Gaji di DKI Jakarta Tertinggi, Ini UMP Tahun 2021 di 34 Provinsi

Proses negosiasi gaji menjadi salah satu poin vital dalam perekrutan kerja. Terutama, fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja. Lalu, bagaimana fresh graduate bernegosiasi? Kamu bisa berpegang pada standar upah minimum provinsi (UMP). Nah, simak UMP tahun 2021 yang baru saja ditetapkan oleh Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Pada Jumat (8/1), Kemnaker mengeluarkan daftar UMP tahun 2021 melalui unggahan sosial media Instagram resminya. UMP tahun 2021 diputuskan tidak mengalami kenaikan karena perekonomian Indonesia saat ini dalam status pemulihan. Hal ini ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Meski tidak ada kenaikan UMP tahun 2021, beberapa provinsi masih menetapkan UMP yang cukup tinggi, salah satunya DKI Jakarta dan Papua. Sementara itu, UMP D.I Yogyakarta menjadi yang terendah. Sebelum mengintip besaran UMP tahun 2021 di daerah tempat kamu tinggal, pahami dulu apa itu UMP dan bedanya dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK) seperti yang dijelaskan akun Instagram Kemenaker. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Fresh Graduate Melakukan Negosiasi Gaji Pertama?

“Upah Minimum Propinsi (UMP) adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di dalam satu wilayah propinsi,” tulis akun Kemnaker. 

“Kalau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) adalah upah minimum yang berlaku di dalam wilayah 1 (satu) kabupaten/kota. Besaran UMK yang ditetapkan harus lebih besar dari UMP ya,” imbuh akun Kemnaker. 

Ketika UMP sudah ditetapkan oleh pemerintah, apakah perusahaan atau pemberi kerja bisa menetapkan nilai minimal gaji karyawannya lebih rendah dari UMP? Menurut Undang-Undang No. 13 tahun 2003, pemberi kerja yang tidak mengikuti standar UMP dianggap sebagai pelaku kejahatan dengan sanksi penjara dari satu hingga empat tahun, dan denda minimal Rp100 juta, serta maksimal Rp400 juta. 

Berikut besaran UMP tahun 2021 di setiap provinsi di Indonesia:

  1. Aceh: Rp 3.165.031
  2. Sumatera Utara: Rp 2.499.423
  3. Sumatera Barat: Rp 2.484.041
  4. Sumatera Selatan: Rp 3.043.111
  5. Riau: Rp 2.888.564
  6. Kepulauan Riau: Rp 3.005.460
  7. Jambi: Rp 2.630.162
  8. Bangka Belitung: Rp 3.230.023
  9. Bengkulu: Rp 2.215.000
  10. Lampung: Rp 2.432.001
  11. DKI Jakarta: Rp 4.416.186
  12. Jawa Barat: Rp 1.810.351
  13. Jawa Tengah: Rp 1.798.979
  14. Jawa Timur: Rp 1.868.777
  15. D.I Yogyakarta: Rp 1.765.000
  16. Banten: Rp 2.460.996
  17. Bali: Rp 2.494.000
  18. Kalimantan Selatan: Rp 2.877.448
  19. Kalimantan Timur: Rp 2.981.378
  20. Kalimantan Barat: Rp 2.399.698
  21. Kalimantan tengah: Rp 2.903.144
  22. Kalimantan Utara: Rp 3.000.804
  23. Sulawesi Selatan: Rp 3.165.876
  24. Sulawesi Utara: Rp 3.310.723
  25. Sulawesi Tenggara: 2.552.014
  26. Sulawesi Tengah: Rp 2.303.711
  27. Sulawesi Barat: Rp 2.678.863
  28. Gorontalo: Rp 2.788.826
  29. NTB: Rp 2.183.883
  30. NTT: Rp 1.950.000
  31. Maluku: Rp 2.604.961
  32. Maluku Utara: Rp 2.721.530
  33. Papua: Rp 3.516.700
  34. Papua Barat: Rp 3.134.600

Setelah mengetahui informasi UMP tahun 2021 di daerah tempat tinggal, kini kamu memiliki pegangan untuk negosiasi gaji. Semoga kamu mendapatkan penawaran gaji yang terbaik ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here