujuh sampai delapan jam tidur yang berkualitas.

Jika kamu mengikuti saran ini dan masih mendengkur, cobalah berkonsultasi dengan dokter. Terutama jika suara dengkuran kamu sangat keras atau disertai dengan interupsi yang sering menggeram sepanjang malam.

Dokter mungkin akan mewaspadai adanya sleep apnea, yaitu gangguan yang lebih serius yang dapat menyebabkan gangguan jantung, tekanan darah tinggi, masalah hati, dan banyak lagi jika tidak ditangani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here