Berbeda dari Tahun 2020! Ini 4 Hal Penting Cari Kerja di Tahun 2021

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi masyarakat global. Akibat pandemi berkepanjangan, ekonomi kalang kabut, banyak perusahaan terpaksa gulung tikar, pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, pendidikan terhambat, cari kerja pun sulit. Lantas bagaimana nasib mereka yang cari kerja di tahun 2021? Akankah ini lebih mudah dari tahun 2020?

Nyatanya tahun 2021 memang tak lebih mudah bagi para job seeker. Namun setidaknya kamu bisa belajar dari tahun sebelumnya dan melakukan improvisasi agar bertahan. Tren perusahaan dalam merekrut karyawan setidaknya mengalami pergeseran. Mulai dari kriteria, alat yang digunakan dalam proses rekrutmen, hingga budget dalam penggajian karyawan. Kamu juga akan menghadapi kompetisi yang lebih berat, kamu harus bisa beradaptasi agar bertahan.

Berikut ini beberapa poin penting yang harus kamu pahami terkait perbedaan cari kerja di tahun 2021:

Tren Perusahaan dan Rekrutmen Berbeda dari Tahun 2020

Hal pertama yang berbeda di tahun 2021 adalah kamu harus paham jika tren perekrutan karyawan kali ini berbeda. Informasi terkait riwayat rekrutmen di tahun sebelumnya tidak bisa kamu aplikasikan di tahun ini. Ada banyak perusahaan yang biasanya membuka banyak lowongan di awal tahun baru, tapi karena pandemi banyak perusahaan tidak memberlakukan pola tersebut.

Selain itu, tidak semua perusahaan memiliki kemampuan untuk merekrut karyawan baru di tahun 2021. Perusahaan besar yang memiliki arus kas yang cukup dan industri dan berkembang pesat seperti teknologi dan perawatan kesehatan mungkin mengalami lonjakan perekrutan di awal tahun. Namun, bisnis yang lebih kecil atau industri yang terpengaruh seperti perhotelan mungkin menunda perekrutan di tahun 2021.

Baca Juga: Tips Mencari Kerja Online biar Aman dan Pastinya Sukses

Freelance dan Kerja Kontrak

Cari kerja di tahun 2021 akan lebih sulit karena ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanyak sebelumnya, seperti yang dibahas pada poin pertama. Bukan hanya itu, kamu akan lebih sering melihat lowongan pekerjaan bagi pekerja kontrak dan freelance daripada bagi karyawan permanen.

Perusahaan yang masih melakukan rekrutmen di tengah pandemi, tidak bisa mengambil risiko untuk merekrut karyawan permanen. Kondisi ini mungkin membuat kamu kecewa, karena pekerjaan tersebut tidak menjamin masa depan yang jelas. Namun bukan hal yang tidak mungkin jika kinerja kamu memenuhi ekspektasi, di masa mendatang kamu bisa direkrut menjadi karyawan tetap.

Sistem Kerja Jarak Jauh Masih Dipertahankan

Tidak ada yang tahu pasti kapan masa pandemi ini benar-benar berakhir. Sehingga sistem kerja jarah jauh kemungkinan masih banyak dipertahankan oleh perusahaan. Jika kamu bisa memahami bagaimana membuat sistem remote work berjalan efektif dan efisien, maka ini kesempatan.

Kamu bisa melamar pekerjaan jenis ini tidak terbatas dengan area atau lokasi. Kamu bisa melamar jenis pekerjaan dengan sistem remote work yang dibuka bahkan di luar negeri.

Pergeseran Proses Rekrutmen Menjadi Serba Otomatis

Harus melek teknologi menjadi salah satu hal penting yang bisa membantu kamu untuk cari kerja di tahun 2021. Kemungkinan besar banyak perusahaan meinggalkan cara lama dalam proses rekrutmen.

Mereka akan lebih memilih menggunakan teknologi, platform khusus perekrutan karyawan, wawancara jarak jauh, tracking system aplikasi kerja yang sudah canggih. Penting bagi kamu untuk mempelajari hal ini dansiap berkompetisi di tahun 2021 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here