Duh, Jangan Pernah Gunakan Alasan Ini untuk Berutang

Berutang atau meminjam uang untuk sementara waktu seringkali dilakukan oleh sebagian orang. Tidak ada yang salah dengan berutang. Tapi, kamu harus memastikan alasan yang tepat untuk berutang.

Alasan berutang yang tidak tepat akan membuat kondisi keuanganmu tidak sehat. Bisa -bisa kamu terlilit utang dan tidak bisa keluar dari lilitannya. Kalau kamu punya bisnis, bisa-bisa bisnismu bangkrut karenanya.

Oleh karenanya, untuk menjaga agar kondisi keuanganmu tetap sehat, ada baiknya, kamu tidak berutang untuk beberapa jenis pengeluaran ini.

Ingin Mengikuti Tren

Tren dan gaya hidup cepat sekali mengalami perubahan. Baik itu tren fesyen, teknologi, kuliner dan lain-lain. Setiap kali tren berubah biasanya ada produk baru yang diperkenalkan. Tapi, seringkali harga yang ditawarkan melebihi bujet bulanan.

Kalau bujet kamu kurang, ada baiknya kamu tidak tidak membelinya. Berutang untuk mengikuti tren hanya akan membuat kondisi keuanganmu tidak sehat. Berutang lah hanya saat diperlukan dan hanya untuk hal-hal yang penting.

Berutang untuk Membayar Utang

Berutang untuk menutup utang tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaliknya, hal itu akan mendatangkan lebih banyak masalah. Kalau kamu berutang, cobalah untuk tidak membayarnya dengan cara berutang. Yang sebaiknya dilakukan, cobalah untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting.

Sehingga kamu bisa menabung untuk membayar utang. Kamu juga bisa menjual barang atau aset berharga untuk membayar utang. Selain itu, cobalah untuk mencari penghasilan tambahan agar utang bisa cepat dibayar.

Baca Juga: Debt Stacking dan Snowball, Cara Mudah Melunasi Utang

Ingin Terlihat Sukses

Banyak orang yang berutang hanya karena ingin terlihat sukses. Semisal, dengan cara membeli mobil atau rumah mewah. Padahal, hal ini akan membuat kondisi keuangannya memburuk. Lilitan utang bisa membawanya pada banyak masalah di kemudian hari.

Karenanya, kalau kamu ingin berutang, jangan karena ingin terlihat sukses di mata orang lain. Berpenampilanlah apa adanya dan sewajarnya. Ingat, kondisi keuangan yang sehat lebih penting daripada penilaian orang lain.

Mengira Akan Dapat Uang

Pernahkah kamu merasa akan mendapatkan uang tapi akhirnya uang itu tidak jadi datang? Padahal, kamu sudah belanja barang yang cukup mahal. Akhirnya kamu jadi tekor kan? Bayangkan kalau saat itu kamu berutang.

Sedangkan uang yang diharapkan untuk membayar utang tidak jadi datang. Yang ada, kamu jadi jatuh dan tertimpa tangga. Kamu sudah terlanjur berutang, dan tidak bisa membayarnya karena belum punya uang.

Berutang untuk Self-Reward

Terkadang kita ingin menghargai diri sendiri dengan cara memberikan self-reward. Semisal, setelah bekerja keras, setelah mendapatkan keuntungan dari bisnis, dan lain-lain. Caranya bisa dengan melakukan travelling, staycation, berwisata kuliner dan lain-lain.

Tapi, kalau kamu ingin memberi self-reward pada diri sendiri, ada baiknya kamu menggunakan bujet yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Bukan dengan berutang lho. Kalau berutang untuk self-reward, dampaknya mungkin kamu tidak merasakannya sekarang. Tapi, di waktu yang akan datang kamu bisa kelabakan untuk membayar utangnya.

Berutang boleh-boleh saja kamu lakukan. Tapi, berutang untuk hal-hal yang tidak penting akan mendatangkan masalah keuangan. Demikian juga jika kamu berutang dengan cara yang salah. Oleh karenanya, pastikan kamu punya alasan yang benar-benar tepat untuk berutang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here