Ini Caranya Merekrut Kandidat yang Cocok dengan Budaya Perusahaan

kandidat yang cocok
Source: enterpreneur

Budaya perusahaan adalah DNA dari perusahaan dan tempat kerja Anda, dan ini dibuat dari gol-gol, visi, dan nilai setiap karyawan yang bekerja di sana. Bergantung dari kecocokan budaya kandidat yang Anda rekrut berikutnya, kandidat tersebut bisa mendorong misi perusahaan Anda atau mengeruhkannya. Selain itu, karena para pencariĀ  kerja yang berusia lebih muda kini menempatkan budaya perusahaan sebagai prioritas yang utama, menemukan kandidat yang cocok dengan nilai-nilai Anda adalah sebuah hal yang sangat krusial bagi semua pihak.

Menilai potensi kecocokan kandidat dengan budaya perusahaan tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama dengan mengukur keahlian dan pengalaman dari CV. Ini adalah berbagai cara bagaimana Anda bisa mendapatkan kandidat yang cocok dengan budaya perusahaan Anda.

Ingin Mencari Kandidat yang Cocok dengan Budaya Perusahaan? Lakukan Hal-Hal Ini

Komunikasikan Nilai-Nilai Anda

Jangan Tertipu! 4 Pertanyaan Interview Kerja Dari Pewawancara Ini Bisa Jadi Jebakan
Sumber: Wellandgood

Sangat penting untuk mengkomunikasikan nilai-nilai Anda dengan jelas selama keseluruhan proses hiring jika Anda ingin mendapatkan kandidat yang cocok dengan budaya perusahaan. Pekerjaan yang Anda iklankan adalah tempat yang sangat pas untuk memulai ini. Gunakan deskripsi kerja Anda untuk mengkomunikasikan budaya perusahaan Anda dengan menunjukkan nilai-nilai Anda, tetapi juga gambarkan lingkungan dan bawaan dari bagaimana pekerjaan tersebut. Cobalah untuk melampaui bukan hanya sekedar menyatakan nilai-nilai Anda, tetapi juga dengan menggambarkan bagaimana nilai ini bisa Anda tunjukkan dalam keseharian.

Dengan jelas, definisikan nilai-nilai perusahaan Anda pada deskripsi kerja Anda untuk menarik kandidat yang Anda inginkan. Ini juga akan mendorong kandidat untuk menyeleksi dirinya sendiri, sehingga bisa menghemat waktu bagi Anda untuk bisa menemukan kandidat yang cocok. Ketika Anda sudah mulai bekerja dengan karyawan baru Anda, nilai-nilai ini akan tertanam pada diri mereka.

Tanyakan Pertanyaan-Pertanyaan Terbuka

pertanyaan wawancara jebakan
sumber: independent

Arahkan wawancara tersebut menjadilebih seperti percakapan dan bukannya wawancara tanya-jawab yang kaku, dan izinkan sang kandidat lebih banyak berbicara. Menanyai pertanyaan-pertanyaan standar bisa berujung pada jawaban-jawaban terlatih yang tidak benar-benar merefleksikan kepribadian kandidat. Pertanyaan terbuka, berbasis perilaku, akan memberikan kandidat kesempatan untuk berpikir di tempat dan bicara dengan bebas, sehingga kepribadian mereka bisa tampak jadi Anda bisa menganalisa respon yang lebih autentik.

Ini adalah beberapa pertanyaan wawancara yang bisa Anda ajukan untuk menemukan kandidat yang cocok dengan budaya perusahaan:

  • Mengapa Anda ingin bekerja di sini?
  • Seperti apa lingkungan kerja ideal Anda?
  • Ceritakan tentang waktu Anda membuat kesalahan. Bagaimana Anda membahasnya dan apa yang Anda pelajari?
  • Apa yang menginspirasi Anda?
  • Apa saja hobi-hobi Anda?
  • Budaya seperti apa yang paling cocok bagi Anda?
  • Apa aspek favorit Anda dari posisi saat ini?
  • Ceritakan masa ketika Anda bekerja sebagai bagian dari tim.
  • Apa yang paling Anda sukai dari perusahaan kami?
  • Bagaimana definisi sukses menurut Anda?

Miliki Lebih dari Satu Pewawancara

Jika memungkinkan, libatkan lebih dari satu pewawancara kunci dalam proses rekrutmen daripada mengandalkan pada satu pewawancara saja untuk mendapatkan kandidat yang cocok. Ini bisa mengindikasikan penilaian yang lebih adil terhadap potensi kecocokan kandidat terhadap budaya perusahaan. Pewawancara tunggal saja bisa memiliki bias yang akan bisa dikonfirmasi atau dikoreksi oleh lebih banyak orang. Selain itu, budaya perusahaan bukan hanya bergantung pada satu orang, tetapi datang dari semua karyawan. Karena itulah, pemeriksaan kecocokan kolaboratif dimana ada lebih banyak suara didengar bisa berujung pada keefektifkan dalam menentukan kandidat yang cocok, apalagi jika semua pewawancara sama-sama sepakat bahwa sang kandidat terpilih adalah yang paling sesuai.

Beri komentar Anda tentang artikel ini