Cara Merespon Kritik dengan Hati Lapang biar Nggak Sakit Hati

Cara merespon kritik bisa berbentuk bermacam-macam, ada yang menyambut dengan senang hati, pura-pura cuek, hingga rasa marah. Bentuk kritik pun memang beragam, bahkan terkadang terkesan menyebalkan. Saat kamu hidup di kantor, tentu kamu tidak bisa mengelak dari kritik.

Lalu, bagaimana ya cara merespon kritik dengan baik dan benar agar tak mudah sakit hati? Kamu wajib pelajari tips berikut biar bisa bersikap lebih dewasa saat di kantor.

Cara Merespon Kritik yang Pertama adalah dengan Ucapan Terima Kasih

Jangan mudah tersinggung karena setiap orang berhak beropini apa pun. Jadi, ucapkanlah terima kasih dulu saat ada rekan atau atasan yang mengkritik kamu. Meski kritiknya tidak sepenuhnya benar, menghargai pendapatnya dapat membuat hati lebih tenang daripada direspon dengan emosi.

Harus diakui bahwa tidak mudah untuk tetap berpikir positif saat menerima kritik. Apalagi kalau kritik tersebut datang dari orang yang tidak kamu suka. Namun, melapangkan hati adalah satu-satunya cara agar kamu tidak terlalu sakit hati pada kritik.

Kalau Kamu Memang Salah, Inisiatif untuk Meminta Maaf

Cara merespon kritik selanjutnya adalah dengan ungkapan permintaan maaf tulus andai memang kamu melakukan kesalahan. Bersyukurlah karena masih ada rekan yang mengingatkan kamu saat berbuat salah. Itu adalah salah satu bentuk dari kepedulian dalam suatu tim di kantor.

Mengakui kesalahan juga cara terbaik agar kamu bisa lebih berlapang dada. Anggap saja kamu baru saja mendapat kritik yang membangun. Dengan begitu, kamu menjadi lebih ingat akan kesalahan tersebut dan tidak mudah mengulanginya lagi.

Baca Juga: Tidak Perlu Emosi, Lakukan Ini Bila Rekan Kerja Mengacuhkan Kamu

Minta Saran dan Masukan Merupakan Cara Merespon Kritik dengan Lebih Dewasa

Saat kamu tahu ada yang kurang tepat pada pekerjaanmu, kamu bisa loh meminta saran dari rekan yang mengkritik kamu. Siapa tahu dia punya pendapat yang bisa kamu pertimbangkan. Jadi, kritik bukan semata-mata hendak menunjukkan kesalahanmu, tetapi juga membuat kamu belajar memperbaikinya.

Rekan kerja atau atasan yang bisa kamu ajak diskusi seperti ini sudah seharusnya kamu jadikan teman di kantor. Bukan hanya membantumu belajar lebih baik, melainkan juga mengajarkanmu untuk lebih dewasa dalam menghadapi kritik.

Jaga Hubungan Profesional sebagai Bentuk Cara Merespon Kritik yang Baik

Jangan sampai kritik yang disampaikan dalam beberapa menit merusak hubungan kamu dengan rekan kerja. Selesaikan masalah saat itu juga tanpa perlu memendam marah atau benci berkepanjangan. Ingat, kamu harus menjalin hubungan kerja dengannya setiap hari.

Jagalah hubungan profesionalitas tanpa harus membawa-bawa masalah perasaan dalam bekerja. Lawan kritik dengan cara elegan, bukan dengan membangun permusuhan. Lagipula, sebuah tim yang baik adalah yang mampu saling membangun bukan?

Sudahkah kamu mampu menghadapi kritik dengan tepat? Semoga tips cara merespon kritik di atas dapat berguna untukmu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here