Langkah Sederhana Menjaga Keuangan Startup Tetap Sehat

Seiring semakin banyaknya startup baru bermunculan, maka tantangan di dunia ini pun semakin bertambah. Bukan rahasia lagi kalau beberapa startup terpaksa gulung tikar lantaran keuangan startup-nya tidak beres. Berikut beberapa cara sederhana untuk memonitor keuangan startup agar tetap sehat.

Memerhatikan Piutang Startup Menjadi Kunci Penting dalam Mengelola Keuangan Startup

Sebuah startup boleh deh memiliki penjualan yang baik tiap bulannya. Bahkan, sepertinya sering capai target. Namun, pernahkah kamu juga memerhatikan keuangan lebih mendalam, terutama bagian piutang?

Angka penjualan yang fantastis bisa jadi kurang berarti jika angka piutang cukup tinggi. Tidak ada yang salah kok dengan berfokus ke penjualan. Namun, kalau sampai tidak ada yang memonitor piutang, rasanya menjadi tanda bahaya bagi keuangan perusahaan.

Jangan Sering Beri Kelonggaran pada Pelanggan

Demi menjaga keuangan startup tetap aman dan tidak kritis, sangat penting juga untuk tidak terlalu loyal memberikan piutang. Masalah uang memang cukup sensitif jika perusahaan menyerah pada urusan “tidak enakan”. Ingat, perusahaan juga tetap butuh dana yang secara logika mampu menopang seluruh kebutuhan.

Oleh sebab itu, jangan mudah memberikan kelonggaran piutang pada pelanggan. Beri aturan dan kesepakatan yang jelas hitam di atas putih. Lagi-lagi, keuntungan perusahaan bakal sia-sia kalau perusahaan mudah sekali memberikan piutang.

Baca Juga: Hati-hati, Ini 5 Kesalahan Bisnis yang Dilakukan Founder

Bukan Hanya Tugas Finance, Seluruh Anggota Tim Wajib Paham Keuangan Startup

Banyak perusahaan startup terkesan mendadak harus tutup dan membuat seluruh karyawan kaget. Padahal, selama ini beberapa pihak bisa merasakan kondisi perusahaan yang mulai kurang sehat. Sayangnya, bagian yang paling paham masalah keuangan biasanya hanya finance.

Oleh sebab itu, penting juga memberikan edukasi seputar kondisi keuangan pada seluruh anggota tim. Tidak perlu terlalu detail, cukup beri gambaran singkat apakah startup sedang sehat atau sakit. Dengan begitu, beban soal keuangan ini pun setidaknya bisa dibagi rasanya ke anggota lain.

Bersikap Bijak dengan Membayar Tunggakan pada Pemasok Tepat Waktu

Bukan hanya lebih sering memonitor piutang, keuangan startup dapat aman kalau masalah tunggakan pada pemasok juga berjalan lancar. Jangan biasakan tunda melakukan pembayaran yang semestinya dilakukan. Tidak mau kan kalau perusahaan harus dikejar-kejar pemasok masalah pembayaran?

Disiplin dalam membayar tunggakan sangat membantu keuangan perusahaan lebih sehat. Oleh sebab itu, masalah uang di sebuah startup bukan hanya soal penjualan dan keuntungan. Masih banyak pos-pos lain yang harus benar-benar diperhatikan.

Bagaimana? Sudah ada sedikit bayangan kan kenapa keuangan startup bisa menjadi masalah paling pelik. Semoga perusahaan rintisan di Indonesia dapat belajar keuangan ini dengan baik ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here