Ternyata 3 Hal Ini yang Menyebabkan Cowok Tak Seromantis saat Awal Pacaran

cowok tak seromantis saat awal pacaran
Sumber: hipwee.com

“Kok kamu berubah?” Itu sepenggal kata yang kerap diucapkan oleh seorang cewek kepada kekasihnya yang sudah dipacarinya selama beberapa waktu. Baginya, dulu sang kekasih sangat romantis dan mesra, bahkan di tahun pertama pacaran, selalu ada ucapan selamat pagi dan bunga cantik di pagi hari. Tapi menginjak tahun ke-sekian, boro-boro bunga yang cantik, menelpon atau berkabar saja sudah tak sempat. Sebenarnya apa yang terjadi?

Bukan, dia bukan selingkuh atau menemukan tambatan hati yang lain. Hanya saja intensitas dan rutinitas kalian yang terlalu sering (atau bahkan berkurang) yang membuat hubungan menjadi hambar. Selain itu, ada juga hal yang membuat cowok ‘berubah sikap’ dan tak seromantis dulu setelah menjalin hubungan sekian lama. Berikut ini beberapa alasannya.

1. Ketika cowok sudah berhasil mendapatkan seseorang yang dia mau, maka rasa tertariknya pun turun drastis

Sumber: kelascinta.com

Yang perlu dipahami adalah cowok merupakan makhluk yang jauh lebih mudah bosan ketimbang cewek. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Micheal Gurven di tahun 2009, terbukti bahwa cowok akan kehilangan ketertarikannya terhadap seorang cewek ketika ia sudah berhasil mendapatkannya. Jadi ketika pasangan terlihat berubah dan tak seromantis dulu, ini adalah hal yang wajar. Tugas masing-masing pasangan adalah bagaimana membuat cowok selalu tertarik dengan pasangannya setiap hari dan berusaha menciptakan hubungan yang menyenangkan agar keromantian dalam hubungan tetap bisa dipertahankan.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini Tanda-Tanda Cowok yang Mudah Selingkuh!

2. Hubungan yang terlalu ‘bersemangat’ di awal, justru memiliki rentang waktu yang pendek

Sumber: hipwee.com

Kamu setuju bukan jika kamu terlalu menggebu-gebu terhadap sesuatu dan berhasil mendapatkannya, kamu akan lebih cepat bosan terhadapnya. Terlebih jika proses untuk memdapatkannya terlalu singkat dan tak butuh usaha apapun. Begitu pula dengan cowok, ketika dia terlalu bersemangat mendapatkan seorang cewek di awal, maka dia pun akan lebih cepat bosan. Terlebih jika proses PDKT-nya tergolong sangat mudah. Alhasil, hubungan yang seperti ini rentan memiliki rentang waktu yang lebih pendek. Meskipun tidak sampai putus hubungan sekalipun, sikap romantis cowok akan turun beberapa persen dari sebelumnya.

3. Terlalu kerap chatting di awal hubungan, membuat hubungan yang berjalan tak seindah dulu lagi

Sumber: pexels.com

Penelitian lain mengungkapkan bahwa pasangan yang kerap chatting di awal PDKT dan pacaran, akan mengalami masa kebosanan dalam waktu yang cukup singkat. Terutama dari pihak cowok yang memang merupakan kaum ‘pemburu’. Hormon cowok akan mengarahkannya untuk bersemangat dalam memburu incarannya, namun ketika incaran tersebut didapat dan terjadi hubungan yang monoton di situ, maka di saat itulah dia merasa lelah. Rasa lelah inilah yang membuatnya tak lagi bersemangat menunjukkan perilaku romantis.

Lalu, bagaimana solusinya? Masing-masing pihak harus sama-sama tahu bagaimana cara mengelola hubungan. Pihak cowok sebaiknya tahu dan paham bahwa jika dia terlau membakar energinya dengan memberikan perhatian ekstra di awal hubungan, maka ia akan lelah di kemudian hari. Pun bagi pihak cewek, sebaiknya jangan terlalu nyaman dengan sikap romantis yang diberikan cowok karena sifatnya hanya sementara dan akan menurun kadarnya nanti. Jadi masing-masing cukup bersikap sewajarnya saja dalam hubungan, tak perlu terlalu menggebu karena hubungan pacaran yang membuat ‘penasaran’ akan jauh lebih menarik dan menantang, lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here